27.3 C
Indonesia
Senin, Oktober 14, 2019
No menu items!

Warga Danau Sentani Butuh Air Bersih

Wajib Baca

Aplikasi Support Fitur Dark Mode,Ada WhatsApp

Jakarta, Reportasee.com, -- Aplikasi Support Fitur Dark Mode,Ada WhatsApp. Beberapa aplikasi akan merilis aplikasi mereka yang sudah...

Cara Kupas Kulit Tomat Lebih Praktis Dan Mudah

Tomat merupakan salah satu buah-buahan yang menjadi bahan wajib untuk prmbuatan saus tomat yang sering dipakai pada...

Manfaat Madu Untuk Kecantikan Yang Begitu Variatif

Madu memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk tubuh ketika dikonsumsi secara rutin. Selain dapat meningkatkan kekebalan...

Hingga kini, air di Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, masih meluap. Perkampungan yang ada di sekitarnya masih tergenang hingga ketinggian 1,5 meter.

Menurut Obaja Pulalo, yang merupakan anggota Majelis Gereja GKI Elim Ayapo, Kamis (28/03/2019), masyarakat di Kampung Ayapo mulai kesulitan mendapatkan air bersih.

“Air bersih sangat kami butuhkan karena beberapa hari ke depan kami tidak mempunyai air minum,” ungkapnya.

Masyarakat Kampung Ayapo, Distrik Sentani Timur, yang totalnya sekitar 200 kepala keluarga kini mengungsi ke tiga lokasi dan semuanya membutuhkan akses air bersih karena banyak yang mulai jatuh sakit.

“Rata-rata sakitnya malaria serta gatal-gatal, kalau anak-anak kecil diare,” ungkapnya.

Luapan air Danau Sentani merupakan dampak dari bencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Jayapura pada 16 Maret 2019.

Kini, kondisi air di lokasi tersebut diyakini sudah mulai tercemar.

“Kalau menurut kami sebelum ada (pasokan) air bersih masyarakat sudah menggunakan air danau untuk minum serta kami mengkhawatirkan bila ini menjadi penyakit karena kita tahu dengan adanya bencana ini semua kotoran dari gunung (Cyclop) serta kota masuk ke Danau Sentani,” ungkap Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Yulianus Mambrasar.

BWS Papua kini sudah membuka beberapa posko air bersih batas kota, Distrik Heram, Kota Jayapura.

Dari lokasi tersebut, pasokan air bersih didistribusikan menggunakan tandon yang diangkut menggunakan perahu milik warga.

Hanya saja, terang Mambrasar, pola tersebut tidak efektif karena jarak tempuh pendistribusian cukup jauh serta air yang bisa diangkut sangat terbatas.

Karenanya kini BWS Papua tengah berupaya membangun intake atau penampungan awal dari sumber air di beberapa titik yang ada di sekitaran Danau Sentani.

“Ada sekitar tiga sampai empat lokasi yang ditunjukan masyarakat, kami akan survei untuk mengecek. Kalau bisa kami alirkan (air) secara grativasi kami akan lakukan untuk mendekatkan air ke pinggir danau,” jelasnya.

Dengan sistem pola tersebut, ia meyakini masyarakat di sekitar Danau Sentani dapat lebih mudah mendapatkan akses air bersih.***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Terbaru

Aplikasi Support Fitur Dark Mode,Ada WhatsApp

Jakarta, Reportasee.com, -- Aplikasi Support Fitur Dark Mode,Ada WhatsApp. Beberapa aplikasi akan merilis aplikasi mereka yang sudah...

Cara Kupas Kulit Tomat Lebih Praktis Dan Mudah

Tomat merupakan salah satu buah-buahan yang menjadi bahan wajib untuk prmbuatan saus tomat yang sering dipakai pada makanan-makanan tertentu khususnya makanan-makanan dari...

Manfaat Madu Untuk Kecantikan Yang Begitu Variatif

Madu memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk tubuh ketika dikonsumsi secara rutin. Selain dapat meningkatkan kekebalan dan kesehatan tubuh seseorang, madu...

Tips Jadi Pejuang Anti Hoaks Di Whatsapp Untuk Anda

Sebagai pengguna smartphone, Anda pasti tidak asing dengan aplikasi whatsapp. Whatsapp adalah aplikasi yang memungkinkan penggunanya bisa berbicara dengan pengguna lainnya melalui media smartphone. Dengan...

IJTI Tapal Kuda: Ya Liputan, Ya Sigap Tangani Bencana

Reprotasee.com - Rapat Kerja (Raker) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Tapal Kuda diadakan di Hotel Luminor Jember, Minggu (14/10/2019).
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -
%d blogger menyukai ini: