Berita

Bikin Bobotoh Sport Jantung! Gol Rivera Buyarkan Kemenangan Persib, Persija Intip Peluang Kudeta?

Atmosfer panas menyelimuti Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Senin malam (2/3/2026) saat publik menantikan hasil Persebaya vs Persib.

Duel klasik sarat gengsi antara Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung berakhir tanpa pemenang dengan skor dramatis 2-2.

Tentu saja, hasil Persebaya vs Persib ini menjadi sorotan utama karena tim tamu yang sudah unggul dua gol harus menelan pil pahit.

Kemenangan Maung Bandung yang sudah di depan mata hancur lebur oleh gol balasan telat di masa injury time.

Bagi jutaan pasang mata Bobotoh, hasil imbang dalam laga bertajuk “Duel Klasik Indonesia” ini sukses membuat sport jantung.

Pasalnya, kegagalan membawa pulang tiga poin penuh memberikan karpet merah bagi rival abadi mereka, Persija Jakarta.

Macan Kemayoran kini memiliki peluang emas untuk melakukan kudeta di puncak klasemen sementara BRI Super League musim 2025/2026.

Dominasi Awal yang Menjanjikan untuk Maung Bandung

Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit, Persib Bandung langsung menunjukkan kelasnya sebagai pemuncak klasemen.

Pelatih Bojan Hodak menurunkan skema ofensif yang sangat agresif.

Ia mengandalkan duet maut Ciro Alves dan David da Silva (DDS) di lini serang.

Strategi ini terbukti ampuh membongkar pertahanan rapat Bajul Ijo yang dikawal ketat oleh duet bek asing mereka.

Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-18 melalui skema yang sangat terukur.

Berawal dari tendangan sudut presisi dari Marc Klok, David da Silva berhasil memenangkan duel udara bergengsi.

Sundulan kerasnya melesat ke pojok kiri gawang yang tak mampu dijangkau oleh Ernando Ari.

Gol ini seketika membungkam gemuruh suporter Bonek yang memadati stadion, membawa skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan Persib tidak sedikit pun mengendur demi mengamankan hasil Persebaya vs Persib yang sempurna.

Pada menit ke-52, aksi individu memukau diperlihatkan oleh Ciro Alves.

Pemain asal Brasil tersebut melakukan penetrasi tajam dari sisi kiri, melewati hadangan dua pemain bertahan Persebaya.

Baca Juga :  Agun Gunandjar Ingatkan Bahaya Demokrasi yang Tak Berpijak pada Pancasila

Tanpa ragu, Ciro melepaskan tembakan melengkung yang bersarang indah di pojok gawang.

Skor berubah menjadi 2-0.

Pada titik ini, raihan tiga poin penuh dalam hasil Persebaya vs Persib seolah sudah aman dalam genggaman skuad Pangeran Biru.

Petaka Menit Akhir dan Kebangkitan Fantastis Bajul Ijo

Namun, Persebaya Surabaya membuktikan mengapa Stadion GBT selalu menjadi tempat yang angker bagi tim tamu mana pun.

Didorong oleh dukungan fanatik Bonek yang tak kenal lelah bernyanyi, tim asuhan Paul Munster mulai meningkatkan agresivitas serangan secara drastis.

Perubahan taktik cerdas dengan memasukkan tenaga baru di lini tengah mulai membuahkan hasil nyata.

Momentum kebangkitan tuan rumah tiba pada menit ke-67 yang perlahan mengubah arah hasil Persebaya vs Persib.

Penyerang tajam Flavio Silva berhasil memperkecil ketertinggalan melalui skema serangan balik yang sangat cepat.

Gol tersebut menjadi titik balik mentalitas pertandingan malam itu.

Persib yang mulai tampak kelelahan merespons dengan mencoba bermain lebih bertahan.

Sayangnya, keputusan taktis ini justru menjadi bumerang fatal di kemudian hari.

Petaka sesungguhnya bagi Bobotoh benar-benar terjadi pada masa injury time, tepatnya pada menit ke-90+2.

Bintang asing Persebaya, Francisco Rivera, tampil sebagai pahlawan sekaligus penghancur mimpi tim tamu.

Memanfaatkan kemelut liar di depan gawang Kevin Mendoza, Rivera melepaskan sepakan keras first-time yang tak mampu dihalau siapa pun.

Stadion GBT bergemuruh hebat menyambut gol penyama kedudukan tersebut.

Di sisi lain, para pemain Persib hanya bisa tertunduk lesu di tengah lapangan hijau.

Angka 2-2 menjadi hasil Persebaya vs Persib yang sangat menyesakkan bagi kubu Maung Bandung.

Reaksi Keras Bojan Hodak Terkait Hasil Persebaya vs Persib

Pasca pertandingan usai, pelatih Persib, Bojan Hodak, tidak bisa menyembunyikan rasa geramnya.

Ia sangat kecewa dengan cara anak asuhnya membuang poin berharga di detik-detik terakhir pertandingan.

Dalam sesi konferensi pers, pelatih asal Kroasia tersebut secara blak-blakan menyoroti hilangnya fokus para pemain di menit-menit krusial.

Konsentrasi yang buyar menjadi biang kerok utama kegagalan mereka mempertahankan keunggulan.

“Kami mengendalikan permainan secara penuh selama 80 menit.

Baca Juga :  Izmir Berharap Tetap Bersama PSGC di Liga 2 Musim Depan

Kami unggul dua gol dan seharusnya bisa mengamankan tiga poin dengan mudah.

Namun, di kompetisi seketat Liga 1, kehilangan fokus selama satu detik saja berarti kehilangan dua poin penting.

Ini adalah pelajaran yang sangat mahal,” ujar Hodak dengan nada penuh kekecewaan.

Lebih lanjut, Hodak menekankan bahwa lini pertahanannya wajib melakukan evaluasi total secepatnya.

Menurutnya, kegagalan menyapu bersih bola liar di area kotak penalti saat masa injury time adalah kesalahan amatir.

Kesalahan semacam itu sama sekali tidak boleh terulang jika Persib masih berniat mempertahankan gelar juara musim ini.

Ancaman Nyata Persija di Papan Klasemen Liga 1

Imbas dari hasil Persebaya vs Persib ini mengubah peta persaingan di papan atas klasemen secara signifikan.

Persib memang masih duduk nyaman di peringkat pertama dengan koleksi 54 poin dari 24 pertandingan.

Namun, posisi takhta mereka kini berada dalam kondisi yang sangat rawan digusur.

Rival abadi mereka, Persija Jakarta, terus mengintai dan saat ini berada di posisi kedua dengan mengantongi 50 poin.

Menariknya, Macan Kemayoran memiliki tabungan satu pertandingan karena baru memainkan 23 laga.

Persija dijadwalkan bertanding malam ini, Selasa (3/3/2026), melawan tim kuat Borneo FC.

Jika skuad ibukota berhasil memetik kemenangan di laga tersebut, selisih poin di puncak klasemen hanya akan menyisakan satu angka saja.

Tekanan mental dan psikologis kini jelas berpindah ke kubu Bandung.

Tabel Persaingan Juara (Update 3 Maret 2026):

PosKlubMainMenangSeriKalahPoin
1Persib Bandung24166254
2Persija Jakarta23155350
3Borneo FC23147249

Bagi komunitas Bobotoh, hasil Persebaya vs Persib di Surabaya ini merupakan alarm keras yang tidak boleh diabaikan.

Berbagai platform media sosial langsung diramaikan dengan kekhawatiran para pendukung setia.

Mereka tentu tidak ingin melihat tim kesayangan tersalip secara menyakitkan di tikungan akhir musim kompetisi.

Apalagi, jadwal pertandingan di bulan Maret ini tergolong sangat padat dengan deretan lawan-lawan tangguh yang sudah menanti di depan mata.

Skuad Persib harus segera bangkit, melupakan hasil pahit ini, dan mengalihkan fokus penuh ke pertandingan selanjutnya.

Tidak ada lagi ruang untuk membuang poin jika tidak ingin melihat Persija atau Borneo FC mengangkat trofi juara di akhir musim nanti.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca