
Momentum membanggakan terjadi pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang digelar di Halaman Mapolres Ciamis.
Dalam upacara besar tersebut, realisasi sinergi nyata antara aparat kepolisian dan insan pers mendapat apresiasi tertinggi melalui sebuah seremoni resmi.
Penghargaan Polres Ciamis untuk organisasi wartawan secara simbolis diserahkan langsung oleh pimpinan kepolisian setempat sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi media.
Kehadiran media massa dinilai sangat vital dalam mendukung penyebaran informasi yang akurat, berimbang, sekaligus menjaga kondusivitas serta stabilitas keamanan di wilayah hukum Kabupaten Ciamis.
Upacara yang berlangsung khidmat pada Rabu (01/07/2026) ini dihadiri langsung oleh Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya.
Selain itu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan penting lainnya juga tampak menyaksikan prosesi penting tersebut.
Ringkasan Berita
Mitra Strategis di HUT Bhayangkara ke-80
Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, menyerahkan piagam apresiasi tersebut secara langsung kepada perwakilan dari empat organisasi profesi wartawan yang aktif di Ciamis.
Keempat organisasi tersebut adalah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ciamis, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Galuh Raya, Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Ciamis, dan Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI).
Menurut AKBP Hidayatullah, pemberian penghargaan Polres Ciamis untuk organisasi wartawan ini merupakan bentuk pengakuan tulus atas kontribusi media sebagai mitra strategis Polri.
Kepolisian sangat menyadari bahwa tanpa dukungan publikasi yang sehat dari media, program-program keamanan masyarakat tidak akan tersampaikan secara optimal.
Oleh karena itu, komunikasi yang terbuka harus terus dipertahankan demi memberikan edukasi yang mencerahkan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Di sisi lain, apresiasi ini diharapkan mampu mempererat ikatan profesionalisme kerja antara polres dan para jurnalis di lapangan.
Selain organisasi profesi wartawan, Polres Ciamis juga memberikan penghargaan kepada personel Polri berprestasi dan anggota yang memasuki masa purnabakti.
Langkah ini diambil untuk menjaga motivasi internal sekaligus memberikan penghormatan atas pengabdian panjang para anggota korps baju cokelat tersebut.
Tidak hanya itu, sejumlah kepala desa yang dinilai aktif bersinergi dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga turut menerima piagam.
Kepolisian memandang bahwa sinergi lintas sektor, mulai dari tingkat desa hingga jurnalis, merupakan kunci utama keberhasilan menjaga stabilitas daerah.
Landasan Hukum Penghargaan Polres Ciamis untuk Organisasi Wartawan
Lebih lanjut, AKBP Hidayatullah menyampaikan bahwa penghargaan tersebut tidak diberikan secara subjektif atau tanpa dasar yang kuat.
Pemberian apresiasi ini diturunkan berdasarkan regulasi resmi yang berlaku di internal institusi kepolisian Republik Indonesia.
Secara legal formil, penghargaan Polres Ciamis untuk organisasi wartawan diberikan berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2011 tentang Pemberian Penghargaan di Lingkungan Polri.
Regulasi ini mengatur pemberian apresiasi kepada mitra eksternal yang dinilai telah memberikan kontribusi positif dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Oleh sebab itu, penghargaan Polres Ciamis untuk organisasi wartawan memiliki legitimasi yang kuat dan menjadi bukti otentik kemitraan yang sehat.
Hal ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa hubungan polisi dan wartawan hanya sebatas hubungan kerja formal, melainkan sebuah kolaborasi demi kepentingan publik.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Ciamis, Anthika Asmara, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kehormatan yang diberikan oleh Polres Ciamis.
Dirinya menilai momen ini sebagai tonggak sejarah baru dalam penguatan kemerdekaan pers yang bertanggung jawab di daerah.
Menurut Anthika, penghargaan Polres Ciamis untuk organisasi wartawan merupakan wujud nyata dari pengakuan terhadap eksistensi pers sebagai pilar keempat demokrasi.
Pemberitaan yang akurat dan berimbang terbukti mampu meredam potensi konflik sosial di tengah masyarakat yang heterogen.
Komitmen Menjaga Profesionalisme Pers
Hubungan kemitraan yang telah terjalin baik selama ini, lanjut Anthika, lahir dari adanya komunikasi yang terbuka dan sikap saling menghormati fungsi masing-masing.
Pers menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen, sedangkan kepolisian menjalankan fungsi penegakan hukum dan pengayoman.
Meskipun memiliki ranah tugas yang berbeda, kedua institusi ini bertemu pada satu tujuan yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Ciamis.
Kondisi yang harmonis ini menjadi modal sosial yang sangat penting dalam membangun kepercayaan publik secara luas.
Oleh karena itu, Anthika berharap penghargaan Polres Ciamis untuk organisasi wartawan ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi seluruh insan pers di Ciamis.
Jurnalis dituntut untuk terus menjaga profesionalisme, independensi, dan memproduksi karya jurnalistik yang mengedukasi pembaca.
Sinergi yang erat ini diharapkan tidak hanya berhenti pada momen seremonial semata, melainkan terus diimplementasikan dalam aktivitas reportase sehari-hari.
Keterbukaan informasi publik yang disajikan secara cepat dan valid akan membantu kepolisian dalam menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks.
Sebagai penutup, pemberian penghargaan Polres Ciamis untuk organisasi wartawan pada momentum HUT Bhayangkara ke-80 menjadi simbol kuat eratnya ikatan kerja kedua belah pihak.
Kolaborasi jangka panjang yang berlandaskan semangat keterbukaan informasi ini diharapkan terus membawa dampak positif yang luas bagi kedamaian seluruh warga masyarakat.





