
Seekor ular kobra jawa (Naja sputatrix) sepanjang sekitar 1,2 meter ditemukan bersembunyi di balik lemari piring di dapur rumah Agus Hendrawan (64), warga Dusun Nasol RT 58 RW 21, Desa Nasol, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, pada Minggu (19/10/2025) pagi sekitar pukul 06.15 WIB.
Peristiwa itu sontak membuat panik penghuni rumah. Beruntung, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Ciamis segera datang ke lokasi dan berhasil mengamankan ular berbisa tersebut tanpa insiden berbahaya.
Ular Ditemukan Saat Mengejar Tikus
Menurut keterangan Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, S.Ip, kejadian bermula ketika Agus Hendrawan mendengar suara gaduh dari arah dapurnya pada Minggu pagi.
Rasa penasaran membuatnya memeriksa sumber suara. Saat itulah ia mendapati seekor ular berukuran cukup besar sedang melata di lantai dapur sambil mengejar seekor tikus. Hewan melata itu kemudian menyelinap ke bawah lemari piring, tempat tikus tersebut bersembunyi.
Karena khawatir akan keselamatan dirinya dan keluarga, Agus memilih tidak mengambil risiko. Ia segera menghubungi petugas piket Mako UPTD Damkar Satpol PP Ciamis di Imbanagara untuk meminta pertolongan.
Petugas Tiba Cepat dan Lakukan Evakuasi Aman
Menanggapi laporan warga tersebut, tiga anggota piket Damkar — Andi, Irvan, dan Bima — segera bergerak menuju lokasi menggunakan mobil pancar dengan nomor polisi Z 8162 T.
Setibanya di rumah Agus Hendrawan, para petugas dengan perlengkapan lengkap langsung melakukan proses pencarian dan evakuasi.
Dengan menggunakan tongkat penjepit khusus ular, mereka menemukan kobra tersebut masih bersembunyi di bawah lemari piring.
Proses penangkapan berlangsung hati-hati dan memerlukan ketelitian tinggi, mengingat ular kobra jawa dikenal agresif serta memiliki bisa yang mematikan.
Namun, berkat keahlian petugas, ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan kericuhan atau korban luka.
Ular Dievakuasi dan Dibawa ke Mako Damkar
Setelah berhasil ditangkap, ular kobra tersebut kemudian dimasukkan ke dalam wadah pengaman untuk selanjutnya dibawa ke Mako UPTD Damkar Ciamis.
“Sekitar pukul 06.50 WIB, petugas telah kembali ke markas setelah mengevakuasi ular dengan aman,” jelas Budi Rahmat dalam keterangannya.
Ia menambahkan, tindakan cepat warga yang segera melapor kepada petugas sangat membantu menghindari potensi bahaya.
Imbauan kepada Warga
Budi Rahmat juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap keberadaan hewan liar, terutama saat musim hujan atau perubahan cuaca, ketika habitat alami ular sering tergenang air sehingga mereka mencari tempat yang lebih kering dan hangat, seperti rumah warga.
“Apabila menemukan ular di sekitar rumah, jangan coba-coba menangkapnya sendiri. Segera hubungi petugas pemadam kebakaran atau pihak berwenang agar dapat ditangani dengan aman,” tegasnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar, menutup celah rumah, serta memastikan tidak ada tumpukan barang atau sisa makanan yang dapat menarik perhatian tikus — hewan yang sering menjadi incaran ular seperti kobra.





