
Kebahagiaan keluarga kecil Lisnawati (36), warga Blok Ganggayunan, Dusun Sukamaju, RT 17 RW 06, Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, berubah menjadi duka mendalam pada Senin (15/9/2025) pagi.
Rumah semi permanen yang selama ini menjadi tempat berteduh, ludes dilalap si jago merah sekitar pukul 08.35 WIB.
Tidak hanya kehilangan atap untuk berlindung, seluruh harta benda milik Lisnawati juga hangus terbakar.
Kerugian materi ditaksir mencapai Rp 60 juta. Kini, ia bersama keluarganya terpaksa menumpang di rumah kerabat yang masih berada di dusun yang sama.
Musibah bermula saat Lisnawati sedang memasak menggunakan kompor gas di dapur rumahnya.
Di tengah aktivitas itu, ia sempat meninggalkan dapur untuk keluar rumah. Namun ketika kembali, ia mendapati api sudah membesar dan melahap bagian dapur.
Dalam kondisi panik, Lisnawati mencoba memadamkan api dengan mematikan kompor gas.
Sayangnya, selang penghubung antara tabung gas dan kompor sudah lebih dulu terbakar sehingga api kian membesar.
Sambil berteriak minta tolong, Lisnawati berusaha menyelamatkan diri bersama keluarganya.
Kepanikan keluarga Lisnawati segera mengundang perhatian warga sekitar.
Kepala Dusun Sukamaju, Andi Sunggis (32), yang mengetahui kejadian tersebut langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran di Pos WMK Banjarsari.
Tak lama kemudian, tiga petugas damkar bernama Dikri, Rahmat, dan Nana tiba di lokasi dengan mobil pancar Z 8153 T.
Mereka bergabung dengan warga, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, relawan Tagana, RCS, serta relawan lainnya untuk berjibaku memadamkan kobaran api.
Sekitar satu jam kemudian, api berhasil dijinakkan. Petugas memastikan tidak ada bara api yang tersisa sebelum kembali ke pos pada pukul 09.35 WIB.
Meski api berhasil dipadamkan, rumah semi permanen berukuran 5 x 6 meter itu sudah terlanjur rata dengan tanah. Seluruh isi rumah hangus tak tersisa.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Api juga tidak sempat merembet ke rumah warga lain yang berada di sekitar lokasi.
“Kerugian diperkirakan mencapai Rp 60 juta. Penyebab kebakaran diduga berasal dari kompor gas,” jelas Kasi Pengendalian Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ciamis, Trisyanto.
Kini, Lisnawati dan keluarganya harus menghadapi kenyataan pahit: kehilangan rumah sekaligus harta benda yang telah mereka kumpulkan selama bertahun-tahun.
Untuk sementara waktu, keluarga tersebut tinggal di rumah kerabat di Dusun Sukamaju.
Musibah ini menjadi pengingat betapa pentingnya kewaspadaan saat menggunakan peralatan rumah tangga, terutama yang berhubungan dengan api dan gas.





