
Dalam peringatan Hari Pahlawan setiap 10 November, berbagai kegiatan digelar untuk mengenang perjuangan para pendahulu bangsa.
Namun, komunitas motor legendaris Bikers Brotherhood 1% MC (BB1%MC) Southern Chapter menghadirkan pendekatan berbeda melalui kegiatan ikonik mereka, Patriot Ride, sebagai medium menyuntikkan semangat kebangsaan kepada generasi masa kini.
Dengan menggabungkan touring, sejarah, dan penghormatan pahlawan, kegiatan ini menghadirkan pengalaman mendalam yang tidak hanya penuh nuansa persaudaraan biker, tetapi juga menanamkan nilai-nilai patriotisme yang relevan di tengah perubahan zaman.
Patriot Ride tidak sekadar rangkaian perjalanan bermotor. Ia tumbuh menjadi gerakan moral yang menghubungkan masa lalu dan masa kini.
Dengan memilih berziarah ke makam pahlawan yang kurang dikenal publik, komunitas ini mengajak generasi muda untuk kembali menelusuri jejak sejarah bangsa yang kian terpinggirkan oleh arus globalisasi.
Tahun 2025, BB1%MC Southern Chapter memilih untuk mengenang sosok O. Hardjadinata atau Ong Hok Djoe, seorang pejuang kemerdekaan keturunan Tionghoa yang lahir di Ciamis dan memiliki kontribusi besar namun jarang dipublikasikan dalam literatur sejarah utama.
Melalui Patriot Ride, komunitas ini berusaha menunjukkan bahwa mengingat pahlawan bukan hanya tugas para sejarawan atau lembaga pendidikan, melainkan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat—termasuk komunitas motor yang kerap dipandang sebatas kelompok hobi otomotif.
Rombongan BB1%MC Southern Chapter memulai perjalanan dari club house mereka di Jalan dr. Soekardjo, Tasikmalaya.
Deretan motor-motor antik bergaya Eropa khas komunitas ini melaju menembus pagi, menyusuri jalanan menuju Ciamis.
Salah satu momen paling berkesan adalah ketika mereka melintasi Jembatan Cirahong, jembatan ikonik berusia lebih dari seabad yang menghubungkan Tasikmalaya dan Ciamis.
Perjalanan melalui jembatan bersejarah tersebut menjadi simbol penghubung antara masa lalu dan masa kini—antara generasi pejuang dan generasi penerus.
Nuansa historis yang tercipta menciptakan atmosfer refleksi bagi para bikers.
Setibanya di Ciamis, para bikers disambut keluarga besar almarhum O. Hardjadinata di Klenteng Hok Tek Bio.
Di sana, mereka mendengar langsung kisah perjalanan hidup sang pejuang, yang dikenal sebagai prajurit TNI yang menjunjung tinggi kemanusiaan, selalu mengutamakan pencegahan korban jiwa dalam setiap operasi militer yang ia jalani.
Kisah-kisah seperti ini jarang tersampaikan pada generasi sekarang.
Dengan mengangkatnya kembali, BB1%MC menunjukkan bahwa nilai-nilai patriotisme dapat ditumbuhkan melalui kedekatan emosional dan narasi personal, bukan sekadar data sejarah di buku pelajaran.
Usai diskusi, rombongan menuju Area Pemakaman Bong Pasirdatar, tempat almarhum dimakamkan. Di sana, tabur bunga dan doa bersama menjadi puncak penghormatan yang dilakukan dengan penuh khidmat.
Dalam penyampaiannya, Mochamad Dilar, President BB1%MC Southern Chapter, menegaskan bahwa Patriot Ride bukan hanya agenda rutin, melainkan bentuk komitmen moral komunitas terhadap pelestarian nilai kebangsaan.
Ia menuturkan bahwa banyak masyarakat belum mengetahui keberadaan pahlawan keturunan Tionghoa dari Ciamis ini, sekaligus menekankan perlunya apresiasi pada keberagaman kontribusi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Patriot Ride menjadi ruang bagi komunitas motor untuk mengubah stigma yang kerap melekat pada biker; dari sekadar kelompok pengendara beratribut ikonik, mereka tampil sebagai komunitas yang membawa misi kebangsaan dan sosial.
Cucu almarhum, Uu Hardjadinata, menyampaikan rasa terharu dan terima kasih atas langkah BB1%MC.
Baginya, penghormatan ini bukan hanya bentuk apresiasi untuk keluarga, tetapi juga membuka kembali lembar sejarah yang selama ini jarang dibicarakan.
Ia berharap nilai-nilai yang dianut kakeknya—terutama prinsip kemanusiaan dalam bertugas sebagai prajurit—dapat menginspirasi generasi muda Indonesia, yang kini hidup dalam era modern serba cepat dan penuh tantangan moral baru.
Generasi muda perlu ruang untuk memahami bahwa nasionalisme tidak hanya diwariskan, tetapi harus terus ditumbuhkan. Patriot Ride menjadi salah satu cara untuk:
- Menghubungkan generasi muda dengan akar sejarah bangsa
- Mengapresiasi keberagaman etnis dalam perjuangan nasional
- Membangun rasa kebersamaan dan solidaritas melalui kegiatan komunitas
- Menghidupkan kembali semangat persatuan dalam konteks modern
Melalui pendekatan kreatif dan relevan, BB1%MC memperlihatkan bahwa menjaga semangat kebangsaan dapat dilakukan dengan cara yang inklusif, menyenangkan, namun tetap penuh makna.
Patriot Ride menjadi pengingat bahwa peringatan Hari Pahlawan bukan hanya agenda seremonial. Ia adalah refleksi atas jasa para pejuang serta ajakan bagi seluruh rakyat Indonesia untuk meneruskan cita-cita mereka.
Dengan memilih pahlawan dari latar belakang etnis Tionghoa, BB1%MC juga menegaskan makna keberagaman dalam sejarah bangsa—bahwa kemerdekaan Indonesia diraih oleh banyak elemen masyarakat, melintasi batas etnis, agama, dan budaya.
Kegiatan ini membuktikan bahwa komunitas motor bukan hanya penggemar otomotif.
Mereka dapat menjadi agen perubahan sosial, penjaga memori sejarah, dan penggerak nilai-nilai nasionalisme.
Patriot Ride 2025 menjadi contoh nyata bagaimana komunitas dapat memberikan kontribusi bermakna untuk bangsa.
Melalui Patriot Ride, BB1%MC Southern Chapter menciptakan ruang bagi generasi kini untuk kembali mengenang jasa para pahlawan, terutama mereka yang kisahnya nyaris terabaikan oleh sejarah arus utama.
Dengan menggabungkan touring, kegiatan sosial, narasi sejarah, dan penghormatan pahlawan, Patriot Ride menjadi gerakan yang menyuntikkan kembali semangat kebangsaan dalam wujud yang segar, relevan, dan menyentuh.





