BeritaPodcast

Cicilan Mulai Rp1,2 Juta! Pemerintah Bangun Rusun Subsidi Meikarta di Cikarang

Kabar gembira bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan industri Bekasi dan Karawang. Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi memulai pembangunan Rumah Susun (Rusun) Subsidi Meikarta di kawasan Exit Tol Cibatu, Cikarang Selatan, Kamis (29/01/2026).

Proyek strategis ini diresmikan langsung oleh Menteri PKP, Maruarar Sirait, didampingi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja.

Langkah ini merupakan bagian dari percepatan Program Tiga Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memastikan hunian ini akan sangat terjangkau bagi buruh dan pekerja industri. Pemerintah daerah telah mematok skema harga sewa atau cicilan yang ramah di kantong.

“Harapan kami, masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki hunian yang aman, terjangkau, dan dekat tempat kerja. Kisaran cicilannya nanti antara Rp1,2 juta hingga Rp1,8 juta per bulan,” ujar Asep.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan Rumah Dua Keluarga di Kawali, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Spesifikasi dan Target Rampung 2028

Menteri Maruarar Sirait memaparkan, proyek ini berdiri di atas lahan seluas 10 hektare yang akan menampung kebutuhan hunian bagi lebih dari 141 ribu kepala keluarga.

Rencananya, kawasan ini akan memiliki 18 tower dengan ketinggian masing-masing 30 lantai. Tersedia tiga tipe unit, yakni satu kamar, dua kamar, dan tiga kamar.

“Target land clearing selesai satu minggu. Pemasangan tiang pancang kita mulai 8 Maret 2026, dan pembangunan struktur fisik naik mulai 17 Agustus 2026. Targetnya seluruh kawasan rampung pada 2028,” tegas Maruarar.

Lokasi rusun ini dinilai sangat strategis karena terintegrasi dengan fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, pasar, tempat ibadah, serta kawasan industri yang dapat dijangkau hanya dalam waktu 10 menit.

Baca Juga :  Disdukcapil Ciamis Sasar Perekaman KTP el Pemilih Pemula di 155 Sekolah

Solusi Atasi Banjir

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti aspek lingkungan dari proyek ini. Menurutnya, konsep hunian vertikal adalah solusi konkret untuk mengurangi risiko banjir yang kerap menghantui wilayah Bekasi dan Karawang.

“Rumah tapak selama ini menyumbang lebih dari 85 persen titik banjir baru karena menutup resapan air.

Dengan rusun vertikal, penggunaan lahan jauh lebih efisien, ekosistem persawahan terjaga, dan kita bisa menahan ekspansi kawasan industri yang berlebihan,” jelas Dedi.

Proyek Rusun Subsidi Meikarta ini diharapkan menjadi model percontohan nasional dalam penyediaan hunian layak yang tidak hanya murah, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca