Pemilu 2019, KPU Tekan Angka Golput

0
72
Pemilu 2019, KPU Tekan Angka Golput

JAKARTA, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan upaya maksimal dalam memfasilitasi pemilih untuk memilih serta menekan angka golput di Pemilu 2019.

KPU berupaya untuk memastikan semua orang yang sudah punya hak pilih dicatat dalam daftar pemilih pemilu.

“Kita berupaya untuk menekan jumlah angka golput dengan berbagai alasan seperti administratif ini misalnya, mencatat dia yang sudah punya hak pilih tapi tidak tercatat,” ungkap Komisioner KPU Wahyu Setiawan di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2019).

Selanjutnya, untuk menekan angka golput dengan alasan ekonomi, KPU membuat kebijakan yaitu meliburkan hari pemungutan suara pada Rabu 17 April 2019.

Dengan meliburkan di hari pemungutan suara, diharapkan pemilih dapat sejenak meninggalkan pekerjaannya untuk pergi ke TPS.

“Sehingga itu menjadi suatu pedoman bagi sektor-sektor non pemerintah, sektor swasta, untuk juga memberi kesempatan kepada karyawannya untuk menggunakan hak pilih,” ungkap Wahyu.

Namun demikian, bagi yang akan memilih golput karena alasan ideologi, KPU tak dapat berbuat banyak. Sebab, jika kondisinya demikian, maka hal itu menjadi sikap politik warga negara.

Apalagi, memilih untuk menjadi golput pada dasarnya adalah menjadi hak setiap warga negara.

Namun demikian, Wahyu mengingatkan bahwa aksi golput merupakan tindakan mubazir politik.

Penyelenggaraan Pemilu 2019 membutuhkan tenaga serta biaya yang besar. Waktu untuk mempersiapkan seluruh tahapan juga tak bisa dibilang sebentar.

“Biaya yang besar itu hakikatnya untuk apa sih, kan untuk melayani para pemilih menggunakan hak politiknya. KPU sudah memberikan pelayanan, mendaftar semua orang yang sudah punya hak pilih dalam daftar pemilih,” ujar Wahyu.

“Kita sudah menyiapkan TPS, sudah menyiapkan logistik, sudah menyiapkan petugas di setiap TPS. Jadi kita berharap pemilih juga menggunakan hak politiknya, karena biaya yang sudah dikeluarkan ini besar sekali,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here