Berita

Lima Pilar Absen, PSGC Hadapi Pekanbaru FC dengan Komposisi Berbeda

PSGC Ciamis akan menghadapi Pekanbaru FC pada lanjutan Liga Nusantara 2025/2026 di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (20/1/2026) malam, dengan komposisi pemain yang berbeda dari laga-laga sebelumnya.

Tim berjuluk Laskar Singacala tersebut dipastikan tidak dapat menurunkan lima pemain pilarnya pada pertandingan ini.

Empat pemain PSGC harus absen karena menjalani sanksi akumulasi kartu kuning, yakni Rahmat Angga, Denia “Si Kuda” Nurfadillah, Izmir Emirullah, dan Niel Wandi.

Sementara satu pemain lainnya, Rifki, masih belum dapat dimainkan akibat cedera yang belum sepenuhnya pulih.

Asisten Pelatih PSGC, Arief Budiman, membenarkan kondisi tersebut. Ia memastikan bahwa kelima pemain itu tidak dapat diturunkan pada laga melawan Pekanbaru FC.

“Dipastikan ada lima pemain yang tidak bisa turun besok melawan Pekanbaru FC. Empat pemain karena sanksi akumulasi kartu dan satu pemain masih mengalami cedera,” ujar Arief Budiman kepada Reportasee.com, Senin (19/1/2026).

Absennya empat pemain akibat akumulasi kartu tidak terlepas dari ketat dan kerasnya pertandingan yang dijalani PSGC pada laga sebelumnya melawan Tribrata Raflesia FC Bengkulu, Jumat (16/1/2026).

Baca Juga :  Saat di Ciamis, Agun Gunandjar: Korupsi Hanya Bisa Diatasi oleh Sistem

Pada laga ke-13 fase grup tersebut, PSGC harus menghadapi perlawanan sengit dari Tribrata FC yang tampil agresif sejak awal pertandingan.

Tekanan demi tekanan dari tim berjuluk Laskar Badak Gilo itu sempat membuahkan hasil setelah mereka berhasil menjebol gawang PSGC yang dikawal M. Rhido.

PSGC pun harus mengakhiri babak pertama dengan ketertinggalan 0-1. Situasi tersebut memaksa PSGC bermain lebih terbuka dan meningkatkan intensitas permainan di babak kedua.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. PSGC berhasil mencetak dua gol pada paruh kedua pertandingan dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 2-1.

Namun, kemenangan itu diraih dengan perjuangan keras, yang ditandai dengan sejumlah pelanggaran dan kartu kuning yang diterima pemain PSGC, baik di babak pertama maupun babak kedua.

Akumulasi kartu tersebut berujung pada absennya empat pemain pada laga berikutnya melawan Pekanbaru FC.

Meski harus kehilangan lima pemain utama, posisi PSGC di klasemen sementara Grup B tetap aman.

Kemenangan atas Tribrata Raflesia FC memastikan PSGC keluar sebagai juara Grup B dengan koleksi 28 poin dari 13 pertandingan, hasil delapan kemenangan, empat kali imbang, dan satu kekalahan.

Baca Juga :  Pemkab Ciamis Gelar Forum Konsultasi Publik, Bahas RPJMD 2025-2029

Raihan poin tersebut juga membuat PSGC semakin menjauh dari para pesaing terdekat di grup.

Sebelumnya, PSGC telah memastikan tiket ke babak 8 besar Liga Nusantara 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Persitara pada Selasa (13/1/2026).

Dengan demikian, dua laga sisa fase grup, termasuk melawan Pekanbaru FC dan Persikota Tangerang pada Minggu (25/1/2026), tidak lagi menentukan nasib PSGC di klasemen.

Pada laga Selasa malam ini, PSGC yang berada di puncak klasemen Grup B dengan 28 poin akan menghadapi Pekanbaru FC yang mengoleksi 19 poin.

Pekanbaru FC datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan 3-1 atas Persikota Tangerang pada laga terakhir mereka, Sabtu (17/1/2026).

Menghadapi kondisi ini, Arief Budiman menilai absennya sejumlah pemain inti dapat menjadi kesempatan bagi pemain pelapis, khususnya pemain muda, untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.

Menurutnya, laga melawan Pekanbaru FC dapat dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi sekaligus menambah jam terbang pemain yang selama ini jarang tampil.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca