
DPC Partai Gerindra Kabupaten Ciamis bersama gabungan partai politik pengusung mulai mendisiplinkan langkah politik mereka. Seluruh parpol kini fokus Menyikapi Surat Bupati Ciamis mengenai pengisian jabatan wakil bupati yang lama kosong.
Langkah konsolidasi resmi ini diambil setelah Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M., melayangkan surat resmi kepada pimpinan DPRD Ciamis. Surat bernomor 100.2/1.346-Pemksm/2026 tertanggal 30 Juli 2026 tersebut menjadi dasar hukum bagi partai pengusung untuk bergerak.
Wakil Ketua DPRD Ciamis yang juga menjabat Ketua DPC Gerindra Ciamis sekaligus Ketua Setgab Koalisi “Ciamis Maju”, H. Pipin Arif Apilin, menegaskan kesiapan jajarannya. Pihaknya akan mengumpulkan seluruh elemen partai pengusung dalam waktu dekat.
“Agendanya adalah untuk Menyikapi Surat Bupati Ciamis tentang pengisian jabatan wabup yang kosong,” ujar Pipin saat memberikan keterangan kepada awak media Reportasee.com pada Rabu (12/8/2026).
Surat penting dari kepala daerah tersebut juga telah ditembuskan kepada 15 partai politik pengusung pasangan Herdiat-Yana (HY) pada Pilkada Serentak lalu. Langkah ini menegaskan bahwa bola politik kini berada di tangan koalisi partai.
Guna merespons surat tersebut secara kelembagaan, Pimpinan DPRD Ciamis telah menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) pada pekan sebelumnya. Langkah cepat ini dilakukan agar mekanisme tata negara berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.
Ringkasan Berita
Agenda Pertemuan Koalisi Menyikapi Surat Bupati Ciamis
Sesuai aturan perundang-undangan, kewenangan mengusulkan calon wakil bupati berada penuh di tangan partai politik atau gabungan partai politik pengusung. Oleh sebab itu, pertemuan lintas parpol menjadi agenda kunci.
“Dewan sudah menggelar rapim pekan lalu. Parpol pengusung juga sudah sepakat untuk menggelar pertemuan resmi sesegera mungkin, minggu ini,” jelas Pipin saat menjelaskan proses Menyikapi Surat Bupati Ciamis.
Pertemuan tahap awal ini dijadwalkan akan melibatkan 10 partai politik pengusung yang memiliki keterwakilan anggota di parlemen DPRD Ciamis. Hal ini dimaksudkan agar proses pengambilan keputusan awal berjalan lebih efektif dan terarah.
Pipin menegaskan bahwa agenda dalam pertemuan tersebut bersifat tunggal dan sangat fokus. Seluruh pengurus parpol akan menyatukan pandangan dalam Menyikapi Surat Bupati Ciamis guna menjaga kondusivitas daerah.
“Bila pertemuan pertama tersebut berjalan kondusif, tentu akan ditindaklanjuti dengan pertemuan kedua tentang pengajuan nama calon,” tutur Pipin merincikan tahapan berikutnya.
Dalam mekanisme konsensus koalisi, setiap partai pengusung memiliki hak yang sama untuk menyodorkan nama kandidat. Nantinya, akan dipilih dua nama akhir yang diusulkan secara resmi kepada Bupati sebelum dibawa ke sidang paripurna DPRD.
Gerindra Siapkan Figur, Nasdem Usung Toto Marwoto
Sebagai ketua partai pengusung utama, DPC Gerindra Ciamis menyatakan kesiapannya dalam menyodorkan figur terbaik. Gerindra telah menyiapkan satu nama internal sembari terus mengawal proses Menyikapi Surat Bupati Ciamis bersama koalisi.
Meski demikian, Pipin masih enggan membeberkan identitas nama yang disiapkan partainya. Pihaknya memilih menahan diri hingga seluruh parpol berkumpul secara resmi dalam forum koalisi.
Di sisi lain, dinamika politik bergerak lebih cair pada Partai Nasdem. DPD Partai Nasdem Kabupaten Ciamis secara terbuka mengusulkan nama Ketua DPD Nasdem Ciamis, Dr. H. Toto Marwoto, untuk masuk dalam bursa pencalonan.
Langkah Nasdem mengusung Toto Marwoto diperkuat oleh restu langsung pengurus tingkat provinsi. Ketua DPW Nasdem Jabar, Drs. Mamat Rahmat, menyampaikan dukungan tersebut saat safari politik ke Ciamis pada Selasa (11/8/2026).
Restu tersebut semakin memanaskan peta politik dalam proses Menyikapi Surat Bupati Ciamis di internal koalisi. Figur Toto Marwoto dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan yang mumpuni untuk mendampingi Bupati Herdiat.
Sekretaris DPD Nasdem Ciamis, H. Nandang Kusnandang, menegaskan bahwa chemistry antara Toto Marwoto dan Herdiat Sunarya sudah terbangun lama. Keduanya memiliki rekam jejak panjang sebagai sesama birokrat senior di Pemkab Ciamis.
“Sosok Pak Tomar (Toto Marwoto) merupakan figur yang tepat untuk posisi Wabup mendampingi Bupati Herdiat,” terang Nandang saat ditemui Reportasee.com.
Nandang menambahkan bahwa rekam jejak Toto Marwoto yang pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekda Ciamis menjadi nilai tambah. Pengalaman birokrasi dan kesamaan hobi di bidang olahraga membuat komunikasi keduanya diyakini akan sangat cair.
Menunggu Regulasi dan Konsensus Bersama
Kendati peta bursa calon mulai bermunculan, seluruh parpol sepakat untuk mendahulukan aturan main. Proses pendaftaran nama calon tetap menunggu kepastian regulasi teknis yang berlaku.
Masyarakat Ciamis kini menantikan hasil konkrit dari pertemuan parpol pengusung dalam Menyikapi Surat Bupati Ciamis. Langkah ini penting demi menjamin kelancaran roda pemerintahan daerah ke depan.
Seluruh tahapan dipastikan akan mengutamakan transparansi dan stabilitas politik lokal. Dengan kepemimpinan yang utuh, program strategis Kabupaten Ciamis diharapkan dapat terealisasi secara maksimal.
Kematangan parpol dalam Menyikapi Surat Bupati Ciamis akan menentukan seberapa cepat proses pengisian jabatan ini selesai. Konsensus bersama menjadi kunci utama menuju penetapan kandidat resmi.





