27.8 C
Indonesia
Sabtu, Oktober 19, 2019
No menu items!

NASA Deteksi Komet Oumuamua Dekati Bumi

Wajib Baca

Wisata Alam Di Italia Yang Perlu Dikunjungi

Italia merupakan salah satu negara yang popular di Eropa. Mulai dari makanannya yang mendunia sampai museum dan bangunan sejarahnya....

Lagi viral, 7 Manfaat Batang Pohon Pisang yang Tersembunyi

Pisang merupakan salah satu tananaman yang tidak asing lagi terdengar. Bahkan, buah ini juga menjadi favorit banyak...

Makanan Khas Bangka Belitung Ini Akan Membuat Anda Ketagihan

Bangka belitung sebuah daerah di indonesia yang ketika mendengarnya pasti merasa tidak asing lagi. Tapi taukah Anda apa...

Reportasee.com – Badan Antariksa Amerika Serikat/ NASA baru-baru ini telah mendeteksi sebuah komet yang dinyatakan telah mendekati Bumi.

Objek luar angkasa tersebut di lihat dan ditemukan pada 30 Agustus oleh astronom Gennady Borisov di observatorium MARGO Nauchnij di Crimea.

Diketahui bahwa Komet C / 2019 Q4 atau Borisov masih dalam perjalanan ke Matahari. Tetapi akan mencapai Bumi sekitar 190 juta mil atau kisaran 300 juta kilometer.

Baca : NASA Kennedy Berencana Lelehkan Debu Bulan

Komet akan mencapai titik terdekat Matahari pada 8 Desember 2019, berkisar 420 juta kilometer.

Namun, komet Borisov bukan satu-satunya komet yang ditemukan. Pada Oktober 2017, para astronom di Jet Propulsion Laboratory NASA berhasil mendeteksi Comet Oumuamua.

“Kecepatan komet adalah sekitar 150.000 kilometer per jam. Kecepatan komet menunjukkan hal itu mungkin berasal dari tata surya kita,” kata astronom Davide Farnocchia, dilansir Laboratory JPL resmi NASA.

Menurut Farnocchia, Komet C / 2019 Q4 terlihat agak buram. Ini menunjukkan bahwa benda antariksa memiliki pusat es yang menghasilkan awan debu dan partikel yang ada di sekitarnya.

Baca : Pengujian Green Run NASA Mendekati Tahap Akhir

Komet diamati dengan teleskop ukuran sedang pada bulan Desember 2019, karena telah cukup terang pada bulan April 2020.

“Setelah itu, komet hanya akan diamati dengan teleskop profesional yang lebih besar pada Oktober 2020,” tutur Farnocchia.

Masalah Komet Oumuamua, seperti dilansir National Geographic, komet tersebut meluncur dengan kecepatan 98.000 mil per jam pada 2017.

Baca : NASA Terbangkan Helikopter ke Mars

Namun, setelah matahari terbenam di awal 2018, Komet Oumuamua kembali berputar lebih cepat lagi.

Menurut serangkaian penelitian, ventilasi pada permukaan benda tersebut kemungkinan akan melepaskan ledakan gas, yang memberinya dorongan yang sangat kuat. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Terbaru

Wisata Alam Di Italia Yang Perlu Dikunjungi

Italia merupakan salah satu negara yang popular di Eropa. Mulai dari makanannya yang mendunia sampai museum dan bangunan sejarahnya....

Lagi viral, 7 Manfaat Batang Pohon Pisang yang Tersembunyi

Pisang merupakan salah satu tananaman yang tidak asing lagi terdengar. Bahkan, buah ini juga menjadi favorit banyak orang karena mengandung banyak vitamin...

Makanan Khas Bangka Belitung Ini Akan Membuat Anda Ketagihan

Bangka belitung sebuah daerah di indonesia yang ketika mendengarnya pasti merasa tidak asing lagi. Tapi taukah Anda apa saja makanan khas Bangka Belitung...

Mitos BBM Irit Berikut Ternyata Salah Besar

Setiap pemilik kendaraan pasti menginginkan kendaraan mereka tidak terlalu boros terhadap bahan bakar bakar, hal tersebut tentu wajar mengingat mahalnya harga BBM...

Keindahan Wisata Air Panas Bukit Hitam

Alam memang tidak ada hentinya memberikan segala  pesonanya untuk kita semua, tidak terkecuali wisata air panas bukit hitam yang terletak di TWA Bukit...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -
%d blogger menyukai ini: