
Kekosongan kursi Wakil Bupati (Wabup) Ciamis menjadi salah satu topik utama yang mencuat dalam silaturahmi jajaran DPD PKS Ciamis periode 2025–2030 dengan Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M., di Pendopo Gedung Negara, Senin siang (15/9/2025).
Ketua DPD PKS Ciamis, H. Didi Sukardi, S.E., menyarankan agar Bupati Herdiat segera menyebutkan figur yang diinginkan untuk mengisi posisi strategis tersebut.
Menurutnya, langkah tersebut akan mempercepat proses politik sekaligus menghindari tarik-ulur antarpartai.
Dalam pertemuan yang berlangsung hampir dua jam penuh kehangatan, Didi Sukardi menegaskan kesiapan PKS mendukung siapa pun sosok yang dipilih Bupati.
“Siapa pun nama yang diinginkan, PKS siap mendukung. Kami siap melakukan konsolidasi baik di internal partai maupun antarpartai,” ungkapnya.
Ia menilai, jika sepenuhnya diserahkan kepada partai pengusung, proses pengisian jabatan Wabup bisa lebih panjang. Hal itu karena setiap partai tentu ingin memprioritaskan kadernya masing-masing.
“Kalau toh nanti prosesnya berlarut-larut, dan selama empat tahun ke depan Pak Bupati ditakdirkan sendirian tanpa Wabup, kami pun tetap siap mendukung,” tambah Didi yang akrab disapa KDS.
Sementara itu, Bupati Herdiat tidak menampik bahwa pembahasan mengenai jabatan Wabup memang menjadi bagian dari agenda silaturahmi dengan pengurus PKS.
Ia menegaskan keterbukaannya untuk bekerja sama dengan siapa pun yang kelak mendampingi dirinya.
“Mudah-mudahan Pak Didi ada keinginan, ada minat. Pada berbagai kesempatan saya sudah bilang, saya siap bekerja sama dengan siapa pun,” ujar Herdiat.
Menurut Bupati, syarat utama seorang Wabup tidaklah rumit. Yang terpenting, memiliki niat tulus untuk mengabdi kepada masyarakat, mampu bersinergi, dan bekerja sama dalam menjalankan program pemerintahan.
“Prosesnya tentu harus tetap mengikuti prosedur dan mekanisme yang berlaku,” tegasnya.
Selain membahas soal Wabup, rombongan PKS juga menyampaikan apresiasi atas prestasi Kabupaten Ciamis yang baru saja meraih predikat kota kecil terbersih tingkat Asia Tenggara (ASEAN).
Didi Sukardi menilai capaian itu merupakan buah kepemimpinan Bupati Herdiat yang konsisten dalam menjaga kebersihan dan lingkungan hidup, serta dukungan penuh dari masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, PKS juga menyoroti maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak sebagai dampak negatif perkembangan digital.
Untuk mengantisipasi, Didi mengusulkan agar Pemkab mengaktifkan kembali program “Magrib Mengaji” yang pernah berjalan pada periode pertama pasangan Herdiat–Yana (2019–2024).
Ia mendorong agar Dinas Pendidikan Ciamis menggerakkan program ini ke seluruh SD dan SMP.
PKS, kata Didi, siap mendukung penuh dan berkoordinasi dengan Pemkab demi suksesnya program tersebut.
Sejak dikukuhkannya pengurus baru melalui Musda VI PKS Ciamis pada 6 September 2025 lalu, PKS langsung bergerak cepat memperkenalkan jajaran kepengurusan.
Selain bertemu Bupati, PKS Ciamis telah bersilaturahmi dengan DPC Partai Demokrat, Gerindra, NasDem, dan PKB.
Silaturahmi ini menjadi bagian dari strategi PKS untuk memperkuat komunikasi politik lintas partai dan pemerintahan daerah.





