Berita

Mencekam! Ular King Kobra Masuk Rumah Warga Ciamis Saat Musim Kemarau, Bersembunyi di Bawah Karung Gabah

Peristiwa ular king kobra masuk rumah warga Ciamis gegerkan publik. Petugas damkar langsung bergerak cepat mengevakuasi reptil berbisa sepanjang 3 meter ini.

Memasuki musim kemarau tahun ini, fenomena kemunculan reptil berbahaya kian meresahkan masyarakat. Kejadian mengerikan mengenai ular king kobra masuk rumah warga Ciamis kini menjadi momok menakutkan yang menuntut kewaspadaan tingkat tinggi bagi seluruh penghuni pemukiman.

Peristiwa mendebarkan ini dialami oleh Suryati, seorang ibu rumah tangga berusia 49 tahun. Ia merupakan warga Dusun Merejan, RT 01 RW 04, Desa Ratawangi, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

Kejadian tersebut berlangsung pada Rabu siang, 1 Juli 2026, sekitar pukul 13.40 WIB saat kondisi lingkungan sekitar sedang cukup terik.

Kronologi bermula ketika Suryati hendak beraktivitas menuju dapur rumahnya untuk mempersiapkan keperluan makan siang keluarga.

Namun, langkah kakinya mendadak terhenti seketika sebelum ia berhasil menginjakkan kaki di ruangan memasak tersebut.

Perempuan paruh baya itu terkejut bukan main ketika melihat siluet asing yang bergerak mencurigakan.

Teror Ular King Kobra Masuk Rumah Warga Ciamis saat Kemarau

Ia memergoki seekor ular berukuran cukup besar yang sedang bersembunyi secara misterius di bawah tumpukan karung berisi gabah.

Ketakutan yang luar biasa langsung melanda dirinya karena menyadari potensi bahaya fatal dari reptil tersebut. Tanpa berpikir panjang, Suryati segera membatalkan niatnya ke dapur demi keselamatan jiwanya.

Khawatir terjadi hal-hal fatal yang tidak diinginkan bagi anggota keluarganya, ibu rumah tangga tersebut langsung berinisiatif mengambil langkah taktis.

Ia segera menghubungi petugas pemadam kebakaran yang tengah menjalankan piket siaga di Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari. Laporan darurat tersebut direspons secara instan oleh personel yang bertugas.

Baca Juga :  Herdiat Tegaskan Usulan Calon Wakil Bupati Wajib Lewat Rekomendasi Partai

Mendapat laporan mendesak dari warga, dua orang petugas damkar yang sedang bersiaga penuh langsung bergerak cepat.

Personel pemberani bernama Bintang dan Anto tersebut bergegas menuju lokasi menggunakan mobil pancar bernomor polisi Z 8163 T.

Kecepatan respons ini menjadi kunci utama penanganan kasus ular king kobra masuk rumah warga Ciamis agar tidak menimbulkan korban jiwa.

Sesampainya di tempat kejadian perkara, area dapur langsung disterilkan dari aktivitas penghuni rumah untuk menghindari risiko serangan mendadak.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat S.IP., memberikan konfirmasi resmi mengenai jalannya operasi penyelamatan darurat siang itu.

Menurut penjelasan Budi Rahmat, sewaktu petugas tiba di lokasi, kondisi satwa liar berbisa tersebut masih cenderung pasif.

Hewan melata itu terpantau sedang bersembunyi meringkuk secara rapat di bawah tumpukan karung berisi gabah milik pelapor.

Kondisi pencahayaan ruangan yang agak remang-remang sempat menyulitkan pandangan awal petugas di lapangan.

Dengan tingkat kewaspadaan yang sangat tinggi serta penerapan prosedur keselamatan yang ketat, Bintang dan Anto mulai mengeksekusi proses evakuasi.

Mereka menggunakan peralatan khusus berupa tongkat penjepit (snake catcher) dan kantong pengaman berukuran besar.

Keahlian taktis sangat dibutuhkan mengingat laporan ular king kobra masuk rumah warga Ciamis selalu memiliki risiko fatalitas tinggi.

Evakuasi Dramatis Satwa Berbisa Sepanjang Tiga Meter

Kedua petugas akhirnya berhasil menciduk ular yang berukuran cukup besar dan panjang tersebut dari tempat persembunyiannya.

Setelah berhasil ditarik ke area terbuka, barulah diketahui secara pasti jenis reptil mengerikan tersebut.

Baca Juga :  Ciamis Raih Juara Pertama di Kelas Double Women Turnamen Petanque

Satwa liar itu ternyata berupa seekor ular sangat berbisa jenis king kobra (Ophiophagus hannah) yang memiliki panjang tubuh mencapai 3 meter.

Keberhasilan evakuasi tanpa cedera ini membuktikan profesionalisme tinggi yang dimiliki oleh personel pemadam kebakaran Kabupaten Ciamis.

Proses pengamanan berjalan secara dramatis namun berhasil diselesaikan dalam waktu yang relatif sangat singkat berkat ketenangan petugas.

Setelah memastikan area rumah benar-benar steril dan aman, ular berbisa itu langsung dimasukkan ke dalam kotak penyimpanan khusus.

Sekitar pukul 14.30 WIB pada Rabu siang yang menegangkan itu, Anto dan Bintang akhirnya bersiap meninggalkan kediaman Suryati.

Mereka segera kembali menuju Pos WMK Banjarsari untuk melanjutkan piket siaga rutin dan mengamankan barang bukti satwa liar tersebut.

Rencananya, pihak berwenang akan berkoordinasi dengan instansi konservasi terkait untuk melepasliarkan ular itu ke habitat yang jauh dari pemukiman.

Pihak pemadam kebakaran mengimbau agar warga selalu menjaga kebersihan lingkungan, terutama tumpukan barang bekas atau hasil panen yang sering memicu datangnya tikus.

Pasalnya, keberadaan mangsa tersebut dapat menjadi alasan kuat mengapa ular king kobra masuk rumah warga Ciamis secara tidak terduga di musim kemarau.

Apabila masyarakat menemukan indikasi keberadaan satwa liar berbahaya di sekitar tempat tinggal, diharapkan tidak melakukan tindakan evakuasi mandiri tanpa keahlian khusus.

Segera hubungi pos pemadam kebakaran terdekat yang selalu bersiaga penuh selama 24 jam demi menjamin keselamatan publik.

Langkah cepat penanganan kasus ular king kobra masuk rumah warga Ciamis ini menjadi contoh nyata sinergi penyelamatan yang sukses.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca