Berita

GOW Ciamis Gelar Talk Show Kesehatan, Edukasi Pencegahan Diabetes Melalui Senam Ringan bagi Perempuan Usia 45 Plus

Sebagai solusi ringan dan praktis, dr. Intan memperkenalkan senam sederhana yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan koran bekas, yang dikenal dengan senam injak dan remas koran.

Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wanita Persatuan Ummat Islam (PUI) Ciamis menggelar talk show kesehatan bertajuk “Cantik, Sehat, dan Tetap Aktif di Usia 45 Plus”.

Kegiatan ini difokuskan pada edukasi pencegahan gejala diabetes melalui penerapan gaya hidup sehat dan aktivitas fisik sederhana.

Talk show tersebut berlangsung di Gedung Puspita Ciamis, Rabu (14/1/2026) siang, dengan menghadirkan narasumber dr. Intan Hanifah Mutmainah dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSOP) Ciamis.

Kegiatan ini diikuti oleh 110 peserta yang merupakan pengurus perempuan dari 62 organisasi wanita yang tergabung dalam GOW Kabupaten Ciamis.

Ketua GOW Kabupaten Ciamis, Dra. Hj. Talbiyah Munadi, M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran kaum perempuan.

Khususnya usia 45 tahun ke atas, terhadap pentingnya menjaga kesehatan di tengah meningkatnya risiko penyakit tidak menular, salah satunya diabetes.

Dalam paparannya, dr. Intan Hanifah Mutmainah menjelaskan bahwa diabetes kini tidak hanya menyerang kalangan lanjut usia, tetapi juga semakin banyak ditemukan pada kelompok usia produktif, bahkan anak-anak dan remaja.

Kondisi ini, menurutnya, sangat dipengaruhi oleh pola makan dan minum yang tidak sehat serta kurangnya aktivitas fisik.

“Pencegahan diabetes dapat dilakukan melalui gaya hidup sehat, mulai dari menjaga pola makan dan minum, hingga melakukan aktivitas fisik secara rutin dan berkelanjutan,” ujar dr. Intan.

Baca Juga :  Guru SMK dari 10 Provinsi Ikuti Magang Penetasan Telur Ayam di Ciamis

Ia menjelaskan, salah satu gejala diabetes yang sering dialami penderita adalah rasa kebas atau kesemutan di bagian kaki.

Hal tersebut disebabkan oleh terganggunya aliran darah akibat kekakuan pembuluh darah di area tersebut.

Sebagai solusi ringan dan praktis, dr. Intan memperkenalkan senam sederhana yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan koran bekas, yang dikenal dengan senam injak dan remas koran.

Senam ini bertujuan untuk melancarkan aliran darah (vaskularisasi) di bagian kaki sekaligus menjaga kelenturan sendi.

Tidak hanya melalui tayangan video, dr. Intan juga mengajak tiga peserta untuk mempraktikkan langsung senam injak koran di atas panggung.

Dengan posisi duduk di kursi, para peserta mempraktikkan gerakan menggunakan koran bekas atau kertas lebar sebagai alat bantu.

“Tujuan dari senam ringan ini adalah untuk melancarkan pembuluh darah di bagian kaki, yang sering mengalami gangguan pada penderita diabetes atau mereka yang memiliki gejala diabetes,” jelasnya.

Dr. Intan menguraikan bahwa senam injak koran terdiri dari sepuluh tahapan gerakan. Diawali dengan mengangkat kedua kaki, kemudian menurunkannya untuk menginjak koran.

Gerakan dilanjutkan dengan meremas koran menggunakan telapak kaki secara berulang, merobek koran, hingga merapikannya kembali dengan telapak kaki.

Baca Juga :  Personel Polres Ciamis Melaksanakan Cek Kesehatan

Meski tampak sederhana, rangkaian gerakan tersebut mampu membuat tubuh berkeringat serta meningkatkan kelenturan kaki dan persendian.

“Senam ini bisa dilakukan di mana saja, baik di rumah maupun di kantor saat jam istirahat. Durasi cukup 10 hingga 15 menit setiap hari, bahkan bisa diperpanjang hingga 30 menit sesuai kemampuan,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan agar senam dilakukan tanpa paksaan. Jika merasa lelah, peserta disarankan untuk berhenti sejenak. Menurutnya, kunci utama dari manfaat senam ini adalah konsistensi dan rutinitas.

Selain melancarkan aliran darah di kaki, senam injak koran juga bermanfaat untuk melenturkan sendi, pinggul, dan pinggang.

Gerakan yang terlihat sederhana tersebut, apabila dilakukan secara rutin, dinilai memiliki manfaat besar bagi penderita diabetes maupun mereka yang memiliki gejala awal penyakit tersebut.

Di akhir kegiatan, Ketua GOW Kabupaten Ciamis, Dra. Hj. Talbiyah Munadi, M.H., menambahkan bahwa talk show ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum lanjutan penggalangan donasi melalui program GOW Peduli untuk membantu korban bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Alhamdulillah, hingga saat ini telah terkumpul donasi sebesar Rp20 juta dan siap untuk disalurkan kepada para korban,” ungkapnya.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca