Berita

Kejutan Muscab PKB Ciamis 2026; 5 Nama Masuk Bursa Ketua, Siapa yang Terpilih?

Pelaksanaan Muscab PKB Ciamis ke-IX yang digelar pada Sabtu (11/04) di Hotel Tyara sukses memunculkan dinamika politik lokal yang menarik perhatian publik.

Forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tersebut secara resmi telah menyepakati lima nama calon Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ciamis untuk masa bakti periode 2026-2031.

Berdasarkan hasil musyawarah yang berlangsung alot namun kondusif, kelima kandidat yang berhasil masuk ke dalam bursa pencalonan adalah Ai Ratna Intan Solihah (petahana), Suhendra, Aji, Maulana Yusuf, dan Dande.

Munculnya kelima figur ini dinilai mewakili berbagai elemen kekuatan di internal partai, perpaduan antara tokoh senior berpengalaman dengan figur-figur penggerak mesin partai.

Mekanisme Penentuan Ketua DPC Pasca Muscab PKB Ciamis

Meskipun kelima nama tersebut telah disepakati dalam forum tingkat cabang, keputusan akhir siapa yang akan memegang tongkat komando tidak ditentukan di lokasi acara.

Ai Ratna Intan Solihah, selaku Ketua DPC PKB Ciamis periode 2021-2026, memberikan penjelasan rinci terkait tahapan selanjutnya.

Ditemui awak media seusai penutupan acara, Ai Ratna menjelaskan bahwa kewenangan pengurus cabang sebatas merekomendasikan kelima kandidat tersebut kepada DPW dan DPP.

Keputusan akhir mengenai sosok ketua definitif sepenuhnya menjadi hak prerogatif pengurus pusat di Jakarta.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa siapapun yang nantinya ditunjuk oleh pusat, seluruh kader di bawah diwajibkan untuk patuh dan tegak lurus mengamankan keputusan tersebut demi menjaga kesolidan partai.

Momentum Refleksi dan Evaluasi Kinerja 5 Tahun

Selain menjadi ajang suksesi kepemimpinan, perhelatan Muscab PKB Ciamis kali ini juga menjadi arena evaluasi yang komprehensif.

Baca Juga :  Beli Gas Pakai KTP Berlaku 1 Januari 2024

Ai Ratna menyampaikan bahwa forum ini bukan sekadar rutinitas atau agenda formal organisasi semata, melainkan momentum krusial untuk merefleksikan arah perjuangan politik.

Ia menegaskan bahwa forum Muscab tersebut merupakan momen refleksi perjalanan partai selama kurun waktu 2021 hingga 2026.

Evaluasi dilakukan secara objektif untuk menakar berbagai keberhasilan yang telah dicapai.

Di samping itu, forum ini juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi sejumlah target partai yang masih harus segera diselesaikan.

Selama lima tahun terakhir, DPC PKB Ciamis tercatat telah melakukan berbagai langkah strategis.

Fokus utamanya adalah penguatan struktur organisasi yang mengakar hingga ke tingkat ranting di desa-desa, serta menggalakkan sistem kaderisasi yang berjenjang.

Strategi Jitu Rangkul Pemilih Milenial dan Gen Z

Satu hal yang menjadi sorotan utama dalam laporan kinerja tersebut adalah gebrakan PKB Ciamis dalam merangkul kelompok muda.

Menyadari dominasi pemilih pemula dari kalangan Milenial dan Generasi Z, partai ini mulai menerapkan kebijakan progresif di struktur kepengurusan.

Menurut Ai Ratna, penerapan kebijakan pembatasan usia maksimal 35 tahun untuk menduduki posisi strategis di tingkat Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) merupakan sebuah langkah visioner.

Kebijakan ini sengaja dirancang untuk menjawab tantangan dan menarik simpati pemilih muda pada ajang pemilu di masa depan.

Sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan dinamika politik masa depan yang serba cepat, PKB kini mengambil langkah pembaruan.

Partai tersebut mulai membuka ruang selebar-lebarnya bagi generasi milenial dan Gen Z untuk memegang peran sentral dan menduduki posisi strategis.

Lonjakan Elektoral Bukti Nyata Kepercayaan Masyarakat

Kerja keras pengurus, kaderisasi yang berjalan baik, serta strategi peremajaan kader terbukti membuahkan hasil manis pada Pemilihan Umum Legislatif 2024 lalu.

Dalam aspek elektoral, PKB Ciamis berhasil mencatatkan rekor peningkatan suara yang sangat signifikan.

Baca Juga :  Bupati Ciamis Tegaskan Larangan Pemotongan BPNT; “Hak Fakir Miskin Tak Boleh Dikurangi”

Data mencatat, perolehan suara partai berlambang bola dunia ini melonjak drastis dari kisaran 48.500 suara pada Pemilu 2019, melesat tajam menjadi lebih dari 70.000 suara di tahun 2024.

Peningkatan ini secara otomatis berimbas pada penambahan jumlah kursi di DPRD Ciamis, dari yang awalnya empat kursi bertambah menjadi lima kursi.

“Ini adalah bukti nyata dari kerja keras para kader di lapangan. Kenaikan ini juga merepresentasikan semakin meningkatnya tren kepercayaan masyarakat Ciamis kepada PKB,” tegas Ai Ratna.

Meski demikian, ia mewanti-wanti agar capaian gemilang tersebut tidak lantas membuat para kader terlena.

Seluruh jajaran diajak untuk terus memperkuat konsolidasi, memperluas basis massa, dan menjaga soliditas menjelang kontestasi Pilkada dan Pemilu berikutnya.

Harapan Pemerintah Daerah untuk Formatur Baru

Kesuksesan perhelatan ini juga mendapat perhatian dari unsur pemerintahan daerah.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, yang diwakili oleh Sekretaris Kesbangpol, Ari Syahriar Maulana, turut memberikan pandangannya dalam sambutan resmi.

Ari menyampaikan bahwa musyawarah tingkat cabang merupakan pilar penting dalam memperkuat fondasi organisasi sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis ke depan.

Ia menekankan peran sentral partai politik dalam mewujudkan iklim demokrasi yang sehat.

Dalam kesempatan tersebut, Ari menekankan pentingnya sinergi yang harmonis antara pemerintah daerah dan elemen partai politik.

Menurutnya, keselarasan inilah yang menjadi fondasi utama untuk menjaga stabilitas sekaligus memastikan kelancaran pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Ciamis.

Menutup sambutannya, pihak Pemkab Ciamis mengajak seluruh kader untuk terus merawat komitmen terhadap nilai-nilai kebhinekaan, persatuan, dan menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya.

Publik kini menanti, siapa dari kelima nama tersebut yang akan dipercaya DPP untuk memimpin Muscab PKB Ciamis menuju kejayaan di periode mendatang.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca