PT Pertamina Mengoptimalkan Proyek Kilang RDMP Cilacap

0
161
PT Pertamina Mengoptimalkan Proyek Kilang RDMP Cilacap

Reportasee.com, – Kondisi terini masa pandemi, Pertamina Memastikan Proyek Proyek Kilang RDMP Cilacap terus berlanjut. PT Pertamina (Persero) mengatakan bahwa Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap terus beroperasi meskipun sampai saat in masih terjadi wabah.

“Pertamina akan terus meneruskan RDMP Cilacap secara independen, sementara itu pada saat yang sama menemukan mitra strategis lainnya,” tutur Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina, Fajriyah Usman dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (28/5).

Imbuh Fajriyah bahwa sementara ini dunia masih dilanda pandemi COVID-19, penurunan permintaan bahan bakar dan tekanan pada nilai tukar rupiah, Pertamina terus fokus menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional, termasuk pengembangan pabrik Cilacap sebagai bagian dari proyek RDMP Pertamina.

“Pertamina terus mengimplementasikan rencana investasi yang terkandung dalam RKAP, sambil mempertahankan mandat Pemerintah untuk menciptakan kemandirian dan keamanan energi nasional melalui pembangunan pabrik,” imbuhnya.

Fajriyah mengatakan, Pertamina akan memaksimalkan dan mengoptimalkan dalam penyelesaian proyek pengembangan dan konstruksi pabrik baru sehingga dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang ditentukan. Ketika proyek ini selesai, pabrik, yang sekarang memiliki kapasitas 1 juta barel per hari, akan berlipat ganda menjadi 2 juta barel per harinya.

“Dengan berakhirnya RDMP, Pertamina berharap untuk memenuhi target Pemerintah menghentikan impor bahan bakar pada tahun 2026,” tambahnya.

Proyek pengembangan pabrik Cilacap, kapasitas pabrik semula 348 ribu barel akan meningkat menjadi 370 ribu barel per harinya. Selain itu, akan ada peningkatan produksi gasoline (bensin) dari 59 ribu barel per hari menjadi 138 ribu barel per harinya. Selanjutnya produksi diesel dari 82 ribu barel per hari menjadi 137 ribu barel per harinya.

“Sebelumnya, kami menyelesaikan Proyek Langit Biru Cilacap dan sekarang menjadi bagian dari RU IV Cilacap. Pabrik sudah beroperasi penuh dan sejak pandemi COVID-19, operasi terus beroperasi dengan protokol kesehatan dan keselamatan,” katanya.***

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here