NasionalBerita

Pengamat Sebut ini Penyebab Maraknya Travel Ilegal di Indonesia

Aqsa Guest House
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
Aqsa Guest House
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024

Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mengungkapkan maraknya travel gelap di musim mudik lebaran disebabkan oleh minimnya transportasi umum antar daerah.

Hal inilah yang mengakibatkan masyarakat, terutama di pedesaan, kesulitan untuk bepergian ke kota-kota besar.

Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah MTI Pusat, Djoko Setijowarno, menjelaskan bahwa travel gelap ini tidak hanya terjadi saat lebaran, tetapi juga sepanjang tahun.

Namun, jumlahnya meningkat tajam saat musim mudik karena banyak orang yang ingin pulang kampung.

Menurut Djoko, kendaraan yang digunakan untuk travel gelap ini tidak hanya Granmax, tetapi juga Hiace dan Elf.

Namun, seperti dilansir dari CNN Indonesia, dua jenis kendaraan terakhir ini banyak yang resmi dan cocok untuk mobil travel.

Granmax sendiri dinilai tidak cocok untuk dijadikan mobil travel karena tidak nyaman untuk digunakan oleh banyak orang.

Salah satu solusi untuk mengurangi travel gelap adalah dengan membenahi transportasi antar kota seperti di Jakarta.

Djoko pun menyarankan agar pemerintah memperbaiki angkutan umum di daerah dan antar kota seperti TransJakarta.

Sementara itu, Pengamat Transportasi Universitas Indonesia, Andyka Kusuma, mengatakan bahwa sulit untuk membenahi travel gelap karena Indonesia tidak memiliki standar keselamatan kendaraan yang jelas.

Akibatnya, kendaraan apapun bisa dijadikan travel tanpa memenuhi standar yang seharusnya.

Andyka menegaskan bahwa semua kendaraan yang digunakan untuk mengangkut orang dan menarik biaya seharusnya berpelat kuning.

Ia pun berharap pemerintah bisa menetapkan standar yang jelas untuk kendaraan di dalam negeri.

Lanjutkan Membaca
Back to top button