Berita

Lebih dari 1.000 Km Jalan Kota, Bandung Fokus Benahi 17 Ruas Strategis

Penetapan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menghadiri pelantikan RT dan RW di Kelurahan Sekeloa, Rabu (7/1/2026).

Pemerintah Kota Bandung menetapkan sebanyak 17 ruas jalan sebagai prioritas penataan pada tahun 2026.

Kebijakan ini diambil sebagai upaya meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan keteraturan mobilitas warga di tengah keterbatasan anggaran dan luasnya wilayah perkotaan.

Penetapan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menghadiri pelantikan RT dan RW di Kelurahan Sekeloa, Rabu (7/1/2026).

Menurut Farhan, Kota Bandung memiliki jaringan jalan kota dengan total panjang lebih dari 1.000 kilometer.

Jumlah tersebut belum termasuk jalan berstatus provinsi dan nasional yang juga melintasi wilayah kota.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah tidak memungkinkan melakukan pembenahan secara menyeluruh dalam waktu bersamaan.

“Tidak mungkin semuanya kita benahi sekaligus. Kita harus memilih prioritas,” ujar Farhan.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bandung memilih pendekatan strategis dengan menetapkan 17 ruas jalan yang dinilai memiliki dampak paling besar, baik secara visual maupun fungsional, terhadap aktivitas harian masyarakat.

Baca Juga :  bank bjb Raih Penghargaan Bank dengan Layanan Kas Terbaik 2024

Ruas-ruas ini dipandang mampu menjadi representasi wajah kota sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik apabila ditata secara optimal.

Farhan menjelaskan bahwa meskipun jumlah ruas jalan yang ditangani relatif terbatas, penataan yang terukur dan konsisten diyakini akan memberikan efek berantai bagi kawasan lain di Kota Bandung.

“Cukup tujuh belas ruas dulu. Jika penataan ini berhasil, dampaknya akan terasa ke seluruh kota,” katanya.

Program penataan tersebut mencakup peningkatan kualitas permukaan jalan, pengaturan lalu lintas, serta perbaikan fasilitas pendukung bagi pejalan kaki.

Sasaran utamanya adalah meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar arus kendaraan, serta menciptakan ruang publik yang lebih nyaman dan tertata.

Pada tahap awal, penataan akan difokuskan pada kawasan permukiman sebelum menjangkau koridor utama kota.

Baca Juga :  Legislator DPR RI Minta Pemerintah Tak Hentikan Program Makanan Bergizi Gratis Meski Ada Kasus Keracunan

Pendekatan ini diambil agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di lingkungan tempat tinggal mereka.

Langkah tersebut juga diharapkan mampu menekan keluhan warga terkait kerusakan jalan lingkungan, memperbaiki akses terhadap layanan publik, serta mendukung aktivitas ekonomi lokal yang bergantung pada kelancaran mobilitas.

“Ini soal pilihan kebijakan, dan kami memilih yang paling berdampak bagi warga,” tegas Farhan.

Dengan penetapan 17 ruas jalan prioritas ini, Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran, berorientasi pada kebutuhan warga, serta berkelanjutan di tengah keterbatasan sumber daya.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca