Berita

Inovasi Program Gerimis Cinta Disdik Ciamis Sukses Angkat Rapor Pendidikan, Bagaimana Caranya?

Evaluasi mendalam program Gerimis Cinta Disdik Ciamis terbukti dongkrak mutu rapor pendidikan sekolah. Simak strategi inovatif selengkapnya di sini!

Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis terus meluncurkan langkah strategis demi mendongkrak mutu pembelajaran di wilayahnya.

Salah satu pilar utamanya adalah optimalisasi program Gerimis Cinta Disdik Ciamis yang dirancang khusus untuk memperkuat fondasi dasar para siswa.

Langkah konkret ini diambil sebagai respons cepat terhadap tantangan global dalam sektor literasi nasional yang kian dinamis.

Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Asep Saeful Rahmat, melalui Kabid GTK, Tetet Widianti, menegaskan komitmen penuh instansinya dalam mengawal gerakan ini.

Pihaknya menyatakan bahwa inovasi tersebut merupakan kelanjutan adaptif dari skema besar Gerakan Literasi Nasional yang diintegrasikan dengan kearifan lokal.

Melalui pendekatan yang lebih humanis, gerakan ini diharapkan mampu menyentuh seluruh lapisan satuan pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah.

“Kita saat ini sedang menggencarkan program Gerimis Cinta Disdik Ciamis untuk tingkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Ciamis,” ungkap Tetet Widianti kepada awak media pada sebuah kesempatan pertemuan dinas.

Menurutnya, akselerasi mutu ini tidak dapat ditunda lagi mengingat persaingan kompetensi antardaerah semakin ketat. Oleh karena itu, sinergi antara guru, komite sekolah, dan orang tua menjadi kunci utama keberhasilan di lapangan.

Strategi Kolaborasi Mutu Lewat Program Gerimis Cinta Disdik Ciamis

Secara teknis, Tetet menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan sebuah gerakan literasi yang mengkolaborasikan implementasi gerakan literasi dan numerasi pada setiap sekolah.

Langkah ini diambil karena kompetensi numerasi sering kali dianggap terpisah dari aktivitas membaca, padahal keduanya saling mengikat.

Melalui integrasi yang matang, para siswa diajak untuk memahami data dan logika matematika secara lebih menyenangkan.

Baca Juga :  Tanpa Sang Penguasa, Grand Final SLTA Putra Tut Wuri Handayani Cup Lebih Terbuka

Maka dari itu, ruang baru ini hadir sebagai wadah untuk mendorong dalam meningkatkan literasi dan numerasi, agar pendidikan Kabupaten Ciamis terus meningkat secara signifikan.

Selain itu, tantangan di era digital menuntut metode pengajaran yang tidak lagi konvensional. Guru dituntut untuk lebih kreatif dalam merancang bahan ajar yang interaktif agar siswa tidak merasa jenuh.

“Isu literasi menjadi pokok nasional saat ini, maka adanya program Merdeka Belajar untuk meningkatkan literasi dan numerasi,” ucap Tetet menambahkan.

Hal ini sejalan dengan arahan Kementerian Pendidikan yang meminta daerah aktif melahirkan terobosan lokal yang kontekstual.

Sinkronisasi Kurikulum Merdeka dan Rapor Pendidikan

Lebih lanjut, keberadaan kurikulum baru memberikan fleksibilitas yang lebih luas bagi sekolah untuk menerapkan program Gerimis Cinta Disdik Ciamis.

Pola pengajaran kini difokuskan pada pemahaman konsep yang mendalam ketimbang hafalan materi yang padat.

Menurut Tetet, di dalam program merdeka belajar, terdapat kurikulum merdeka serta perencanannya yang berbasis data yang nantinya bermuara pada rapor pendidikan.

Data akurat dari rapor pendidikan inilah yang kemudian dijadikan kompas untuk mengevaluasi kekurangan dan kelebihan setiap sekolah.

Di sisi lain, ekosistem digital juga diperkuat untuk mendukung kelancaran administrasi dan materi ajar guru di lapangan. Transformasi digital ini memastikan seluruh tenaga pendidik mendapatkan akses informasi yang setara dan cepat.

“Kemudian sebagai informasi, adanya akun belajar ID untuk guru dan siswa, komunitas belajar ID untuk seluruh guru dan penguatan profil belajar pancasila,” tuturnya secara rinci.

Fasilitas digital tersebut menjadi modal berharga bagi guru untuk saling berbagi praktik baik (best practices) antar-sekolah.

Baca Juga :  Ciamis Sabet Dua Penghargaan Zakat Nasional, Bupati; "Ini Kado dan Kebanggaan untuk Masyarakat Tatar Galuh"

Skema Sosialisasi Berjenjang dan Inovasi IMMAS GEMAS

Mengenai alur penerapannya, gerakan ini didesain secara sistematis agar dampaknya merata dan bertahan dalam jangka panjang. Dinas Pendidikan memastikan tidak ada tahapan yang terlewati demi menjaga kualitas implementasi.

Gerakan program Gerimis Cinta Disdik Ciamis mulai dari sosialisasi ke guru terlebih dahulu terus ke siswa dan nanti bermuara pada penciptaan profil belajar pancasila.

Dengan pemahaman yang matang di tingkat pendidik, transfer nilai-nilai karakter kepada peserta didik di ruang kelas dipastikan berjalan lebih optimal.

Sementara itu, komitmen Dinas Pendidikan Ciamis dalam memperluas keterjangkauan akses pendidikan ternyata tidak hanya menyasar jalur formal saja.

Jauh sebelum gerakan ini masif, perhatian besar juga telah dicurahkan untuk jalur pendidikan nonformal.

Pada tahun-tahun sebelumnya, Dinas Pendidikan Ciamis juga telah membuat sebuah inovasi mengenai pengembangan pendidikan kesetaraan bagi masyarakat luas.

Adapun inovasi pelengkap yang berjalan beriringan tersebut yakni implementasi masif gerakan masyarakat ayo sekolah atau IMMAS GEMAS.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa tidak ada warga Ciamis yang tertinggal dalam hal pemenuhan hak dasar pendidikan.

“Tujuan program ini untuk menyasar masyarakat yang belum sempat menuntaskan sekolah, beri motivasi dan fasilitasi agar dapat meneruskan sekolah,” pungkas Tetet menyudahi penjelasan.

Melalui perpaduan antara program IMMAS GEMAS dan perluasan program Gerimis Cinta Disdik Ciamis, Pemerintah Kabupaten Ciamis optimistis angka indeks pembangunan manusia (IPM) di sektor pendidikan akan terus meroket tajam.

Keseriusan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda Ciamis yang cerdas, berkarakter mulia, dan siap bersaing di kancah nasional.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca