Penganiayaan Audrey, Pelakunya Diperiksa Polisi

0
188
Terduga Pelaku Penganiayaan Audrey Diperiksa Polisi

Penyidik Polresta Pontianak, Kalimantan Barat, menanggapi serius kasus penganiayaan dan pengeroyokan terhadap siswi SMP bernama Audrey. Penyidik telah membawa kasus ini ke tahap penyidikan. Polisi pun memeriksa empat orang siswi SMA terduga pelaku penganiayaan Audrey.

Dilansir dari Liputan6.com, Rabu (10/4/2019),  Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, AKBP. Donny Charles Go, mengatakan bahwa “Hari ini empat orang siswi SMA yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap Audrey sedang diperiksa oleh Polresta Pontianakā€.

Meskipun kasus tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan, sejauh ini polisi masih belum bisa menetapkan secara gamblang seseorang sebagai tersangka. Keempat siswi SMA tersebut juga masih dalam tahap pemeriksaan dan masih berstatus sebagai saksi.

KPPAD Dampingi Pemeriksaan Kasus Penganiayaan Audrey

Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat, juga turut mendampingi jalannya pemeriksaan.

“Masih belum ada penetapan tersangka. Mungkin nanti setelah pemeriksaan,” ujar Kabid Humas Polda Kalimantan Barat tersebut.

Polsek Pontianak Selatan juga telah memeriksa keempat siswa SMA. Namun keterangan tersebut belum bisa dijadikan sebagai bukti yang kuat untuk kasus penganiayaan yang menimpa Audrey. Alasannya karena masih dalam tahap penyelidikan.

“Sekarang kan sudah dilakukan penyidikan, telah diperiksa demi hukum, ini yang pertama. Sebelumnya, karena masih ada upaya mediasi yang dilakukan di Polsek. Jadi keterangan-keterangan itu belum bisa kita bawa ke pengadilan. Kalau sekarang sudah masuk BAP (Berita Acara Pemeriksaan),” terangnya

Sementara itu, petisi online dengan tagarĀ Justice for Audrey oleh dalam Change.org, menjadi viral. Petisi ini telah ditandatangani oleh lebih dari 2.900.000 netizen.

Tujuan dibuatnya petisi tersebut adalah sebagai permohonan resmi kepada Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) untuk tidak menyeselesaikan kasusnya dengan akhir damai.

Banyak netizen yang menuliskan komentarnya terkait petisi penganiayaan dan pengeroyokan siswi SMP tersebut, salah satunya Tri Ambarwati yang menuliskan, “Masa depan korban sangat penting daripada si pelaku, si pelaku seperti itu sangat tidak berhak menikmati masa depan,”

“Saya menandatangani ini karena saya tidak ingin adanya korban yang seperti ini lagi  #Justiceforaudrey,” tulis Putri Lestari dalam Change.org.  Penganiayaan Audrey. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here