
Kabupaten Ciamis kembali menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu daerah berprestasi di ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Perbatasan (Porsenitas) ke-12 yang digelar di Kabupaten Indramayu.
Dalam kompetisi yang diikuti oleh sejumlah kabupaten di wilayah perbatasan Jawa Barat ini, kontingen Ciamis sukses mempertahankan posisi di tiga besar, berada di bawah tuan rumah Indramayu sebagai juara umum, dan Kabupaten Kuningan di peringkat kedua.
Capaian Medali Ciamis di Porsenitas ke-12
Menurut data resmi dari Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis, total medali yang dikumpulkan Ciamis mencapai 17 medali, terdiri dari 3 medali emas, 9 medali perak, dan 5 medali perunggu.
Tiga medali emas berhasil disumbangkan melalui cabang olahraga bulutangkis putra, sepak takraw putri, dan kesenian.
Sementara itu, sembilan medali perak diraih dari bulutangkis putra, tenis meja putri, pickleball putri, sepak takraw putra, voli pasir putri, serta tarumpah panjang putra dan putri.
Adapun lima medali perunggu berhasil diperoleh melalui tenis lapangan putra, pickleball tunggal putra, pickleball ganda putra, pickleball putri, dan sepak takraw putra.
Konsistensi Prestasi di Tengah Efisiensi
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Ciamis mampu menjaga tradisi sebagai salah satu kontingen unggulan, meski tahun ini memilih efisiensi dalam keikutsertaan cabang olahraga.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Disbudpora Ciamis, Hendri Ridwansyah, mewakili Kepala Disbudpora Dian Budiyana.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas capaian ini. Kabupaten Ciamis tetap mampu mempertahankan posisi tiga besar meskipun dalam Porsenitas ke-12 kali ini kami melakukan efisiensi dalam keikutsertaan cabang olahraga. Namun, semangat juang dan prestasi para atlet tetap luar biasa,” ujar Hendri dengan nada optimistis.
Fokus pada Cabor Potensial, Hasil Tetap Gemilang
Lebih lanjut, Hendri mengungkapkan bahwa kontingen Ciamis hanya menurunkan delapan cabang olahraga (cabor) dalam ajang kali ini.
Langkah tersebut merupakan strategi yang disesuaikan dengan arahan Bupati Ciamis, di mana daerah diminta untuk fokus mengikuti cabang-cabang yang berpotensi besar meraih medali.
“Kami mengikuti arahan Bapak Bupati agar lebih fokus pada cabang-cabang yang memiliki peluang juara. Tidak semua nomor pertandingan kami isi, tetapi kami prioritaskan yang potensial. Hasilnya, strategi ini terbukti efektif,” jelasnya.
Pendekatan selektif tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh jumlah partisipasi, melainkan juga oleh perencanaan yang matang dan pembinaan atlet yang berkesinambungan.
Apresiasi Tinggi untuk Para Atlet dan Official
Hendri juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh atlet, pelatih, dan official yang telah berjuang membawa nama baik Kabupaten Ciamis di tingkat regional.
“Kami berterima kasih kepada semua atlet yang sudah berjuang dengan penuh semangat dan sportivitas, juga kepada pelatih dan official yang terus mendampingi dengan penuh dedikasi. Hasil ini merupakan buah dari kerja sama dan kekompakan seluruh tim,” tutur Hendri.
Ia menambahkan, capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet muda di Ciamis untuk terus berlatih dan berprestasi dalam ajang-ajang berikutnya, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Rencana Evaluasi dan Penguatan Pembinaan
Ke depan, Disbudpora Ciamis berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa kontingen dan program pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga.
Langkah ini bertujuan untuk memperkuat potensi daerah dalam menghadapi ajang Porsenitas ke-13 dan kompetisi olahraga lainnya.
“Kami akan melakukan evaluasi agar pembinaan atlet semakin optimal. Dari pengalaman ini, kami belajar bahwa fokus dan strategi sangat penting dalam mencapai prestasi maksimal,” ujarnya.
Tradisi Prestasi yang Perlu Dijaga
Konsistensi Kabupaten Ciamis dalam mempertahankan posisi tiga besar di ajang Porsenitas menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan olahraga dan seni di wilayah perbatasan.
Tradisi prestasi ini mencerminkan semangat pantang menyerah, profesionalisme atlet, serta dukungan kuat dari pemerintah daerah dan masyarakat.
Dengan modal semangat dan strategi yang tepat, Kabupaten Ciamis diyakini akan mampu menjaga bahkan meningkatkan prestasi pada gelaran Porsenitas berikutnya.





