Berita

8 Tahun Menanti, Drama Adu Penalti Bawa PSGC Promosi Liga 2!

Advertisements

Laskar Singacala akhirnya sukses menuntaskan dahaga panjang warga Tatar Galuh.

Momen bersejarah tercipta saat kepastian PSGC promosi Liga 2 terwujud usai menumbangkan Persiba Bantul dalam laga penentuan play-off Liga Nusantara 2025/2026.

Pertandingan dramatis yang berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, pada Sabtu (6/2/2026) malam tersebut, berakhir dengan kemenangan agregat 6-4 melalui babak adu penalti.

Kemenangan ini bukan sekadar mengamankan posisi ketiga terbaik, melainkan juga menyudahi masa kelam delapan tahun tertahan di kasta ketiga sepak bola nasional.

Drama Adu Penalti yang Mengunci Tiket PSGC Promosi Liga 2

Pertandingan krusial ini berjalan sangat ketat dan emosional sejak peluit pertama dibunyikan.

Kedua tim saling jual beli serangan untuk mencuri gol lebih dulu, hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir dengan skor imbang 2-2.

Akibatnya, laga harus dilanjutkan dan ditentukan melalui drama tos-tosan atau adu penalti.

Pada momen paling mendebarkan ini, mentalitas anak asuh pelatih Heri Kiswanto benar-benar diuji dengan keras.

Namun, para eksekutor Laskar Galuh tampil jauh lebih tenang, fokus, dan percaya diri saat menatap gawang lawan. Hasilnya, mereka sukses mengunci kemenangan 4-2 atas wakil Bantul tersebut.

Oleh karena itu, kemenangan krusial ini langsung mengantarkan klub kebanggaan warga Ciamis meraih satu dari tiga tiket berharga menuju kasta kedua.

Baca Juga :  Terjebak di Toilet Tanpa Ventilasi, Pemuda Cilacap Akhirnya Diselamatkan Damkar Ciamis

Keberhasilan PSGC promosi Liga 2 musim 2026/2027 membuat mereka menemani Dejan FC Depok dan RANS Nusantara FC yang juga sukses naik kasta musim ini.

Menilik Kembali Perjalanan Berat Delapan Tahun Laskar Singacala

Keberhasilan ini terasa sangat emosional dan menguras air mata jika mengingat sejarah masa lalu. Klub ini terakhir kali mencicipi ketatnya persaingan Liga 2 pada musim 2016 silam.

Sayangnya, mereka harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke Liga 3 pada 2017 setelah menelan kekalahan dari Perserang Serang di laga play-off.

Sejak saat itu, perjalanan mereka di kasta ketiga penuh dengan dinamika dan lika-liku yang tajam.

Pada tahun 2018, tim memulai kembali perjuangan keras dari Liga 3 Regional Jawa Barat hingga perlahan menembus putaran nasional.

Advertisements

Bahkan, manajemen tim sempat mengambil langkah berani dengan mendatangkan juru taktik asing asal Brasil, Carlos de Melo, demi memuluskan ambisi naik kasta.

Dalam empat musim berturut-turut, langkah mereka selalu terganjal di fase gugur. Kegagalan paling menyayat hati terjadi pada musim 2024/2025 lalu.

Kala itu, mereka nyaris lolos namun harus mengakui keunggulan Persiba Balikpapan dengan skor tipis 5-6 yang juga ditentukan melalui adu penalti.

Kunci Sukses: Ramuan Taktik Jitu dan Kekuatan Spiritual

Musim 2025/2026 benar-benar menjadi titik balik kebangkitan tim. Di bawah komando tangan dingin pelatih kawakan Heri Kiswanto, kerangka tim bermain jauh lebih matang, disiplin, dan konsisten.

Selain itu, pemusatan latihan intensif yang digelar selama 2,5 bulan di Kota Solo terbukti menjadi strategi jitu untuk menyatukan visi para pemain.

Baca Juga :  Pekan Raya Akuntansi 2026 Unigal Sedot Antusiasme Siswa Jabar-Jateng, Intip Keseruannya!

Di sisi lain, Asisten Pelatih Dicky Jong menegaskan bahwa pencapaian ini adalah murni buah dari kerja keras kolektif yang tanpa henti.

“Terima kasih atas perjuangan keras para pemain di lapangan. Kami juga sangat berterima kasih atas doa dan dukungan militan warga Tatar Galuh. Alhamdulillah, kita lolos,” ungkapnya dengan rasa syukur mendalam.

Lebih lanjut, faktor dukungan spiritual dari masyarakat juga tidak bisa dikesampingkan begitu saja.

Pascapertandingan, CEO PSGC Ciamis yang juga menjabat sebagai Bupati, Dr. H. Herdiat Sunarya, MM, memimpin langsung sujud syukur di tengah lapangan.

Jauh sebelum laga final, rangkaian doa bersama dan salawat kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf juga telah digelar di Stadion Galuh untuk mengiringi perjuangan panjang tim.

Menatap Tantangan Baru di Liga 2 Musim 2026/2027

Setelah merayakan euforia kemenangan di Solo, jajaran manajemen dan tim kepelatihan kini harus segera mengalihkan fokus menatap masa depan.

Tantangan di kompetisi yang lebih tinggi tentu akan jauh lebih berat karena level persaingan yang meningkat drastis.

Evaluasi kedalaman skuad, pematangan strategi, hingga peningkatan kualitas infrastruktur akan menjadi agenda utama dalam beberapa bulan mendatang.

Meskipun demikian, fakta bahwa PSGC promosi Liga 2 sudah menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi seluruh ekosistem sepak bola Ciamis.

Keberhasilan ini merupakan simbol nyata dari dedikasi, kebangkitan, dan sikap pantang menyerah dari sebuah klub daerah yang terus dirawat oleh cinta para suporternya.

Advertisements

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker