
Pemerintah Kabupaten Ciamis mengadakan kegiatan sosial yang menyentuh langsung lapisan masyarakat prasejahtera di wilayahnya.
Melalui momentum penting daerah, program khitanan massal Hari Jadi Ciamis resmi dibuka langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.
Acara penuh keberkahan tersebut bertempat di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis pada Selasa (09/06/2026).
Kegiatan kemanusiaan ini diselenggarakan melalui kerja sama erat antara Dinas Sosial Kabupaten Ciamis dengan Sentra Phalamarta Kementerian Sosial RI.
Sebanyak 51 anak dari berbagai pelosok desa di Kabupaten Ciamis tercatat menjadi peserta yang mendapatkan layanan medis gratis tersebut.
Langkah nyata ini diambil sebagai wujud rasa syukur mendalam dari jajaran pemerintah daerah.
Selain sebagai seremoni, agenda khitanan massal Hari Jadi Ciamis ini menjadi rangkaian utama aksi sosial dalam memperingati hari lahir Kabupaten Ciamis ke-384.
Kehadiran program ini dinilai sangat tepat waktu di tengah situasi ekonomi masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan nyata.
Pemerintah daerah juga memastikan seluruh fasilitas medis yang disediakan memiliki standar kelayakan tinggi.
Ringkasan Berita
Kepedulian Nyata Melalui Khitanan Massal Hari Jadi Ciamis
Dalam pidato pembukaannya, Bupati Herdiat Sunarya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara.
Beliau secara khusus menyapa serta berbincang hangat dengan para orang tua yang setia mendampingi putra-putra mereka sejak pagi hari. Momen ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi yang akrab antara pemimpin dan warganya.
“Terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah hadir mendampingi putra-putranya. Mudah-mudahan silaturahmi melalui agenda khitanan massal Hari Jadi Ciamis ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Herdiat di hadapan para undangan.
Beliau juga menambahkan bahwa kebersamaan antara pemerintah dan rakyat adalah modal utama pembangunan daerah.
Oleh karena itu, kegiatan yang berorientasi pada kemaslahatan publik akan terus diprioritaskan. Komitmen ini sejalan dengan visi besar daerah untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Bupati Ciamis kemudian mendoakan agar seluruh proses pelaksanaan khitanan berjalan dengan aman, lancar, serta tanpa ada hambatan medis sedikit pun.
Beliau berharap tim dokter yang bertugas dapat memberikan pelayanan terbaik bagi kenyamanan anak-anak peserta.
Di samping itu, dukungan psikologis dari orang tua juga dianggap penting agar anak-anak tidak merasa takut saat tindakan medis berlangsung.
Lebih dari sekadar tindakan medis, Herdiat memanjatkan doa terbaik agar anak-anak yang mengikuti program khitanan massal Hari Jadi Ciamis tumbuh menjadi generasi unggul.
Beliau berharap mereka menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta membawa manfaat besar bagi agama, bangsa, dan negara.
“Semoga anak-anak yang mengikuti khitanan massal Hari Jadi Ciamis ini menjadi generasi yang sehat, saleh, dan kelak dapat membanggakan keluarga serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas,” tutur beliau dengan penuh harap.
Gotong Royong dan Komitmen Kesejahteraan Masyarakat Ciamis
Lebih lanjut, Herdiat menjelaskan bahwa esensi utama dari khitanan massal Hari Jadi Ciamis adalah representasi kepedulian sosial yang nyata dari pemerintah kepada warganya.
Momentum pertambahan usia daerah yang kini menginjak angka 384 tahun harus diisi dengan hal-hal produktif. Pemerintah enggan jika hari jadi hanya diperingati secara mewah namun hampa makna.
Menurut pandangan beliau, sejarah panjang daerah harus menjadi refleksi untuk terus menghadirkan program yang dampaknya langsung dirasakan oleh dapur masyarakat.
Oleh karena itu, sinergi dengan lembaga vertikal seperti Kementerian Sosial akan terus diperkuat di masa depan. Model kolaborasi seperti ini terbukti mampu memperluas jangkauan bantuan sosial di wilayah Ciamis.
“Aksi khitanan massal Hari Jadi Ciamis ini merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan kepada daerah ini. Mudah-mudahan ke depan Ciamis semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan pembangunan dapat terus kita lakukan bersama-sama,” ungkap Herdiat secara optimistis.
Melalui pelaksanaan bakti sosial ini, jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan dapat terus bertumbuh subur di tengah masyarakat.
Selain meringankan beban finansial keluarga peserta, program ini juga menjadi bagian dari investasi jangka panjang daerah. Investasi tersebut berupa pembentukan generasi penerus yang sehat secara fisik dan mulia secara akhlak.
Pada akhirnya, kesuksesan agenda khitanan massal Hari Jadi Ciamis membuktikan bahwa perayaan hari jadi ke-384 tidak sekadar menjadi ajang seremonial belaka.
Keberadaan program ini mampu menyebarkan kebahagiaan yang merata dan menghadirkan manfaat konkret yang membekas di hati masyarakat luas.
Pemerintah daerah pun berjanji akan terus menjaga konsistensi program pro-rakyat ini pada tahun-tahun mendatang.





