Berita

Bikin Jantungan! Kebakaran di Banjarsari Ciamis Nyaris Luluhlantakkan Rumah Warga Gegara Benda Kecil Ini

Tragedi yang mengejutkan sekaligus menjadi pelajaran berharga mewarnai akhir pekan warga Dusun Sukahurip.

Pada Sabtu (14/3/2026) pagi, sebuah insiden kebakaran di Banjarsari Ciamis nyaris saja menghanguskan tempat tinggal milik keluarga Budi Sugiarto.

Peristiwa yang terjadi di RT 01 RW 02, Desa Sukasari ini bermula dari hal yang kerap dianggap sepele, yakni kelalaian akibat sang anak yang asyik bermain korek api tanpa pengawasan.

Beruntung, petaka tersebut tidak sampai merenggut korban jiwa maupun menghancurkan seluruh bangunan rumah.

Kesigapan warga setempat yang berkolaborasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) sukses mencegah amuk si jago merah meluas, meskipun cuaca pagi itu sudah terasa cukup terik.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Niat Membersihkan Halaman

Cuaca pagi yang cerah dengan paparan sinar matahari yang mulai menyengat membuat kobaran api pada peristiwa kebakaran di Banjarsari Ciamis ini semakin cepat merembet.

Peristiwa mendebarkan ini terjadi sekitar pukul 08.40 WIB. Saat itu, suasana akhir pekan di kediaman Budi Sugiarto berjalan normal seperti biasa.

Budi tengah sibuk membersihkan area halaman rumahnya untuk mengisi rutinitas pagi.

Namun, ketenangan tersebut seketika pecah ketika ia memergoki anaknya sedang bermain-main dengan korek api di dekat sebuah kasur bekas.

Kasur bekas tersebut kebetulan disimpan di area luar, tepatnya di samping dinding kamar bagian depan.

Tanpa disadari oleh sang anak, percikan api kecil dari korek yang dimainkannya menyambar material kasur yang mudah terbakar.

Dalam hitungan detik, api langsung membesar.

Cuaca pagi yang cerah dengan paparan sinar matahari yang mulai menyengat membuat kobaran api semakin cepat merembet.

Baca Juga :  Hujan Lebat dan Angin Kencang Rusak Dua Rumah Warga di Pamarican

Melihat api yang sudah menjilat kasur bekas dan mulai merusak bagian luar dinding kamar, Budi Sugiarto sontak panik bukan kepalang.

Ia langsung berteriak sekuat tenaga meminta pertolongan warga sekitar, sembari bergegas menghubungi petugas Damkar.

Respons Super Cepat Damkar Atasi Kebakaran di Banjarsari Ciamis

Teriakan minta tolong Budi langsung direspon oleh para tetangga yang berhamburan keluar rumah.

Di saat yang bersamaan, laporan darurat yang masuk ke Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari langsung ditindaklanjuti dengan pergerakan kilat.

Tidak butuh waktu lama untuk merespons ancaman tersebut.

Saat menangani insiden kebakaran di Banjarsari Ciamis ini, tiga orang petugas Damkar tangguh yang sedang piket siaga pagi itu, yakni Icep, Uju, dan Gilang, langsung tancap gas menuju lokasi kejadian.

Mereka meluncur menggunakan armada mobil pancar bernomor polisi Z 8159 T dengan sirine yang membelah jalanan desa.

Kecepatan waktu tanggap (response time) dari Pos WMK Banjarsari ini menjadi faktor kunci yang menyelamatkan rumah Budi dari kehancuran total.

Setibanya di lokasi, petugas Damkar langsung berjibaku memadamkan titik api utama. Upaya pemadaman ini tidak dilakukan sendirian.

Sinergi yang luar biasa terlihat ketika aparat desa setempat, anggota TNI, Polri, serta relawan dari Rescue Ciamis Selatan (RCS) turut bahu-membahu menyuplai air dan mengamankan lokasi.

Berkat kerja keras tim gabungan, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.30 WIB.

Edukasi Keamanan: Bahaya Benda Pemantik bagi Anak-Anak

Setelah api dipastikan benar-benar padam dan proses pendinginan selesai dilakukan, petugas melakukan investigasi singkat.

Baca Juga :  Gelar Halal Bihalal di Ciamis, Ini Fokus Utama IKA Unpad CIBANDAR

Menurut keterangan dari petugas Damkar Pos WMK Banjarsari, Uju Suparman, pemicu utama amuk api pada insiden kebakaran di Banjarsari Ciamis ini sudah sangat jelas.

Setelah situasi dipastikan aman dan proses pendinginan selesai, pihak pemadam kebakaran segera melakukan peninjauan untuk memastikan sumber percikan.

Uju Suparman, mewakili petugas Damkar Pos WMK Banjarsari, langsung memberikan keterangan resmi sekaligus konfirmasi otoritatif untuk memperjelas pemicu utama di balik insiden yang mengejutkan warga Dusun Sukahurip tersebut.

Dari hasil penelusuran di lokasi, amuk si jago merah yang sempat menghanguskan area depan rumah keluarga Budi Sugiarto dipastikan tidak berkaitan dengan korsleting listrik.

Uju dengan tegas menyatakan bahwa peristiwa nahas itu murni diakibatkan oleh kelalaian sang anak yang terlepas dari pantauan orang tua, saat asyik memainkan korek api di dekat tumpukan material yang sangat mudah terbakar.

Kejadian kebakaran di Banjarsari Ciamis ini menjadi peringatan keras (wake-up call) bagi seluruh orang tua.

Anak-anak yang memiliki rasa ingin tahu tinggi seringkali tidak memahami bahaya di balik benda-benda kecil seperti korek api kayu maupun korek gas.

Oleh karena itu, sangat penting bagi para orang tua untuk menyimpan benda-benda pemantik api di tempat yang aman dan sulit dijangkau oleh anak-anak.

Selain itu, memberikan edukasi sejak dini mengenai bahaya api dapat mencegah terjadinya kelalaian serupa di masa mendatang.

Kini, keluarga Budi Sugiarto bisa bernapas lega meski harus membersihkan sisa-sisa material kasur dan dinding depan kamar yang hangus menghitam.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca