
Satu momen krusial yang tercipta di Stadion Sriwaru, Solo, pada Selasa sore, 13 Januari 2026, menjadi penentu perjalanan PSGC Ciamis di Liga Nusantara 2025/2026.
Gol tunggal yang dicetak Haikal Khalil Fata melalui sundulan kepala sukses mengantarkan PSGC meraih kemenangan 1-0 atas Persitara Jakarta Utara sekaligus memastikan langkah tim tersebut ke babak delapan besar.
Gol tersebut lahir di tengah pertandingan yang berlangsung ketat dan sarat duel fisik. Haikal Khalil Fata tampil sebagai pembeda ketika memanfaatkan peluang di depan gawang Persitara.
Sundulan kepalanya tak mampu diantisipasi barisan pertahanan lawan, membuat bola bersarang di gawang dan mengubah papan skor.
Gol inilah yang kemudian menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut.
Kemenangan ini membawa dampak besar bagi posisi PSGC di klasemen sementara Grup B.
Tambahan tiga poin membuat tim berjuluk Laskar Singacala mengoleksi total 25 poin dan tetap kokoh di puncak klasemen.
Jarak poin dengan Persitara Jakarta Utara yang berada di peringkat kedua pun semakin melebar. Persitara hingga laga tersebut masih tertahan dengan raihan 17 poin.
Lebih dari sekadar kemenangan, hasil ini memastikan PSGC Ciamis mengamankan tiket ke babak delapan besar Liga Nusantara 2025/2026.
Dengan perolehan 25 poin, PSGC secara matematis sudah tidak mungkin tergeser dari posisi delapan besar, meskipun masih menyisakan tiga pertandingan di fase grup.
Asisten pelatih PSGC, Dicky Jong, membenarkan bahwa kemenangan atas Persitara menjadi penentu kelolosan timnya ke fase gugur.
Ia menegaskan bahwa secara hitung-hitungan poin, raihan yang dimiliki PSGC saat ini sudah cukup untuk mengamankan tempat di babak delapan besar Liga Nusantara musim ini.
Meski demikian, Dicky Jong mengingatkan bahwa perjuangan PSGC belum sepenuhnya selesai.
Status sebagai juara Grup B masih bergantung pada hasil tiga laga sisa yang akan dijalani pada putaran ketiga atau putaran terakhir fase grup.
PSGC masih harus menghadapi Tri Bharata Raflesia FC Bengkulu pada 16 Januari 2026, Pekanbaru FC Riau pada 20 Januari 2026, serta Persikota Tangerang Banten pada 25 Januari 2026.
Dari sisi perhitungan, PSGC hanya membutuhkan satu kemenangan tambahan dari tiga laga tersebut untuk memastikan diri keluar sebagai juara Grup B.
Catatan pertemuan sebelumnya menjadi modal berharga bagi PSGC dalam menatap laga-laga penentuan itu.
Pada putaran pertama dan kedua fase grup, PSGC tampil dominan saat berhadapan dengan ketiga calon lawan tersebut.
Menghadapi Tri Bharata Raflesia FC, PSGC mencatat kemenangan 3-1 pada putaran pertama dan kembali menang 1-0 pada putaran kedua.
Saat melawan Pekanbaru FC, PSGC sempat bermain imbang 2-2 pada putaran pertama, sebelum meraih kemenangan 1-0 di putaran kedua.
Sementara itu, Persikota Tangerang Banten selalu menjadi korban PSGC dengan dua kemenangan identik 3-0 pada putaran pertama dan kedua.
Manajer PSGC Ciamis, Dr Erwan Dermawan SSTP MSi, juga mengonfirmasi bahwa kemenangan atas Persitara memastikan timnya melangkah ke babak delapan besar.
Ia menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut, namun tetap menegaskan bahwa PSGC belum tentu keluar sebagai juara grup.
Menurut Erwan, fokus utama tim saat ini adalah menjaga konsistensi permainan dan tampil maksimal dalam tiga laga sisa fase grup.
Ia menilai bahwa kelolosan ke babak delapan besar harus menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemain untuk menutup fase grup dengan hasil terbaik.
Gol tunggal Haikal Khalil Fata pada laga melawan Persitara pun menjadi simbol efektivitas dan ketenangan PSGC dalam menghadapi laga-laga krusial.
Satu sentuhan kepala yang berujung gol bukan hanya menentukan hasil pertandingan, tetapi juga membuka jalan PSGC Ciamis menuju fase gugur Liga Nusantara 2025/2026 dengan kepercayaan diri tinggi.





