Berita

Bupati Ciamis Tegaskan ASN Bukan Penguasa; Bapak Ibu Adalah Pelayan Masyarakat, Layani Tanpa Lelah!

Bupati Ciamis ingatkan dengan tegas bahwa ASN Bukan Penguasa. Simak pesan menohok Herdiat Sunarya dalam pelantikan 426 aparatur sipil daerah di sini!

Peringatan keras bagi seluruh abdi negara di Tatar Galuh agar tidak bertindak jemawa pasca-mendapatkan promosi atau kepangkatan baru.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menegaskan dengan sangat benderang bahwa ASN Bukan Penguasa melainkan pelayan masyarakat yang wajib bekerja demi kepentingan publik.

Pernyataan menohok tersebut disampaikan langsung oleh Herdiat saat memimpin acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 426 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Agenda sakral yang berlangsung pada Selasa (26/05/2026) ini digelar secara khidmat di Gedung KH. Irfan Hielmy.

Meskipun seremonial berjalan lancar, atmosfer penegasan disiplin kerja sangat terasa sepanjang jalannya acara.

Bupati mengingatkan bahwa esensi ASN Bukan Penguasa membawa beban moral yang sangat besar di pundak masing-masing pejabat.

Seluruh aparatur yang dilantik dituntut memberikan performa pelayanan terbaik kepada warga secara totalitas tanpa mengenal lelah.

Menanamkan Prinsip ASN Bukan Penguasa dalam Birokrasi Ciamis

Kecenderungan adanya oknum aparatur yang kerap bersikap kaku dan lambat dalam melayani urusan rakyat mendapat perhatian serius dari orang nomor satu di Ciamis tersebut.

Oleh karena itu, melalui pelaksanaan mutasi besar-besaran ini, Herdiat ingin mengikis habis mentalitas kolonial yang merasa ingin dilayani oleh publik.

Bupati meminta agar semua individu yang baru dikukuhkan mampu menanamkan doktrin ASN Bukan Penguasa di dalam sanubari mereka.

Pola pikir abdi negara harus berubah secara radikal demi kemajuan daerah. Pelayanan publik di era digital ini harus berjalan lebih inklusif, cepat, ramah, dan solutif.

“Bapak dan ibu sekalian yang ada di hadapan saya hari ini adalah pelayan masyarakat, bukan penguasa. Maka dari itu, layani masyarakat kita dengan sebaik-baiknya,” tegas Herdiat dengan nada suara yang berwibawa.

Baca Juga :  RSUD Ciamis Canangkan Layanan Kemoterapi dan Jantung Mulai 2026

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa setelah agenda pelantikan selesai, tidak ada lagi waktu untuk bersantai.

Komunitas pegawai yang harus memegang prinsip ASN Bukan Penguasa dilarang menunjukkan sikap malas atau menunda-nunda administrasi warga.

Kekurangan fasilitas pendukung di lapangan akibat keterbatasan anggaran daerah pun tidak boleh dijadikan pembenaran untuk menurunkan kualitas kerja.

“Kita semua harus punya semangat lebih untuk mengatasi berbagai kekurangan di lapangan dengan etos kerja yang nyata dan transparan,” imbuh Bupati pilihan rakyat Ciamis tersebut.

Camat dan Lurah Harus Jadi Garda Terdepan yang Solutif

Sorotan tajam Bupati secara khusus juga mengarah kepada para camat dan lurah yang ikut bergeser posisi dalam gerbong mutasi kali ini.

Jabatan wilayah dinilai sebagai cerminan asli dari wajah pemerintah daerah karena mereka bersentuhan langsung dengan dinamika sosial masyarakat sehari-hari.

Terkait hal tersebut, Herdiat meminta para pejabat wilayah membuktikan bahwa ASN Bukan Penguasa dengan selalu hadir di tengah kesulitan warga.

Pimpinan wilayah dituntut aktif turun ke lapangan guna menyerap aspirasi dan menyelesaikan konflik sosial, bukan sekadar duduk manis di belakang meja kerja.

“Saya minta camat dan lurah menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah yang cekatan. Tidak ada kata lelah untuk urusan rakyat. Masih banyak masyarakat di pelosok yang membutuhkan kehadiran kita, maka layani mereka dengan standar pelayanan terbaik,” tambahnya lagi.

Jaga Marwah Profesi dan Integritas terhadap Bangsa

Selain menyoroti aspek kualitas pelayanan publik dan prinsip ASN Bukan Penguasa, Herdiat juga memberikan ucapan selamat sekaligus peringatan moral yang mendalam.

Menurutnya, amanah jabatan yang kini melekat tidak boleh dipandang sebagai ajang gagah-gagahan atau sekadar kegiatan seremonial formalitas belaka.

Secara khusus, pesan moral ini diarahkan kepada 223 orang mantan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru saja resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh.

Baca Juga :  Merdeka Ride 2024, Bikers Gaspol ke Pangalengan!

Ratusan anak muda ini diharapkan memimpin perubahan paradigma bahwa ASN Bukan Penguasa di instansi tempat mereka bekerja.

“Selamat dan sukses kepada bapak dan ibu yang hari ini dilantik dan diambil sumpahnya. Mudah-mudahan jabatan yang diemban bisa dijalankan dengan penuh rasa syukur,” kata Herdiat.

Bupati mengingatkan, status sebagai PNS penuh menuntut loyalitas yang mutlak terhadap ideologi bangsa dan negara.

Integritas moral bahwa ASN Bukan Penguasa harus diletakkan di atas segala kepentingan pribadi maupun golongan saat menjalankan roda pemerintahan.

“Jaga marwah PNS dan jaga baik-baik nama instansi tempat bapak dan ibu bekerja. Integritas terhadap bangsa dan negara ini harus selalu diutamakan dalam kondisi apa pun,” pesannya penuh penekanan.

Menutup pidatonya, Herdiat optimis bahwa implementasi nyata dari slogan ASN Bukan Penguasa ini akan membawa berkah tersendiri bagi daerah.

Sinergi yang kuat antara pimpinan dan staf diyakini mampu melahirkan efisiensi kerja yang maksimal bagi kesejahteraan warga Galuh.

“Yakinlah, bagi Allah tidak ada yang susah. Jika kita semua mampu bekerja sama dengan baik dan saling berkolaborasi, insyaallah Kabupaten Ciamis bisa semakin baik, maju, dan sejahtera,” pungkas Herdiat.

Rincian Formasi Pejabat dalam Pelantikan Kabupaten Ciamis

Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh BKPSDM Kabupaten Ciamis, roda mutasi kali ini melibatkan berbagai tingkatan eselon, kepala puskesmas, hingga jabatan fungsional.

Berikut adalah tabel rincian formasi dari total 426 aparatur negara yang mengikuti upacara pengambilan sumpah:

Kategori Jabatan / Formasi AparaturJumlah Personel
Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II)2 Orang
Jabatan Administrator (Eselon III)39 Orang
Jabatan Pengawas (Eselon IV)137 Orang
Kepala UPTD Puskesmas2 Orang
Jabatan Fungsional Tertentu23 Orang
Pengangkatan CPNS Menjadi PNS Penuh223 Orang
Aparatur Sipil Negara yang Dilantik426 Orang

Dengan selesainya seluruh rangkaian pelantikan ini, publik kini menunggu pembuktian janji dan kerja nyata dari ratusan abdi negara tersebut untuk mengaplikasikan prinsip ASN Bukan Penguasa dalam melayani urusan rakyat di Kabupaten Ciamis.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca