Berita

Resmi! Dr. Tita Terpilih Sebagai Rektor Unigal yang Baru, Ini Tantangan Besar yang Menanti

Dr. Tita terpilih sebagai Rektor Unigal yang baru setelah menyisihkan 13 kandidat. Simak target penyelesaian masalah mahasiswa mandek di sini.

Proses seleksi panjang kepemimpinan Universitas Galuh (Unigal) Ciamis akhirnya resmi berakhir. Dalam keputusan final yang diumumkan oleh pihak yayasan, ditetapkan bahwa Dr. Tita terpilih sebagai Rektor Unigal yang baru untuk periode masa jabatan mendatang.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Pembina Unigal, Agun Gunandjar Sudarsa, setelah seluruh tahapan penilaian rampung dilaksanakan. Suksesi ini menandai babak baru dalam manajemen struktural perguruan tinggi terbesar di Ciamis tersebut.

Tahapan Seleksi Ketat di Universitas Galuh

Agun Gunandjar Sudarsa menjelaskan bahwa proses pemilihan berjalan secara transparan dan berlapis melalui tim independen yang dipimpin oleh Prof. Uman dan Prof. Syamsu. Pada tahap awal, terdapat total 13 dosen internal yang dinyatakan memenuhi syarat pencalonan.

Melalui penyaringan ketat, tim seleksi kemudian mengerucutkan nama menjadi lima kandidat untuk menjalani tahapan uji publik. Dari lima nama tersebut, kompetisi mengerucut pada dua kandidat akhir, yaitu Dr. Tita dan Dr. Dewi.

Berdasarkan hasil musyawarah dan penilaian rekam jejak, diumumkan bahwa Dr. Tita terpilih sebagai Rektor Unigal yang baru. Di sisi lain, Dr. Dewi secara terbuka menyatakan dukungan penuh dan berlapang dada mengakui keunggulan jam terbang koleganya tersebut.

Ketua Pembina Ypg Ciamis Jelaskan Tahapan Seleksi Rektor
Resmi! Dr. Tita Terpilih Sebagai Rektor Unigal Yang Baru, Ini Tantangan Besar Yang Menanti 3

Manajemen Kampus Targetkan Penyelesaian Dua Masalah Krusial

Meski prosesi pelantikan berjalan lancar, agenda kerja berat sudah menanti rektorat baru. Dewan Pembina menyoroti dua masalah utama yang harus segera diselesaikan, yaitu penurunan tren jumlah mahasiswa baru dan tingginya angka mahasiswa lama yang mandek.

Baca Juga :  Upacara HUT RI ke 78 di Ciamis Berlangsung Khidmat, Meski Sempat Diguyur Hujan

Berdasarkan data internal pihak yayasan, saat ini tercatat ada sekitar 850 mahasiswa lama yang proses studinya mengalami stagnasi. Terkait kondisi tersebut, rektor baru diminta segera melakukan riset mendalam untuk memetakan akar penyebab masalah.

Oleh karena itu, momentum di mana Dr. Tita terpilih sebagai Rektor Unigal yang baru menjadi tumpuan besar bagi masa depan kampus. Manajemen baru dituntut melahirkan solusi cepat untuk mengatasi penurunan pendaftaran yang juga tengah melanda berbagai kampus lain.

Agun menegaskan bahwa langkah pemetaan ini harus dilakukan secara objektif dan berbasis data akurat. Pihak yayasan memberikan tenggat waktu agar kebijakan taktis penyelematan akademis tersebut bisa segera dieksekusi dalam waktu dekat.

Implementasi Visi Kampus Konservasi Budaya

Selain masalah manajerial, rektorat baru juga diwajibkan mengawal visi utama Unigal sebagai kampus konservasi budaya. Agun mengingatkan agar konsep konservasi tersebut tidak sekadar terjebak pada simbolisme seni tari atau ritual kunjungan situs sejarah.

Visi tersebut harus diimplementasikan secara konkret ke dalam kebijakan harian kampus yang berlandaskan asas asah, asih, dan asuh. Nilai-nilai lokal Budaya Galuh ini wajib menjadi dasar pembentukan karakter seluruh civitas akademika.

Baca Juga :  DPRKPLH Ciamis Raih Penghargaan Nasional Adi Niti untuk Upaya Pelestarian Lingkungan

Setelah Dr. Tita terpilih sebagai Rektor Unigal yang baru, kebijakan lingkungan kampus langsung disorot. Beberapa program kerja konkret yang harus dikawal antara lain penegakan kawasan bebas rokok, pembiasaan pola hidup bersih, hingga aturan busana adat Galuh.

“Contoh konkretnya adalah penegakan kawasan bebas rokok, pembiasaan pola hidup bersih di lingkungan kampus, hingga rencana penggunaan busana adat Galuh pada hari-hari tertentu,” kata Agun menjabarkan instruksinya.

Respons Terhadap Dinamika Politik Kabupaten Ciamis

Di tempat yang sama, Agun juga sempat dimintai keterangan oleh awak media mengenai dinamika politik di Kabupaten Ciamis. Pertanyaan tersebut berkaitan dengan kekosongan posisi jabatan Wakil Bupati Ciamis yang hingga kini belum terisi.

Namun, menanggapi hal tersebut, politisi senior ini memilih untuk tidak berkomentar terlalu jauh ke ranah pemerintahan daerah. Ia menegaskan bahwa urusan pengisian jabatan tersebut sepenuhnya merupakan hak prerogatif dan wewenang mutlak dari Bupati Ciamis.

Agun menyatakan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memastikan stabilitas institusi pendidikan di Unigal tetap terjaga. Ia berharap iklim akademis pasca-pemilihan rektor tetap kondusif dan fokus pada peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Dengan demikian, fakta bahwa Dr. Tita terpilih sebagai Rektor Unigal yang baru diharapkan membawa dampak positif langsung pada performa kampus. Publik kini menunggu langkah taktis pertama dari rektor perempuan tersebut dalam menyelesaikan target dari yayasan.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca