
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menegaskan pentingnya peran strategis camat dan kepala desa dalam menjaga stabilitas pemerintahan serta memastikan efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) internal Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis yang berlangsung di Gedung KH Irfan Hielmi, Kamis (15/01/2026).
Rakor yang menjadi agenda konsolidasi awal tahun ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, mulai dari asisten daerah, staf ahli, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, hingga kepala desa dan lurah se-Kabupaten Ciamis.
Kehadiran unsur pemerintahan hingga tingkat desa menunjukkan pentingnya peran lini terdepan dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah.
Dalam arahannya, Bupati Herdiat menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kinerja aparatur pemerintahan, khususnya camat dan kepala desa, yang dinilainya memiliki peran langsung dalam pelayanan kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada kesiapan dan kesigapan aparatur di tingkat kewilayahan.
“Saya bangga kepada bapak dan ibu sekalian. Di tengah berbagai keterbatasan, kinerja tetap berjalan dengan baik dan bahkan mampu menghasilkan prestasi. Kolaborasi ini harus terus dijaga, terutama di tingkat kecamatan dan desa,” ujarnya.
Bupati secara khusus menyoroti peran camat dan kepala desa dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat menghadapi cuaca ekstrem yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis.
Ia meminta agar aparatur wilayah aktif melakukan pemantauan kondisi lingkungan serta memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait potensi bencana.
“Kepala desa dan camat wajib meningkatkan kewaspadaan serta mengajak masyarakat untuk selalu siaga menghadapi kemungkinan bencana,” tegas Bupati.
Selain aspek kebencanaan, Bupati Herdiat juga menekankan peran penting camat dan kepala desa dalam menyukseskan program prioritas nasional yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Ciamis pada tahun 2026. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), KDMP, serta Cek Kesehatan Gratis.
Ia menjelaskan bahwa hingga Januari 2026, sebanyak 167 SPPG telah aktif, dengan 133 di antaranya sudah beroperasi.
Dukungan pemerintah desa dan kecamatan dinilai krusial dalam memastikan distribusi dan pelaksanaan program berjalan optimal di lapangan.
Terkait program KDMP, Bupati menyebutkan bahwa saat ini terdapat 161 desa yang sedang dalam tahap pembangunan fasilitas KDMP.
Ia meminta para kepala desa untuk memastikan lokasi pembangunan berada di titik strategis, terutama di jalur-jalur protokol, agar mudah diakses dan berfungsi maksimal dalam mendukung kebutuhan SPPG.
Sementara itu, dalam program Cek Kesehatan Gratis, Bupati Herdiat meminta camat dan kepala desa lebih proaktif mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut.
Saat ini tingkat partisipasi masyarakat baru mencapai 37 persen, masih di bawah ketentuan minimal sebesar 40 persen.
“Peran camat dan kepala desa sangat menentukan. Terus dorong dan imbau masyarakat agar memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini,” katanya.
Menutup arahannya, Bupati Herdiat kembali menegaskan bahwa camat dan kepala desa merupakan ujung tombak pelayanan publik, khususnya dalam pemenuhan layanan dasar di bidang kesehatan dan pendidikan.
Di Kabupaten Ciamis terdapat lebih dari 700 sekolah, dengan 32 sekolah di antaranya masuk kategori rusak berat dan membutuhkan perhatian bersama.
Ia mengingatkan agar seluruh aparatur kewilayahan mampu memberikan pelayanan yang adil dan merata kepada seluruh masyarakat tanpa diskriminasi.
“Tidak boleh pilih-pilih. Semua masyarakat harus diperlakukan sama dan dilayani sebaik-baiknya,” pungkasnya.





