
Kabar menggembirakan datang dari kancah persepakbolaan nasional. Skuad kebanggaan warga Tatar Galuh, PSGC Ciamis, secara matematis telah sukses mengamankan tiket menuju Babak 8 Besar Liga Nusantara musim kompetisi 2025/2026.
Kepastian langkah Laskar Singacala ini didapat setelah mereka berdiri kokoh di puncak klasemen sementara Grup B dengan torehan impresif 25 poin.
CEO PSGC Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, MM, pada Kamis (15/1/2026) siang, menegaskan optimisme tinggi timnya.
Target mereka kini tidak sekadar lolos dari fase grup, tetapi menyegel gelar juara grup musim ini dan tampil maksimal di Babak 8 Besar Liga Nusantara.
Keberhasilan menembus fase krusial ini bukanlah sebuah kebetulan semata. Menurut Herdiat, raihan poin tersebut merupakan representasi dari kerja keras seluruh elemen tim.
Mulai dari dedikasi pemain di lapangan hijau, kecerdikan taktik pelatih, hingga dukungan manajerial yang solid.
Hal ini jelas menjadi modal berharga sekaligus pendongkrak motivasi jelang sisa pertandingan kompetisi.
Ringkasan Berita
Hitung-hitungan Klasemen dan Skenario Juara Grup B
Menilik posisi di papan klasemen saat ini, kans PSGC Ciamis untuk keluar sebagai jawara Grup B sangatlah terbuka lebar.
Secara hitung-hitungan matematis, posisi skuad Laskar Singacala terbilang sangat aman dari kejaran para pesaing terdekatnya dalam perebutan tiket Babak 8 Besar Liga Nusantara.
Sebagai gambaran nyata, Persitara Jakarta Utara yang kini membuntuti di peringkat kedua baru mengumpulkan total 17 poin.
Andaikata tim asal ibu kota tersebut berhasil menyapu bersih tiga laga sisa dengan kemenangan penuh, poin maksimal yang bisa mereka kumpulkan hanya akan terhenti di angka 26.
Mengingat PSGC sudah mengantongi 25 poin, posisi puncak klasemen jelas masih berada dalam kendali penuh tim asal Ciamis tersebut.
Dari tiga laga sisa di fase grup putaran ketiga ini, PSGC sejatinya hanya membutuhkan satu kemenangan tambahan.
Tambahan tiga poin sudah lebih dari cukup untuk memastikan gelar pemuncak klasemen akhir tidak jatuh ke tangan tim lain.
Herdiat pun memberikan instruksi tegas agar skuad asuhannya minimal tidak kehilangan poin di rentetan pertandingan terakhir tersebut, sehingga langkah mulus menuju Babak 8 Besar Liga Nusantara sama sekali tidak terganggu.
Jadwal Krusial dan Rotasi Pemain Muda U-21
Untuk merealisasikan target sapu bersih poin, tim harus melewati hadangan tiga lawan tangguh yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Rangkaian pertandingan penentu ini akan dimulai dengan menghadapi Tribharata Raflesia FC Bengkulu pada 16 Januari 2026.
Selanjutnya, ujian konsistensi datang dari Pekanbaru FC Riau pada tanggal 20 Januari 2026.
Fase grup putaran ketiga ini akhirnya akan ditutup dengan laga kontra Persikota Tangerang Banten pada 25 Januari 2026.
Menariknya, jajaran manajemen dan pelatih sepakat untuk memanfaatkan tiga laga sisa ini tidak hanya demi hasil akhir.
Rentetan pertandingan tersebut diproyeksikan sebagai ajang pematangan mental sekaligus memberikan jam terbang bagi para pemain muda.
Rencananya, punggawa yang tergabung dalam kategori usia di bawah 21 tahun (U-21) akan mendapat porsi menit bermain yang lebih banyak.
Herdiat secara khusus mencontohkan sosok Ghani Fathir. Ia adalah salah satu talenta muda yang dinilai memiliki kualitas teknis amat mumpuni di kelompok usianya.
Namun, kompetisi profesional sering kali menghadirkan tekanan mental yang berbeda, atau yang kerap disebut sebagai “demam panggung”.
Melalui strategi rotasi ini, para pemain muda diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi mental mereka.
Persiapan Ketat Menuju Babak 8 Besar Liga Nusantara
Langkah taktis dengan mematangkan mental skuad muda ini sangat krusial sebagai bentuk persiapan dini menghadapi Babak 8 Besar Liga Nusantara.
Fase semifinal tersebut dipastikan akan menyajikan tensi pertandingan yang jauh lebih tinggi, ketat, dan menguras fisik.
Oleh karena itu, kedalaman skuad yang merata antara pemain inti dan pelapis akan menjadi senjata andalan tim.
Dalam kesempatan yang sama, Herdiat juga mengingatkan kembali memori perjuangan tim dalam beberapa tahun ke belakang.
Tercatat, dalam empat musim terakhir berturut-turut, langkah PSGC selalu nyaris meraih tiket promosi.
Berkaca pada tren positif, soliditas, dan performa impresif yang ditunjukkan sepanjang musim ini, manajemen sangat optimistis bahwa target promosi ke Liga 2 akhirnya bisa direalisasikan.
Menutup keterangannya, Herdiat memberikan penekanan khusus pada aspek kebugaran fisik dan kedisiplinan.
Jelang bergulirnya laga-laga penentu di Babak 8 Besar Liga Nusantara, para pemain pilar diwajibkan tampil lebih cerdik.
Menghindari cedera fatal serta menjaga diri agar tidak terkena sanksi akumulasi kartu kuning atau merah adalah instruksi yang tidak bisa ditawar.
Kesempurnaan fisik, kesiapan mental, dan kedisiplinan tingkat tinggi akan menjadi kunci utama bagi PSGC Ciamis untuk mewujudkan mimpi besar berlaga di kasta kedua sepak bola Indonesia musim depan.





