
Peristiwa penanganan hewan liar terjadi di dua desa di Kabupaten Ciamis pada Selasa (9/12/2025). Dua laporan datang dari warga yang menemukan biawak dan tokek berukuran besar masuk ke area rumah.
Seluruh proses penanganan dilakukan cepat dan aman oleh tim pemadam kebakaran (Damkar) dari UPTD Damkar Satpol PP Ciamis.
Sekitar pukul 12.15 WIB, Habib Maulana (24), warga Dusun Kalangari RT 05 RW 01, Desa Budiharja Sidangkasih, dikejutkan oleh kemunculan seekor biawak (Varanus salvator) yang sedang berjemur di atas benteng tembok di samping rumahnya.
Hewan reptil berukuran cukup besar itu diduga merasa terusik dengan keberadaan Habib, sehingga kemudian merayap masuk ke celah area bawah atap rumah.
Merasa khawatir hewan tersebut dapat membahayakan dirinya dan keluarga, Habib segera menghubungi petugas piket Mako UPTD Damkar Satpol PP Ciamis di Imbanagara.
Menurut Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, S.IP, laporan tersebut langsung ditindaklanjuti:
“Empat petugas yang sedang piket siaga merespons cepat dan langsung menuju lokasi pada Selasa siang itu juga,” ujar Budi.
Empat petugas—Yedi, Yayan, Bayu, Tian, dan Hendra—berangkat menggunakan mobil pancar Z 8164 T.
Sesampainya di lokasi, mereka mendapati biawak tersebut telah bersembunyi di sela-sela tembok benteng rumah.
Dengan teknik pengamanan yang hati-hati dan tetap memperhatikan keselamatan warga, tim berhasil mengevakuasi hewan tersebut.
Proses evakuasi berjalan lancar, dan pada pukul 14.10 WIB, seluruh petugas kembali ke Mako Damkar di Imbanagara setelah memastikan biawak dalam kondisi aman dan terkendali.
Di hari yang sama, Selasa pagi sekitar pukul 07.33 WIB, laporan berbeda datang dari Dusun Ciparakan RT 05 RW 02, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican.
Deni Herdiana (43) mendapati seekor tokek (Gekko gecko) berukuran cukup besar bersembunyi di dalam lemari pakaiannya.
Deni yang sedang hendak mengambil baju sontak terkejut ketika melihat tokek tersebut berada di antara tumpukan pakaian.
Karena takut dan tidak berani menangkapnya sendiri, ia langsung menghubungi petugas Damkar yang sedang piket di Pos WMK Banjarsari.
Dua petugas piket, Bintang dan Rizki, bergerak cepat menuju lokasi menggunakan sepeda motor. Menurut Budi Rahmat, kecepatan respons menjadi faktor utama keberhasilan penanganan.
Setiba di rumah Deni, kedua petugas menemukan tokek masih berada di dalam lemari, tepat di balik baju yang tergantung.
Tanpa menggunakan alat bantu khusus, Bintang dan Rizki menangkap tokek tersebut dengan tangan kosong, karena posisinya memungkinkan penanganan langsung.
Evakuasi berlangsung singkat. Pada pukul 07.57 WIB, kedua petugas sudah kembali ke Pos WMK Banjarsari sambil membawa tokek hasil tangkapan.
Peristiwa ini menegaskan kesiapsiagaan petugas Damkar Ciamis dalam merespons laporan masyarakat, bukan hanya terkait kebakaran, tetapi juga penanganan hewan liar yang berpotensi membahayakan warga.
Sikap cepat, terlatih, dan profesional yang ditunjukkan petugas di dua lokasi ini kembali menjadi bukti bahwa layanan Damkar memiliki peran penting dalam aspek keselamatan publik.





