27.3 C
Indonesia
Senin, Oktober 14, 2019
No menu items!

Seorang Guru Honorer Begal Payudara, Wisatawan Turis Asing

Wajib Baca

Aplikasi Support Fitur Dark Mode,Ada WhatsApp

Jakarta, Reportasee.com, -- Aplikasi Support Fitur Dark Mode,Ada WhatsApp. Beberapa aplikasi akan merilis aplikasi mereka yang sudah...

Cara Kupas Kulit Tomat Lebih Praktis Dan Mudah

Tomat merupakan salah satu buah-buahan yang menjadi bahan wajib untuk prmbuatan saus tomat yang sering dipakai pada...

Manfaat Madu Untuk Kecantikan Yang Begitu Variatif

Madu memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk tubuh ketika dikonsumsi secara rutin. Selain dapat meningkatkan kekebalan...

Viral,-Polisi pada akhirnya berhasil menyingkap dugaan pelaku pelecehan seksual pada sejumlah turis asing di kawasan Prawirotaman, Jogja. SP, 37, seorang guru honorer dari Sayegan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, diringkus oleh polisi Mergangsan, guru honorer yang diduga menganiaya wisatawan asing perempuan di desa wisata daerah Prawirotaman Kota, Jogja.

Dilansir Solopos.com Lelaki yang sekarang menjadi tersangka sebenarnya memberikan pernyataannya bias gender dan memojokkan korban. Dia menyalahkan turis itu karena mengenakan gaun mini. “Sudah dua kali, saya merasakan dadanya karena iseng dan pakaiannya mini,” katanya kepada wartawan di kantor polisi Mergangsan, Selasa (16/7/2019).

SP sebenarnya punya istri dan anak. Ia mengaku menyesal telah mencoreng nama baik Yogyakarta sebagai kota wisata.

Kapolres Mergangsan Komisaris Besar Tri Wiratmo menyatakan, pelaku telah melakukan tindakan amoral dua kali, yaitu pada 13 Juni dan 29 2019. Sasarannya tentunya turis asing di desa Prawirotaman. “Dari pendalaman polisi, pelaku menargetkan para wisatawan asing. Mereka yang menjadi korban warga negara Belanda dan Australia yang kebetulan lewat di jalan, selalu terjadi pada pukul 02.00 – 15.00 WIB,” kata Tri.

Pelaku yang bekerja setiap hari sebagai guru olahraga di salah satu sekolah dasar swasta ditangkap, Senin (15/7/2019) di rumahnya, setelah serangkaian penyelidikan oleh polisi.

Tri mengatakan, mode yang digunakan oleh pelaku beraksi baik 13 dan 29 Juni adalah sama. Diawali dengan para aktor yang berpura-pura nongkrong sambil mengamati situasi di gang Prawirotaman yang terkenal, Gang Batik 1.

Setelah terdapat calon korban, yaitu wisatawan asing wanita yang lewat, pelaku akan berjalan di depan wisatawan dan kemudian memutar sepeda motor mereka untuk melakukan pelecehan.

“Ini memang target wisatawan asing. Kami khawatir kami akan menodai nama baik Yogyakarta sebagai kota wisata. Jika target lokal perempuan berbeda,” tambahnya.

Selain tertangkapnya pelaku, polisi menyita barang bukti dalam bentuk sepeda motor, dua jaket hitam serta coklat, dan helm. Semua bukti dipantau oleh CCTV, yang memiliki video viral di Facebook.

Atas tindakannya tersebut, pelaku diancam dengan belitan dalam Pasal 281 KUHP tentang tindak pidana tidak bermoral dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara.***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Terbaru

Aplikasi Support Fitur Dark Mode,Ada WhatsApp

Jakarta, Reportasee.com, -- Aplikasi Support Fitur Dark Mode,Ada WhatsApp. Beberapa aplikasi akan merilis aplikasi mereka yang sudah...

Cara Kupas Kulit Tomat Lebih Praktis Dan Mudah

Tomat merupakan salah satu buah-buahan yang menjadi bahan wajib untuk prmbuatan saus tomat yang sering dipakai pada makanan-makanan tertentu khususnya makanan-makanan dari...

Manfaat Madu Untuk Kecantikan Yang Begitu Variatif

Madu memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk tubuh ketika dikonsumsi secara rutin. Selain dapat meningkatkan kekebalan dan kesehatan tubuh seseorang, madu...

Tips Jadi Pejuang Anti Hoaks Di Whatsapp Untuk Anda

Sebagai pengguna smartphone, Anda pasti tidak asing dengan aplikasi whatsapp. Whatsapp adalah aplikasi yang memungkinkan penggunanya bisa berbicara dengan pengguna lainnya melalui media smartphone. Dengan...

IJTI Tapal Kuda: Ya Liputan, Ya Sigap Tangani Bencana

Reprotasee.com - Rapat Kerja (Raker) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Tapal Kuda diadakan di Hotel Luminor Jember, Minggu (14/10/2019).
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -
%d blogger menyukai ini: