
Upaya mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan kembali mendapat dukungan penuh dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Pada tahun 2025 ini, TMMD ke-126 resmi dimulai di Desa Sukamulya, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, sebagai bentuk sinergi nyata antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam mempercepat pembangunan di daerah.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat pada Rabu (8/10/2025) di Lapangan Desa Sukamulya, dipimpin langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Danrem 062/Tarumanagara Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., Dandim 0613/Ciamis Letkol Inf Afiid Cahyono, Wakapolres Ciamis, jajaran Forkopimda, dan para Kepala OPD terkait.
Kolaborasi Strategis antara TNI dan Pemerintah Daerah
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat Sunarya menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa secara menyeluruh.
Ia menyebutkan, kerja sama lintas sektor seperti ini menjadi kunci penting dalam mengatasi kesenjangan pembangunan yang masih terjadi di beberapa wilayah pedesaan.
“TMMD adalah kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, desa, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Herdiat.
Menurutnya, keberadaan TNI di tengah masyarakat bukan hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga motor penggerak pembangunan dan pembina semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
Tema: Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional
Tahun ini, TMMD ke-126 mengusung tema “Dengan Semangat TMMD, Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.”
Tema tersebut menjadi cerminan tekad bersama untuk tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan nasional melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
Program ini berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 8 Oktober hingga 6 November 2025, dengan fokus pada dua sasaran utama: pembangunan fisik dan nonfisik.
Pembangunan Fisik untuk Fasilitas Umum dan Lingkungan
Pada aspek pembangunan fisik, TMMD ke-126 di Desa Sukamulya akan mengerjakan berbagai proyek strategis yang dibutuhkan masyarakat, antara lain:
- Pembangunan rabat beton guna memperlancar akses antar dusun,
- Pembuatan septic tank komunal untuk meningkatkan sanitasi lingkungan,
- Pembangunan lapangan sepak bola sebagai sarana olahraga dan interaksi sosial, serta
- Penanaman pohon di berbagai titik sebagai bagian dari program penghijauan desa.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat desa, baik dari sisi mobilitas, kesehatan, maupun kegiatan sosial ekonomi.
Edukasi dan Pemberdayaan Warga Desa
Selain membangun infrastruktur, TMMD juga berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui kegiatan nonfisik.
Dalam program ini, TNI bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis dan OPD terkait akan memberikan berbagai penyuluhan dan edukasi kepada warga.
Materi yang diberikan mencakup wawasan kebangsaan, pencegahan radikalisme dan narkoba, hukum pidana dan perdata, serta pencegahan stunting.
Selain itu, warga juga mendapatkan pelatihan di bidang pertanian, perikanan, peternakan, kesehatan masyarakat, dan pengembangan UMKM.
Tak ketinggalan, pelayanan administrasi kependudukan juga dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen resmi.
Dengan demikian, TMMD tak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga memperkuat fondasi sosial dan ekonomi masyarakat.
Apresiasi untuk TNI: Profesional, Modern, dan Humanis
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Herdiat juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada TNI atas dedikasinya dalam menjaga keamanan dan turut aktif dalam pembangunan daerah.
Ia menilai TNI saat ini telah menjadi kekuatan pertahanan yang profesional, modern, dan humanis, mampu hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang penuh empati.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia. TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju,” ucapnya penuh semangat di hadapan peserta upacara.
Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan meriah, menandakan kuatnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang terus terjaga hingga saat ini.
Gotong Royong sebagai Ruh Pembangunan
Pelaksanaan TMMD ke-126 juga menegaskan kembali pentingnya semangat gotong royong sebagai ruh pembangunan bangsa.
Dalam setiap kegiatan, TNI bersama warga bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan di lapangan, memperlihatkan kebersamaan dan kepedulian sosial yang tinggi.
Semangat ini menjadi bukti bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya ditopang oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat sebagai pelaku utama perubahan di lingkungannya.
Melalui TMMD ke-126, pemerintah berharap hasil pembangunan dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan.
Warga Desa Sukamulya dan sekitarnya diharapkan mampu menjaga serta mengembangkan hasil kerja bersama ini agar memberi manfaat dalam jangka panjang.
“Dengan penuh tanggung jawab, mari kita sukseskan program TMMD ini. Kobarkan semangat gotong royong yang merupakan ruh bangsa Indonesia. Semoga kegiatan ini berjalan lancar hingga penutupan nanti,” pungkas Bupati Herdiat menutup sambutannya.
Program TMMD tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga simbol kolaborasi dan solidaritas nasional yang nyata.
Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan di pedesaan bukan lagi mimpi, melainkan langkah konkret menuju pemerataan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.





