adplus-dvertising
32 C
Indonesia
Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaBeritaKetahui Saturasi Oksigen Normal Bagi Pasien Covid-19

Ketahui Saturasi Oksigen Normal Bagi Pasien Covid-19

ReportaseeDKI.com Saturasi oksigen normal merupakan hal terpenting untuk kita ketahui selama pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Bagi pasien Covid-19 tentunya harus rutin mengecek saturasi oksigen selama terinfeksi virus tersebut.

Saturasi oksigen adalah suatu nilai yang menunjukkan berapa kadar oksigen di dalam darah. Dari nilai tersebut akan memengaruhi terhadap fungsi organ serta jaringan tubuh.

Mengutip dari News Medical Life Sciences, dalam mengukur saturasi oksigen ini berdasarkan pada persentase oksihemoglobin yakni hemoglobin yang terikat oksigen di dalam darah, lalu direpresentasikan menjadi saturasi oksigen arteri (SaO2) serta saturasi oksigen vena (SvO2). 

Pada orang dewasa untuk saturasi oksigen normal SaO2 yaitu 95 – 100%. Jika nilainya lebih rendah dari 90%,maka termasuk dalam kategori saturasi oksigen rendah sehingga memerlukan pasokan oksigen eksternal.

Cek Saturasi Oksigen

Dalam mengukur nilai saturasi oksigen menggunakan dua cara, antara lain analisis gas darah (AGD) dan menggunakan alat oximeter.

Mengukur Nilai Saturasi Oksigen

Analisis gas darah (AGD) merupakan sebuah metode mengukur saturasi oksigen dengan cara mengambil sampel darah di pembuluh darah arteri.

Agar hasil analisis gas darah bisa tepat dan akurat, pengukurannya harus dilakukan di rumah sakit oleh dokter atau tenaga medis profesional.

Sedangkan oximeter merupakan alat pengukur untuk saturasi oksigen berbentuk klip. Cara pengukurannya dengan menjepitkan oximeter tersebut ke jari tangan.

Setelah itu, saturasi oksigen dapat diukur berdasarkan pada jumlah cahaya yang terpantul melalui sinar inframerah untuk dikirim ke pembuluh darah kapiler.

Beda halnya dengan analisis gas darah, untuk pengukuran saturasi oksigen menggunakan oximeter bisa pasien lakukan sendiri di rumah selama isoman.

Alat ini oximeter telah direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) bagi setiap rumah untuk memilikinya demi mengukur nilai saturasi oksigen dengan mudah secara berkala.

Hasil Nilai Saturasi Oksigen

Untuk mengetahul hasil pengukuran saturasi oksigen melalui analisis gas darah dapat kita ketahui dari tekanan parsial oksigen atau istilah PaO2.

Sementara pada hasil pengukuran saturasi oksigen menggunakan oximeter dapat kita lihat dengan istilah bernama SpO2.

Berikut ini adalah cara membaca hasil dari mengukur saturasi oksigen:

Saturasi oksigen normal

Melansir dari alodokter, pada nilai saturasi oksigen normal dapat terlihat pada orang yang memiliki kondisi paru-paru sehat dan tidak ada kondisi medis tertentu. Cara membaca hasilnya antara lain:

  • Analisis gas darah (PaO2): 80–100 mmHg
  • Oximeter (SpO2): 95–100%

Sedangkan untuk orang yang terdapat riwayat penyakit paru-paru seperti PPOK, maka nilai saturasi oksigen normalnya akan berbeda. Hal itu bergantung pada kondisi dan juga riwayat penyakitnya.

Sebagai contoh, seseorang yang memiliki PPOK berat,  kemungkinan dokter akan meminta pasien tersebut untuk mempertahankan tetap saturasi oksigen normalnya dengan nilai SpO2 88–92%.

Saturasi oksigen rendah

Pada nilai saturasi oksigen yang rendah atau di bawah normal yaitu:

  • Analisis gas darah (PaO2): hasil di bawah 80 mmHg
  • Oximeter (SpO2): hasil di bawah 94%

Seseorang yang memiliki saturasi oksigen di bawah normal atau hipoksemia akan bisa merasakan beragam gejala seperti sesak napas, nyeri dada, sakit kepala, batuk, detak jantung cepat, kebingungan, dan warna kulit membiru.

Meski demikian, beberapa orang yang mengalami hipoksemia ternyata juga bisa tidak merasakan gejala apa pun. Hal itu karena pasien mengalami kondisi yang bernama happy hypoxia. Happy hypoxia ini muncul akibat kondisi kadar oksigen yang rendah tanpa mengalami gejala.

Hipoksemia yang menimbulkan gejala mau pun tidak, tentu saja akan menganggu kinerja pada organ serta jaringan tubuh.

Jika hal itu terabaikan akan menyebabkan kerusakan di bagian organ vital, seperti otak, jantung, otak, dan ginjal. Selain menimbukan kerusakan, hiposekmia akan berisiko menyebabkan terjadi komplikasi berbahaya.

Saturasi oksigen tinggi

Orang yang sehat biasanya kadar saturasi oksigennya terkadang bisa saja tinggi. Namun, secara umum kondisi saturasi oksigen tinggi akan lebih sering ditemukan pada orang-orang yang mendapatkan terapi oksigen, baik melalui selang, masker oksigen atau pun pasien yang mendapat bantuan pernapasan dengan mesin ventilator.

Cara untuk mendeteksi nilai saturasi oksigen yang terlalu tinggi, biasanya dengan menggunakan pemeriksaan melalui analisis gas darah, yaitu dengan nilai PaO2 di atas 120mmHg.

Itulah informasi mengenai cara untuk mengetahui saturasi oksigen normal bagi pasien Covid-19. Semoga bermanfaat !!!

Berita Terkait
- Advertisment -

TERPOPULER