Pemanasan Global Makin Hari Makin Merajalela

0
382
Pemanasan Global Makin Hari Makin Merajalela
Foto : Pemanasan Global

Pemanasan global makin hari makin merajalela. Peristiwa ini bukan kejadian unik atau aneh, melainkan peringatan besar terhadap penduduk Bumi agar lebih waspada di tahun berikutnya.

Mengutip dari Detiknews, Minggu (28/07/2019), para peneliti menerangkan bahwa skala dan kecepatan pemanasan global sejauh ini melebihi beberapa tahun lalu.

Dalam penelitian itu, peristiwa besar serupa “Little Ice Age” sangat jauh berbeda dengan yang terjadi belakangan ini.

Faktanya, tingkat pemanasan hingga saat ini tercatat lebih dahsyat dari pada pengamatan yang dilakukan lebih dari beberapa abad yang lalu.

Baca:   ISS Dukung Penuh Eksplorasi Masa Depan

Beberapa ilmuwan memberi pernyataan, argumen tentang iklim yang diajukan dari berbagai kalangan sepenuhnya tidak valid.

Berdasarkan hasil survey, beberapa era sudah tampak begitu nyata dan berubah sejak ratusan abad terakhir.

Seperti kisah “Roman Warm Period” yang terjadi sejak 250 Masehi berakhir pada 400 Masehi. Cuaca hangat telah terjadi di Benua Eropa hingga ke Little Ice Age.

Pemanasan global tersebut menandakan bahwa Bumi telah mengalami suhu pemanasan yang spektakuler. Ini mungkin akan terus berlanjut dari tahun ke tahun sejak 1300an.

Baca:   Jenis Badai Baru Saturnus Bingungkan Astronom

Rekaman Para Ilmuwan

Sejumlah ilmuwan telah melakukan beberapa rekaman tentang pemanasan global. Tercatat ada sekitar 700 rekaman yang dilakukan dalam mengungkap perubahan sedimen danau, karang dan batang pohon.

Mereka merekonstruksi mengenai kondisi iklim sejak ribuan tahun yang lalu. Hingga saat ini, persitiwa iklim panas yang terjadi tidak meliputi iklim global, melainkan hanya beberapa titik.

Baca:   Meteor Bukan Suatu Ancaman Bagi Bumi

Mereka mengungkapkan, perubahan iklim pada zaman es kecil di Samudra Pasifik merupakan yang paling dahsyat sejak abad ke-15. Sementara di Benua Eropa beberapa abad setelahnya.

Penyebab Utama Pemanasan Global

Ilmuwan asal University of Bern, Swiss, Dr. Raphael Neukom menyebut, peristiwa yang terjadi sejak beberapa abad hingga kini berpotensi lebih besar.

“Kami tidak begitu fokus terhadap apa yang menjadi penyebab utama pemanasan global. Karena bukti yang paling kuat adalah faktor antropogenik,” tegasnya.

Pada penelitian lain, manusia merupakan salah satu penyebabnya. Ironisnya, hingga kini masih belum tumbuh kesadaran atas peristiwa itu. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.