
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh para siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Andalan Cijantung.
Dalam ajang Olimpiade Matematika Unigal (Omega) Tahun 2025 tingkat Priangan Timur, 10 Juli 2025 lalu, MI Andalan Cijantung berhasil meraih sejumlah gelar juara sekaligus membuktikan kualitas pendidikan yang diterapkan.
Dalam kompetisi bergengsi ini, tiga siswa MI Andalan berhasil menorehkan prestasi gemilang, di antaranya:
- Juara 1 kategori Elementary 1 (kelas 3 & 4 SD/MI): Dzaki Irsyad Fathulloh dari Kelas Pemandu (kelas VI).
- Juara 1 kategori Elementary 2 (kelas 5 & 6 SD/MI): Arsyila Rumaisha Berdine dari Kelas Pemberani (kelas IV).
- Juara 2 kategori Elementary 1 (kelas 3 & 4 SD/MI): Kenan Syauqi Putra A dari Kelas Pemberani (kelas IV).
Atas capaian tersebut, Kepala MI Andalan, Dra. Hj. Ipah Hamidah, melalui salah satu guru, Wawan Lukmanul Hakim, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi.
Alhamdulillah, Wawan mengaku bersyukur, siswa-siswi MI Andalan Cijantung berhasil meraih juara dalam Olimpiade Omega 2025 tingkat SD/MI se-Priangan Timur.
“Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi mereka untuk semakin giat belajar,” ujar Wawan, Selasa (27/7/2025) di ruang kerjanya.
Wawan menjelaskan, salah satu kunci keberhasilan MI Andalan dalam mencetak siswa berprestasi adalah metode pengajaran yang mengedepankan konsep “Joyfulness” atau rasa kegembiraan dalam belajar.
Baik kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler dijalankan dengan pendekatan yang menyenangkan, sehingga siswa merasa betah dan termotivasi.
Sekolah ini juga memiliki 13 kegiatan ekstrakurikuler, termasuk klub matematika yang menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan logika dan berhitung.
“Alhamdulillah, berkat pembinaan yang terstruktur, banyak prestasi akademik maupun non-akademik yang berhasil diraih oleh siswa kami,” jelasnya.
MI Andalan turut membekali siswa dengan sarana pembelajaran yang mendukung, salah satunya adalah “Micro Forest for Education”, sebuah hutan mini yang dirancang untuk mengintegrasikan proses belajar dengan pengalaman langsung di alam.
Lingkungan sekolah yang nyaman ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta belajar sekaligus mengembangkan karakter siswa.
Selain akademik, MI Andalan menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak dini. Setiap tingkat kelas diberi tema karakter khusus.
Seperti Kelas Mandiri (kelas I), Kelas Kerjasama (kelas II), Kelas Peduli (kelas III), Kelas Pemberani (kelas IV), Kelas Tanggung Jawab (kelas V), dan Kelas Pemandu (kelas VI).
“Pendekatan ini membantu siswa memahami nilai-nilai positif sesuai dengan perkembangan usia mereka,” tambah Wawan.
MI Andalan juga menerapkan sistem Team Teaching, di mana setiap kelas dibimbing oleh dua hingga tiga guru sesuai kebutuhan pembelajaran.
Hal ini memungkinkan perhatian yang lebih optimal bagi setiap siswa.
Tak hanya itu, komunikasi antara guru dan orang tua terjalin secara erat untuk memantau perkembangan siswa.
Sekolah bahkan menyediakan layanan konseling melalui guru BK yang bisa diakses secara langsung atau melalui saluran komunikasi seperti telepon dan pesan singkat.
“Kami percaya bahwa kolaborasi antara guru dan orang tua sangat penting untuk memastikan anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang sholeh atau sholehah, berkarakter, dan berprestasi,” tegas Wawan.
Dengan berbagai pendekatan tersebut, MI Andalan berharap prestasi yang diraih para siswanya dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berinovasi dalam metode belajar-mengajar.
“Semoga capaian ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga menjadi penyemangat untuk mencetak generasi yang unggul di masa depan,” pungkas Wawan.





