
Pemerintah Kabupaten Ciamis bergerak cepat dalam memperkuat tata kelola anggaran di tingkat akar rumput. Berkolaborasi dengan BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Pemkab menggelar workshop intensif terkait pengelolaan keuangan desa Ciamis yang akuntabel. Kegiatan strategis ini dilangsungkan secara hibrida di Aula Setda Ciamis.
Langkah taktis ini diambil sebagai respons nyata terhadap tuntutan transparansi publik yang kian meningkat di era digital. Selain itu, agenda besar ini menjadi bagian krusial dari upaya percepatan transformasi ekonomi desa yang inklusif serta berkelanjutan di seluruh wilayah Tatar Galuh.
Ringkasan Berita
Komitmen Bersama Dorong Kemandirian Lokal
Acara yang dinilai sangat krusial bagi masa depan desa ini dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Ciamis, Budi Waluya, S.E., M.M.
Kehadiran sejumlah tokoh penting dari tingkat nasional hingga daerah dalam kegiatan ini menegaskan satu hal penting. Masalah pengawasan anggaran di tingkat desa kini telah menjadi prioritas utama yang tidak boleh diabaikan.
Turut hadir dalam forum tersebut perwakilan dari DPR RI, Kepala Perwakilan BPKP Jawa Barat, serta Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
Sinergi lintas sektor ini sengaja dibentuk oleh pemerintah daerah untuk memberikan pengawalan hukum sekaligus bimbingan teknis secara menyeluruh kepada para aparatur desa.
Dalam pidato pembukaannya, Pj Bupati Ciamis memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak BPKP Jawa Barat yang terus konsisten mengawal akuntabilitas daerah.
“Prinsip efektivitas, efisiensi, dan transparansi dalam pengelolaan keuangan desa Ciamis saat ini sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Ini adalah fondasi paling utama jika kita ingin menciptakan kemandirian ekonomi desa yang sesungguhnya,” tegas Budi Waluya di hadapan peserta.
Peringatan Keras Pj Bupati Ciamis Terkait Anggaran
“Dana desa harus digunakan tepat sasaran dan sesuai peruntukannya. Oleh karena itu, prinsip akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan desa harus diterapkan dengan baik.” – Budi Waluya, Pj Bupati Ciamis.
Lebih lanjut, Budi Waluya juga mengingatkan secara tegas kepada seluruh kepala desa mengenai besarnya tanggung jawab moral dan hukum yang mereka piku saat ini.
Meskipun kucuran dana yang diterima oleh pemerintah desa jumlahnya terbilang sangat besar, ruang gerak pemanfaatannya tetap wajib mematuhi koridor hukum dan regulasi yang berlaku. Pengawasan ketat akan terus dilakukan agar tidak ada ruang bagi tindakan penyimpangan.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, Pemkab Ciamis ingin menyediakan sebuah wadah diskusi yang interaktif dan solutif.
Harapannya, para kepala desa tidak sungkan untuk mengurai berbagai kendala teknis yang kerap mereka hadapi di lapangan.
Dengan begitu, mereka dapat menemukan solusi terbaik yang sesuai dengan standar profesionalisme administrasi modern.
BPKP Jabar Fokus Tingkatkan Kapasitas SDM Aparatur
Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BPKP Jawa Barat, Adi Gemawan, memaparkan bahwa agenda penting ini diikuti secara antusias oleh 27 camat beserta seluruh kepala desa di Kabupaten Ciamis.
Pengkondisian acara dilakukan dengan baik secara tatap muka langsung (luring) maupun melalui konferensi video (daring).
Adi menjelaskan, fokus utama BPKP saat ini adalah menyuntikkan pemahaman manajerial yang kuat dan komprehensif kepada perangkat desa.
Peningkatan kapasitas SDM ini dinilai menjadi kunci utama yang paling efektif agar sistem pengelolaan keuangan desa Ciamis terhindar dari potensi fraud atau kesalahan administratif.
“Kami ingin memastikan bahwa desa-desa di Ciamis tidak hanya sekadar mahir dalam menyerap anggaran yang diturunkan, tetapi juga harus mampu mempertanggungjawabkannya secara bersih, rapi, dan transparan,” pungkas Adi secara optimis.
Daftar Desa Berprestasi di Kabupaten Ciamis
Sebagai bentuk apresiasi nyata atas komitmen tinggi dalam menjaga integritas, Pemkab Ciamis bersama BPKP memberikan penghargaan khusus kepada beberapa desa.
Desa-desa ini dinilai telah sukses dan konsisten menerapkan tata kelola pemerintahan terbaik di wilayahnya.
Berikut adalah daftar lengkap desa yang berhasil meraih penghargaan bergengsi tersebut berdasarkan kategori masing-masing:
| Kategori Penghargaan | Nama Desa | Kecamatan |
| Pengelolaan Keuangan Desa Terbaik | Desa Selasari Desa Rancah Desa Bangunharja | Kec. Kawali Kec. Rancah Kec. Cisaga |
| Pengelolaan Aset Desa Terbaik | Desa Tanjungsari Desa Kertaharja Desa Awiluar | Kec. Sadananya Kec. Cijeungjing Kec. Lumbung |
| Pengelolaan BUMDes Terbaik | Desa Margaharja Desa Mangkubumi Desa Werasari | Kec. Sukadana Kec. Sadananya Kec. Sadananya |
Pemberian apresiasi ini diharapkan mampu memicu stimulus positif dan motivasi bagi ratusan desa lainnya yang tersebar di Kabupaten Ciamis untuk terus melahirkan inovasi baru.
Dengan sistem pengelolaan keuangan desa Ciamis yang semakin sehat dan transparan, target besar pembangunan ekonomi yang inklusif serta mandiri diyakini akan melesat jauh lebih cepat dari sebelumnya.





