
Dinamika politik lokal di Kabupaten Ciamis kembali menghangat menjelang memasuki pertengahan masa jabatan kepala daerah.
Isu krusial mengenai pengisian kekosongan jabatan Wabup Ciamis kini mendapatkan angin segar setelah salah satu tokoh politik daerah secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk mendampingi Bupati Ciamis.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ciamis, H. Anjar Asmara, S.H., M.H., menegaskan bahwa dirinya siap dicalonkan untuk mengisi kursi Wakil Bupati Ciamis periode 2025–2030.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Anjar usai memimpin aksi konservasi lingkungan hidup di kawasan wisata alam Sungai Cireong, Desa Sukaresik, Kecamatan Sindangkasih, Jumat (24/7/2026) siang.
Namun demikian, Anjar menggarisbawahi bahwa kesiapannya tersebut berlandaskan pada komitmen bersama seluruh partai politik yang tergabung dalam Koalisi Ciamis Maju.
Menurutnya, proses pencalonan ini harus melalui kesepakatan kolektif dari seluruh partai pengusung pasangan Herdiat-Yana pada Pilkada Serentak 2024 lalu.
“Kalau memang disepakati dan didukung oleh semua partai pengusung, saya tentu sangat siap maju untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut,” tegas Anjar di hadapan para awak media dan kader partai.
Regulasi dan Dinamika Pengisian Kekosongan Jabatan Wabup Ciamis
Selain faktor dukungan politik, mekanisme pendaftaran dan penetapan calon pendamping Bupati Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M., memiliki landasan hukum yang cukup kompleks.
Oleh karena itu, langkah-langkah pengisian kekosongan jabatan Wabup Ciamis mensyaratkan persetujuan tertulis secara bulat dari gabungan partai politik pengusung tanpa ada yang merasa ditinggalkan.
Aturan perundang-undangan menegaskan bahwa tidak ada satu pun partai yang dapat mengajukan nama kandidat secara sepihak ke DPRD.
Seluruh jajaran partai pengusung memiliki hak yang setara dalam mengusulkan figur terbaik mereka untuk disepakati bersama.
Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Demokrat Ciamis, Erik Krida Setia, mengungkapkan bahwa internal partainya telah lama merumuskan keputusan strategis ini.
Bahkan, sejak 9 September 2025, Partai Demokrat secara konsisten mengusung Anjar Asmara sebagai kader terbaik untuk menempati posisi wakil kepala daerah.
Sebagaimana diketahui publik, ketidakpastian seputar pengisian kekosongan jabatan Wabup Ciamis telah memicu polemik yang timbul tenggelam selama hampir dua tahun terakhir.
Situasi unik ini berawal dari dinamika politik pada Pilkada Ciamis 2024, di mana pasangan petahana Herdiat Sunarya dan Yana D. Putra maju sebagai pasangan calon tunggal melawan kotak kosong.
Namun, suasana duka mendalam menyelimuti Ciamis tepat dua hari sebelum pemungutan suara dilaksanakan pada 25 November 2024.
Calon Wakil Bupati terpillih saat itu, H. Yana D. Putra, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PAN Ciamis, wafat secara mendadak.
Meskipun dalam kondisi berduka, tahapan Pilkada tetap berjalan sesuai ketentuan hukum hingga pasangan Herdiat-Yana dinyatakan menang telak.
Ketika dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025, Bupati Herdiat Sunarya menjadi satu-satunya kepala daerah di Indonesia yang dilantik tanpa didampingi wakil bupati.
Oleh karena itu, kepastian hukum dan harmonisasi koalisi menjadi prioritas utama agar proses pengisian kekosongan jabatan Wabup Ciamis tidak semakin berlarut-larut.
Kehadiran figur wakil bupati sangat dinantikan guna membantu percepatan pembangunan daerah serta efektivitas roda pemerintahan Kabupaten Ciamis.
Komitmen Lingkungan dan Aksi Nyata Partai Demokrat
Di luar wacana politik daerah, Partai Demokrat Ciamis terus membuktikan kepedulian sosialnya melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Sebelum menyampaikan pernyataan terkait pengisian kekosongan jabatan Wabup Ciamis, ratusan kader dari 27 kecamatan berkumpul menggelar program pelestarian alam di kaki Gunung Sawal.
Dalam aksi lingkungan bertajuk “Langit Biru Indonesia Asri” tersebut, para kader menanam 2.026 bibit pohon balsa di kawasan hulu Sungai Cireong.
Langkah konservasi ini bertujuan untuk memperkuat resapan air tanah sekaligus mencegah erosi lahan di kawasan tangkapan air anak Sungai Citanduy.
Selain penanaman pohon, jajaran pengurus partai juga menebar ribuan benih ikan nilem ke aliran sungai.
Kegiatan restocking perairan umum ini diharapkan mampu memulihkan ekosistem perairan darat serta menjaga keanekaragaman hayati lokal di kawasan Sindangkasih.
Anjar menjelaskan bahwa program pelestarian lingkungan ini merupakan mandat serta agenda rutin DPP Partai Demokrat yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Bahkan, dalam kurun waktu delapan tahun terakhir, gerakan peduli lingkungan di Ciamis telah berhasil menanam lebih dari 500 ribu pohon di berbagai wilayah kritis.
Aksi simpatik masyarakat ini dipastikan tidak berhenti sampai di sini saja. Pihaknya telah menjadwalkan aksi bersih-bersih dan pengecatan tempat ibadah pada Jumat (31/7/2026) pekan depan secara serentak.
Dengan rekam jejak kerja sosial yang konsisten dan dukungan struktur partai yang solid, kepastian figur dalam pengisian kekosongan jabatan Wabup Ciamis diharapkan segera menemui titik terang demi kemajuan seluruh masyarakat Ciamis.





