Perang Dagang China-Amerika Memanas di Jatim

0
57
Perang Dagang China-Amerika Memanas di Jatim
Foto : Ilustrasi Perang Dagang (Tempo)

EKONOMI,- Memanasnya perang dagang antara China dengan Amerika Serikat yang terjadi di wilayah Jawa Timur tak berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan perdagangan di daerah setempat.

Mengutip dari laman Antara News, Rabu (26/06/2019), Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti mengungkapkan, perang dagang tersebut boleh saja memanas.

Namun sejauh ini, kata La Nyalla, tak banyak merubah keadaan ekonomi khusunya di daerah Jawa Timur / Jatim.

“Aktivitas perdagangan di Jawa Timur sejauh ini tak mengalami penurunan alias masih bergerak positif,” tegas La Nyalla, pada awak media, Rabu (26/06/2019).

Pergerakan Kuartal

Kadin Jawa Timur itu mengutarakan, sektor industri pengolahan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur sejauh ini mengalami peningkatan yang awalnya 29,2 persen (kuartal III tahun 2018), kini menjadi 31 persen (kuartal I tahun 2019).

Selain itu, ia juga menandaskan, sektor jasa perdagangan hanya mengalami kenaikan 1 persen dari 17 persen pada kuartal III tahun 2018, sekarang berubah menjadi 18 persen pada kuartal I tahun 2019.

Justru penurunan kuartal yang telah melanda pada sektor pertanian, yang tadinya 15 persen, sekarang menjadi 13 persen.

Rencana Kedepan

Kadin Jawa Timur itu berharap, perang dagang antara China dan Amerika Serikat ini akan segera segera ditangani dengan cara melakukan proyek kerjasama dalam bidang perdagangan, baik itu kegiatan ekspor-impor atau secara pribadi dengan pihak luar negeri.

Dengan kondisi yang sejauh ini terjadi, Tim Peneliti DPR RI telah melakukan kunjungan kerja ke Kadin Jawa Timur dengan agenda melakukan program pemantauan terjadinya perang dagang antara kedua Negara tersebut.

Kadin Jawa Timur sengaja dipilih Tim Peneliti DPR RI terkait penelitian kelompok lintas kepakaran yang akan dijadikan fokus utama dalam memecahkan masalah perang dagang yang akan terjadi di waktu mendatang.

Tim Peneliti Keahlian DPR RI, Humprey Wangke mengungkap, kami sengaja melakukan hal ini agar beberapa tahun ke depan baik Jawa Timur atau daerah lainnya terbebas dari perang dagang. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here