Berita

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Ciamis Alami Penurunan Signifikan

Benarkah tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ciamis turun drastis? Simak data resmi BPS Jabar dan strategi Disnaker selengkapnya di sini!

Kabar baik datang dari Priangan Timur mengenai kondisi ketenagakerjaan daerah. Berdasarkan data terbaru, data tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ciamis menunjukkan tren positif yang sangat menggembirakan.

Angka penyerapan tenaga kerja di wilayah ini terus mengalami perbaikan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pemerintah daerah melalui dinas terkait terus berupaya menekan angka tunaaksara kerja melalui berbagai program strategis.

Berdasarkan laporan komprehensif Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, grafik tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ciamis dari tahun 2019 hingga tahun 2023 mencatatkan penurunan yang konsisten.

Untuk memahami kondisi ini, kita perlu mengetahui definisi indikator makro tersebut.

Indikator ekonomi ini merupakan persentase angka perbandingan jumlah pengangguran terbuka terhadap total jumlah angkatan kerja yang ada di suatu daerah.

Jika menengok ke belakang, tantangan ketenagakerjaan di Tatar Galuh sempat mengkhawatirkan saat pandemi melanda.

Pada tahun 2019 sebelum pandemi, laporan resmi BPS menunjukkan tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Ciamis mencapai sebesar 5,16 persen.

Situasi kemudian sempat memburuk akibat pembatasan aktivitas sosial dan ekonomi global.

Selanjutnya pada tahun 2020, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ciamis mencapai sebesar angka 5,66 persen akibat hantaman pandemi Covid-19.

Namun, pemulihan ekonomi pascapandemi di Kabupaten Ciamis berjalan jauh lebih cepat dari dugaan.

Pada tahun 2021, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ciamis tercatat berhasil ditekan hingga mencapai angka 5,06 persen.

Strategi Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Ciamis

Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai lompatan program yang dieksekusi secara masif oleh pemerintah daerah.

Baca Juga :  Sinergi Tanpa Batas, Kodim 0613 Ciamis dan Gandara Grup Gelar Semarak Ramadan 1447 H

Penurunan paling tajam mulai terlihat nyata pada periode tahun berikutnya ketika geliat bisnis lokal kembali pulih total.

Terbukti pada tahun 2022, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ciamis mampu merosot hingga menyentuh angka 3,75 persen.

Langkah mitigasi yang berkesinambungan antara sektor industri dan pemerintah menjadi kunci utama keberhasilan ini.

Tren penurunan yang sangat positif tersebut terus berlanjut hingga tahun fiskal berikutnya.

Sedangkan untuk tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Ciamis tahun 2023, angkanya dilaporkan berhasil mencapai titik terendah sebesar 3,52 persen.

Merespons capaian tersebut, jajaran birokrasi penanggung jawab sektor ketenagakerjaan angkat bicara.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis, H. Enda Suhendar, mengaku bersyukur terhadap penurunan tingkat pengangguran di Kabupaten Ciamis.

Beliau menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras kolektif yang konsisten.

Sinergi yang kuat antara sektor swasta dan publik dinilai berhasil menciptakan ekosistem kerja yang jauh lebih inklusif.

Selain itu, Enda menuturkan bahwa Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis selama ini rutin melaksanakan program pelatihan keterampilan dan job fair.

Kegiatan bursa kerja tersebut terbukti efektif memperpendek jarak temu antara pencari kerja dan perusahaan.

Program pelatihan yang diselenggarakan juga didesain berbasis kebutuhan pasar industri modern saat ini.

Mulai dari pelatihan digital marketing, otomotif, hingga kriya, semuanya diarahkan agar angkatan kerja baru memiliki kompetensi siap pakai.

Lewat skema pelatihan berbasis kompetensi ini, serapan tenaga kerja lokal ke luar daerah maupun sektor mandiri meningkat tajam.

Baca Juga :  Duta Digital Desa Jadi Garda Terdepan Edukasi Pajak dan Layanan Digital di Ciamis

Hal ini secara otomatis ikut berkontribusi besar mengubah struktur tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ciamis.

Pada kesempatan itu, Enda mengapresiasi jajaran Disnaker Ciamis, instansi lain serta masyarakat yang turut membantu dalam mengurangi tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk terus meningkatkan keahlian mandiri sangat membantu program pemerintah.

Kendati angka penyerapan tenaga kerja sudah membaik, tantangan ke depan dipastikan tidak akan menjadi lebih mudah.

Tantangan digitalisasi dan otomatisasi industri menuntut angkatan kerja lokal untuk selalu adaptif menghadapi perubahan zaman.

Oleh karena itu, Disnaker berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program pembinaan hingga ke pelosok desa.

Pemerintah daerah juga berencana menggandeng lebih banyak akademisi untuk memetakan potensi ekonomi baru di setiap kecamatan.

Langkah preventif ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasar tenaga kerja lokal dalam jangka panjang.

Penguatan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga akan digenjot sebagai bantalan ekonomi sekunder warga.

Dengan seluruh formulasi kebijakan tersebut, optimisme tinggi menyelimuti target pembangunan daerah pada tahun-tahun mendatang.

Kerja sama multisektor diharapkan terus terjaga demi memastikan kesejahteraan masyarakat Tatar Galuh yang merata.

Sebagai penutup, pengawasan berkala terhadap dinamika pasar kerja akan terus diperketat agar momentum baik ini tidak hilang.

Melalui kerja bersama, diharapkan potret positif tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ciamis dapat terus dipertahankan secara berkelanjutan.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca