Berita

Bupati Ciamis Dorong Generasi Muda Berperan Aktif dalam Swasembada Pangan

Advertisements

Di tempat inilah, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mendorong generasi muda berperan aktif dalam Swasembada Pangan.

Hal itu ia ungkapkan pada seminar nasional yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah, di Aula STIKes Muhammadiyah Ciamis, Senin (28/04/2025). .

Mengangkat tema besar “Aksi Nyata Pemuda untuk Swasembada Pangan, Menuju Indonesia Emas 2045”, acara ini tidak hanya menjadi wadah berbagi gagasan, melainkan juga sebuah seruan moral yang menggugah kesadaran generasi muda akan pentingnya peran mereka dalam membangun ketahanan pangan nasional.

Tak berhenti di ranah diskusi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Gerakan Pasar Murah (GPM) yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Kehadiran pasar murah ini mempertegas semangat gotong royong dan memperlihatkan bentuk nyata kolaborasi berbagai pihak untuk mendukung kesejahteraan rakyat Ciamis.

Dalam sambutan hangatnya, Bupati Herdiat Sunarya menyampaikan rasa optimisnya terhadap potensi besar yang dimiliki Kabupaten Ciamis dalam mewujudkan swasembada pangan.

Ia menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian telah menjadi prioritas dalam arah kebijakan pemerintahannya saat ini.

“Ciamis dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Barat. Kita memiliki sumber daya alam yang luar biasa, tinggal bagaimana kita memaksimalkannya dengan tata kelola yang baik dan inovatif,” ungkap Herdiat di hadapan para peserta seminar.

Baca Juga :  Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda Ciamis Masuki Tahap Administrasi

Bupati juga menyerukan kepada para pemuda, terutama generasi petani milenial, untuk bangkit dan berkontribusi aktif.

Menurutnya, inovasi, kreativitas, serta semangat muda merupakan kunci untuk mengembangkan sektor pertanian menjadi lebih modern dan produktif.

Tak hanya mengandalkan hasil padi, Herdiat juga memaparkan kekayaan agrikultur lain yang dimiliki Ciamis.

Salah satunya adalah sektor peternakan ayam, di mana Ciamis tercatat sebagai salah satu pensuplai ayam terbesar di Jawa Barat, dengan produksi mencapai ribuan ton setiap harinya, bahkan mampu menembus pasar luar Pulau Jawa.

Advertisements

Di sektor hortikultura, wilayah-wilayah seperti Panjalu, Panumbangan, dan Sukamandiri disebutkan memiliki lahan subur yang produktif menghasilkan beragam sayuran.

Namun demikian, Herdiat tidak menutup mata terhadap tantangan yang dihadapi, terutama soal keterbatasan infrastruktur yang menjadi penghambat dalam menarik investasi di sektor pertanian.

“Salah satu kendala terbesar adalah aksesibilitas. Banyak investor potensial yang akhirnya ragu berinvestasi karena keterbatasan infrastruktur di daerah-daerah penghasil,” jelasnya.

Sebagai solusi, pemerintah daerah telah menetapkan pembangunan infrastruktur, terutama akses jalan ke sentra produksi pangan, sebagai prioritas utama.

Upaya ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan nilai tambah sektor pertanian.

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Ciamis, Adi Irfan Marjuqi, dalam pidato pembukaannya, menegaskan bahwa seminar nasional ini merupakan bagian dari rangkaian Milad ke-93 Pemuda Muhammadiyah.

Baca Juga :  Tiga Siswa SMAN 2 Ciamis Ikuti Seleksi Timnas U17 Piala Dunia

Ia menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan kolaborasi erat antara Pemuda Muhammadiyah dan Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam mewujudkan acara ini.

“Kami berharap kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi ruang aktualisasi dan pencerahan bagi para pemuda untuk memahami bahwa swasembada pangan adalah fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Adi Irfan.

Lebih lanjut, Adi Irfan menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif di kalangan generasi muda tentang peran vital mereka dalam menciptakan ketahanan dan kemandirian pangan, dimulai dari upaya nyata di daerah masing-masing.

Tak hanya dihadiri oleh Bupati dan jajaran Pemda, seminar ini juga turut dihadiri tokoh nasional seperti anggota DPR RI Heri Dermawan, Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis, sejumlah Kepala OPD, serta berbagai tokoh masyarakat dan pemuda dari beragam kalangan.

Kehadiran mereka mempertegas pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun ketahanan pangan berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi, edukasi, dan aksi nyata, seminar nasional ini menjadi tonggak awal bagi lahirnya gerakan pemuda yang berkomitmen membangun kedaulatan pangan, tidak hanya untuk Ciamis, tetapi juga untuk Indonesia yang lebih berdaulat dan sejahtera.

Advertisements

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker