Berita

Mimpi Besar di Saung Sakola Motekar; KAHMI Ciamis Bangun Universitas Insan Cita Demi Cetak Akademisi Andal

Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Ciamis meluncurkan sebuah gagasan besar dalam pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-III.

Presidium Daerah KAHMI Ciamis periode berjalan, Budi Kurnia, secara terbuka memaparkan bahwa KAHMI Ciamis bangun Universitas Insan Cita sebagai agenda strategis masa depan.

Langkah berani ini diambil guna memperluas kontribusi nyata para alumni HMI yang kini dominan tersebar di sektor birokrasi, legislatif, dan eksekutif.

Gagasan visioner tersebut disampaikan langsung oleh Budi Kurnia di hadapan sekitar 200 alumni yang memadati Saung Sakola Motekar Cibunar, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis.

Momentum Musda ke-III ini menjadi titik balik bagi organisasi untuk tidak sekadar menjadi paguyuban alumni, melainkan menjelma menjadi motor penggerak pendidikan tinggi.

Oleh karena itu, wacana KAHMI Ciamis bangun Universitas Insan Cita dinilai sebagai kebutuhan mendesak di tengah melimpahnya sumber daya manusia (SDM) akademis bergelar magister dan doktor.

Urgensi Sektor Akademis dan Distribusi Alumni

Selama ini, kualitas kader dan alumni HMI yang memegang teguh lima kualitas insan cita dinilai telah teruji di berbagai daerah, dari Sabang sampai Merauke.

Budi Kurnia menegaskan bahwa ke mana pun dirinya melakukan kunjungan kerja ke luar provinsi Jawa Barat, ia selalu bertemu dengan alumni HMI yang menduduki jabatan strategis.

Bahkan, fenomena ini meluas hingga ke pelosok Papua, di mana para alumni aktif memegang peran penting di pemerintahan dan lembaga legislatif setempat.

Namun demikian, ruang pengabdian di sektor eksekutif dan legislatif memiliki keterbatasan kuota struktural yang sangat ketat.

Di sisi lain, potensi alumni HMI yang telah menuntaskan pendidikan S2 hingga S3 terus bertambah setiap tahunnya tanpa wadah distribusi yang sebanding.

Baca Juga :  Kemenag Ciamis Gelar Lebaran Yatim dan Difabel, Salurkan Ribuan Paket Sembako Serentak

Berangkat dari realitas tersebut, keputusan KAHMI Ciamis bangun Universitas Insan Cita diproyeksikan mampu menjadi jembatan karier yang masif bagi kader yang berorientasi pada profesi akademisi.

Menurut Budi, jika ruang eksekutif dan legislatif masing-masing hanya mampu menampung figur dalam jumlah terbatas, maka sektor pendidikan tinggi menawarkan peluang yang jauh lebih luas.

Banyaknya alumni yang sudah bergelar Doktor dan Magister menjadi modal utama yang membuat rencana ini bukan sekadar mimpi di siang bolong.

Berbekal semangat filosofis “Yakin Usaha Sampai”, wacana KAHMI Ciamis bangun Universitas Insan Cita diakui sudah mulai masuk dalam tahap diskusi intensif internal organisasi.

Keberlanjutan Program dan Estafet Kepemimpinan

Budi berharap siapapun yang nantinya terpilih sebagai Koordinator Presidium Daerah KAHMI Ciamis formatur baru dapat mengawal blueprint pendidikan ini secara konsisten.

Agenda besar ini memerlukan napas panjang serta komitmen kolektif yang kuat agar proses pembangunan kampus tidak mandek di tengah jalan.

Selain berfokus pada ranah akademis, kepengurusan baru juga dituntut untuk tetap konsisten dalam menggulirkan berbagai program kerja yang membawa kemaslahatan langsung bagi masyarakat Tatar Galuh Ciamis.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Musda KAHMI ke-III Ciamis, Dafid Firdaus, menjelaskan bahwa forum permusyawaratan ini merupakan agenda rutin lima tahunan organisasi.

Meskipun mengusung gagasan besar seperti rencana KAHMI Ciamis bangun Universitas Insan Cita, pelaksanaan Musda kali ini sengaja dikonsep secara sederhana, ringkas, dan sarat dengan nuansa kekeluargaan.

Pendekatan ini dipilih untuk menjaga kesakralan konsolidasi pemikiran antar-generasi alumni tanpa terjebak pada selebrasi seremonial yang berlebihan.

Dafid menambahkan, mekanisme persidangan kali ini sengaja dibuat mengalir tanpa adanya sesi pembacaan laporan pertanggungjawaban yang kaku dan berbelit-belit.

Baca Juga :  Pertahankan Gelar! Gaspool Ciamis Juara Kejurda Voli U-14 Jabar 2026 Usai Menangi "All Ciamis Final"

Setelah kepengurusan Presidium KAHMI Ciamis periode sebelumnya dinyatakan demisioner, forum langsung bergerak cepat untuk memilih tim formatur dan presidium yang baru.

Setelah struktur kepemimpinan anyar terbentuk, barulah seluruh peserta melebur dalam forum diskusi terfokus guna mematangkan draf taktis KAHMI Ciamis bangun Universitas Insan Cita.

Dinamika Forum dan Dukungan Tokoh Lintas Sektor

Hadirnya ratusan alumni dalam forum ini sekaligus menjadi bukti bahwa basis dukungan terhadap program kerja organisasi masih sangat solid.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah tokoh penting Ciamis tampak hadir dan memberikan pandangan strategis mereka terkait masa depan organisasi.

Kehadiran para pejabat publik ini sekaligus mempertegas posisi tawar organisasi dalam mendorong realisasi makro, termasuk rencana KAHMI Ciamis bangun Universitas Insan Cita.

Beberapa tokoh alumni yang terlihat hadir di antaranya adalah Ketua KPU Ciamis Oong Ramdani, Ketua Bawaslu Ciamis Jajang Miftahudin, serta Anggota DPRD Ciamis Nur Muttaqin dan Muhammad Ijudin.

Kehadiran figur-figur yang menempati posisi strategis di lembaga penyelenggara pemilu dan parlemen ini semakin memperkuat optimisme organisasi dalam melakukan lobi-lobi kebijakan.

Jaringan lintas sektoral inilah yang nantinya akan dioptimalkan demi memuluskan regulasi perizinan pendirian kampus baru tersebut.

Sebagai penutup forum, disepakati bahwa tim perumus khusus akan segera dibentuk untuk menyusun studi kelayakan dan analisis dampak lingkungan terkait proyek universitas ini.

Kepengurusan baru diharapkan langsung tancap gas berkolaborasi dengan pihak kementerian terkait guna menyelaraskan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri modern.

Melalui komitmen kolektif yang solid dari seluruh lini alumni, impian KAHMI Ciamis bangun Universitas Insan Cita diharapkan dapat segera terealisasi demi kemajuan dunia pendidikan nasional.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca