
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, pada Sabtu (25/10/2025) siang, mengakibatkan sebuah pohon albasia berukuran besar tumbang dan menimpa rumah warga di Dusun Jontor, RT 01 RW 04, Desa Margajaya.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.20 WIB, ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Pohon albasia yang tumbuh di belakang rumah milik Ibu Yati (67) tiba-tiba roboh, menghantam bagian belakang rumah hingga menyebabkan kerusakan parah di sejumlah ruangan.
Bagian atap, dapur, kamar mandi, dan WC mengalami kerusakan berat akibat tertimpa batang, cabang, serta ranting pohon berdiameter besar tersebut.
Meski rumah porak-poranda, beruntung Ibu Yati berhasil selamat dari kejadian nahas ini.
Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 200 juta, sementara korban kini mengungsi ke rumah keluarganya untuk sementara waktu.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, ST, M.Si, mengonfirmasi kejadian tersebut.
Menurutnya, tim BPBD bersama unsur masyarakat telah bergerak cepat mengevakuasi reruntuhan pohon dan membersihkan puing-puing bangunan yang rusak.
“Korban sudah dievakuasi dan saat ini mengungsi di rumah keluarganya. Kami bersama warga, aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, relawan Tagana, serta tim Pusdalops BPBD Ciamis melakukan pembersihan dan penanganan darurat,” ujar Ani Supiani.
Selain itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusdalops BPBD Ciamis juga telah melakukan assessment di lokasi kejadian, serta menyalurkan bantuan darurat kepada korban terdampak.
Ani menambahkan, cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir di wilayah Ciamis perlu menjadi perhatian masyarakat.
Hujan deras yang turun dengan durasi panjang disertai angin kencang berpotensi menimbulkan bencana seperti pohon tumbang atau tanah longsor.
Ani mengimbau warga untuk selalu waspada, terutama bagi yang tinggal di sekitar pohon-pohon besar.
“Jika kondisi pohon tampak miring atau berisiko tumbang, sebaiknya segera dilakukan pemangkasan atau pelaporan kepada pihak berwenang,” kata Ani mengingatkan.
Kejadian ini menjadi pengingat penting akan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman cuaca ekstrem di musim penghujan.
Pemerintah daerah bersama BPBD Ciamis terus memantau kondisi lapangan dan menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk meminimalisir dampak bencana serupa di kemudian hari.





