Berita

Absen di Ekspo Pendidikan Ciamis, Kepala KCD Wilayah XIII Tuai Kritik Keras dari SAPMA PP

Suasana kemeriahan Ekspo Pendidikan 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis sedikit tercoreng oleh kekecewaan.

Pasalnya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah XIII, yang menaungi Ciamis, tidak menampakkan batang hidungnya dalam acara strategis tersebut.

Ketidakhadiran ini memicu kritik tajam dari Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kabupaten Ciamis.

Ketua PC SAPMA PP Ciamis, Rizal Purwonugroho, secara terbuka menyuarakan penyesalannya.

Menurutnya, Ekspo Pendidikan adalah panggung utama untuk memamerkan inovasi dan prestasi pendidikan di Tatar Galuh, sebuah agenda yang sangat relevan dengan tugas pokok dan fungsi KCD sebagai perpanjangan tangan Dinas Pendidikan Provinsi.

“Saya sangat menyesalkan ketidakhadiran Kepala KCD pada acara tersebut. Ini adalah acara krusial yang berhubungan langsung dengan tugas dan fungsinya. Bagaimana mungkin seorang pejabat yang bertanggung jawab atas pendidikan di wilayah ini justru melewatkannya?” ungkap Rizal dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Video Viral Guru Honorer Ende Digaji Rp250 Ribu Jadi Sorotan Nasional

Kritik yang dilontarkan SAPMA PP ternyata bukan tanpa dasar yang lebih dalam. Menurut catatan mereka, ini bukan kali pertama Kepala KCD Wilayah XIII mangkir dari undangan penting.

Undangan resmi dari Bupati Ciamis maupun DPRD Kabupaten Ciamis untuk membahas isu-isu pendidikan strategis dikabarkan telah beberapa kali diabaikan tanpa alasan yang jelas.

Sikap ini dinilai sebagai cerminan kurangnya profesionalisme dan rasa hormat terhadap pimpinan daerah serta lembaga legislatif.

Padahal, sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pimpinan, Kepala KCD diharapkan menjadi garda terdepan dalam berkoordinasi untuk meningkatkan mutu pendidikan.

“Seorang ASN, apalagi seorang pimpinan, seharusnya memegang teguh disiplin dan profesionalisme. Kehadiran dalam undangan dari kepala daerah bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab dan penghormatan institusional,” tegas Rizal.

Lebih lanjut, SAPMA PP memandang bahwa pola absensi ini dapat menghambat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam memajukan sektor pendidikan.

Baca Juga :  Warga Saguling Serbu Bazar Sembako Murah di Baregbeg Ciamis, Ada Apa?

Kekecewaan ini, menurut Rizal, tidak hanya dirasakan oleh organisasinya tetapi juga oleh masyarakat Tatar Galuh yang menaruh harapan besar pada para pejabat pendidikan.

Menyikapi situasi ini, SAPMA PP Ciamis tidak tinggal diam.

Mereka secara resmi mendesak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kepala KCD Wilayah XIII.

Kami meminta dengan tegas agar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat turun tangan. Lakukan evaluasi terhadap Kepala KCD Wilayah XIII. Jangan biarkan sikap seperti ini menjadi preseden buruk yang merugikan kemajuan pendidikan di Ciamis,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepala KCD Wilayah XIII terkait alasan ketidakhadirannya dalam acara tersebut.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca