Berita

Kolaborasi Pemkab Rembang–Bank Jateng Perkuat Ekosistem Transaksi Nontunai

Pemerintah Kabupaten Rembang memperkuat komitmen dalam mempercepat digitalisasi layanan publik melalui kolaborasi strategis dengan Bank Jateng.

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui integrasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) ke dalam sistem transaksi elektronik pemerintah daerah, sebagai upaya memperluas dan menyempurnakan ekosistem transaksi nontunai yang selama ini telah berjalan.

Langkah ini menjadi bagian dari agenda percepatan transformasi digital daerah yang berorientasi pada peningkatan efisiensi, keamanan, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan pemerintah.

Sebelumnya, Pemkab Rembang telah memanfaatkan berbagai instrumen transaksi digital seperti QRIS dan layanan perbankan elektronik dasar.

Kehadiran KKI dinilai sebagai tahap lanjutan yang strategis untuk memperkaya sistem pembayaran nontunai di lingkungan pemerintahan daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Fahrudin, menyampaikan apresiasi kepada Bank Jateng Cabang Rembang atas dukungan dan inovasi yang terus diberikan dalam penguatan transaksi non-tunai di lingkup Pemkab Rembang.

Baca Juga :  Diskominfo Ciamis Gencarkan Sosialisasi Layanan Darurat 112 dalam Program Pepatah Manis

Menurutnya, integrasi KKI menjadi solusi yang membantu pemerintah daerah dalam mengelola transaksi secara lebih tertib, transparan, dan terkontrol.

“Saya berterima kasih kepada Kepala Cabang Bank Jateng Rembang, sehingga kami terbantu terkait dengan inovasi ini,” ujar Fahrudin, Senin (15/12/2025).

Tepatnya pada kegiatan high level meeting yang diikuti bendahara dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Rembang.

Dalam kesempatan yang sama, Pemimpin Bank Jateng Cabang Rembang, Eviek Susandari, menegaskan bahwa transformasi digital di tingkat nasional membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Ia menilai high level meeting tersebut sebagai forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan, visi, dan langkah konkret dalam percepatan serta perluasan digitalisasi daerah.

HLM ini penting untuk menyelaraskan misi, strategi, dan program kerja agar upaya digitalisasi tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terintegrasi.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah Ramadan-Idul Fitri 2025 di Ciamis Diserbu Warga

“Dengan demikian, tujuan P2DD atau percepatan dan perluasan digitalisasi daerah dapat terwujud melalui tata kelola pemerintahan yang lebih efisien serta peningkatan kualitas layanan publik berbasis teknologi digital,” jelasnya.

Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, Bank Jateng terus mendukung elektronifikasi transaksi melalui penyediaan beragam infrastruktur dan layanan digital, seperti mobile banking, QRIS, Cash Management System, KKI, serta instrumen transaksi digital lainnya.

Di lingkungan pemerintah daerah, KKI dikenal sebagai Kartu Kredit Pemerintah Daerah yang berperan penting dalam mendukung pelaksanaan transaksi non-tunai secara aman dan terintegrasi.

Melalui kolaborasi ini, Pemkab Rembang dan Bank Jateng berharap implementasi digitalisasi transaksi keuangan daerah dapat berjalan lebih optimal.

Selain mendorong terwujudnya tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel, langkah tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca