Berita

Akibat Percikan Las, Toko Kelontong di Banjarsari Ciamis Ludes Terbakar Hingga Rugi Ratusan Juta

Advertisements

Nasib nahas menimpa Sutirah (34), warga Desa Pasawahan, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

Toko kelontong miliknya hangus terbakar beserta seluruh isinya pada Senin (1/12/2025) malam, yang diduga dipicu oleh hal sepele: percikan api dari alat las.

Insiden kebakaran hebat ini terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di Dusun Munggangwareng.

Selain menghanguskan bangunan, peristiwa ini juga menyebabkan kerugian materi yang sangat besar serta satu warga mengalami luka ringan saat mencoba memadamkan api.

Kronologi Kejadian: Percikan Api Menyambar Bensin

Berdasarkan keterangan Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, S.Ip, api diduga kuat berasal dari proses pengelasan pagar di bagian depan toko.

Sebelum kejadian, pemilik toko memang memanggil tukang las untuk melakukan perbaikan.

Baca Juga :  Padepokan Tjakra Poetra & Puspa Arum Hadirkan Kolaborasi Epik di Panggung NJP 2025

Namun, tanpa disadari, percikan api las listrik tersebut diduga menyambar area penyimpanan bahan bakar eceran (bensin dan solar) yang berada tidak jauh dari lokasi pengelasan.

Material cair yang mudah terbakar itu langsung memicu ledakan kecil dan kobaran api yang membesar dengan cepat dalam hitungan detik.

Advertisements

“Api diduga berasal dari percikan las listrik yang mengenai tempat penjualan bensin, sehingga memicu kebakaran besar,” ujar Budi (1/12).

Upaya Pemadaman dan Total Kerugian

Melihat kobaran api yang kian beringas, warga setempat segera bertindak. Rizki (29), salah satu saksi mata, berinisiatif menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Pos WMK Banjarsari.

Meskipun tim damkar saat itu tengah menangani kebakaran lain, mereka segera meluncur ke lokasi kejadian dengan dua unit mobil pancar.

Baca Juga :  APMMS Desak Kejari Ciamis Tegakkan Hukum Maksimal terhadap Pelaku Asusila Anak

Proses pemadaman melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur, mulai dari aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga relawan bencana seperti Tagana dan Baznas.

Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.40 WIB.

Sayangnya, meski tim merespons dengan cepat, toko berukuran 10 x 12 meter tersebut beserta isinya tidak terselamatkan.

Berdasarkan pendataan sementara, total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 350 juta.

Pihak Damkar Ciamis pun kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada saat melakukan pekerjaan konstruksi di dekat bahan mudah terbakar.

Advertisements

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker