Berita

Geger! Kebakaran Kandang Ayam di Ciamis Hanguskan Bangunan 3 Lantai, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Peristiwa kebakaran kandang ayam di Ciamis hanguskan bangunan 3 lantai hingga picu rugi 200 juta. Simak kronologi daruratnya di sini!

Peristiwa kebakaran kandang ayam di Ciamis milik warga bernama Aep Saepudin Firdaus (54) menghanguskan bangunan semi permanen berlantai tiga. Insiden ini terjadi di Dusun Handapherang, Desa Handapherang RT 32 RW 13, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Bencana ini berlangsung pada Senin (15/6/2026) siang hari sekitar pukul 14.15 WIB. Amukan si jago merah yang terjadi di siang bolong ini seketika memicu kepanikan luar biasa bagi warga sekitar tempat kejadian.

Kondisi cuaca saat itu sedang sangat terik dengan embusan angin yang cukup kencang. Akibatnya, kobaran api dalam kasus kebakaran kandang ayam di Ciamis tersebut menyebar dengan sangat cepat tanpa kendali.

Kronologi Kebakaran Kandang Ayam di Ciamis

Menurut penjelasan dari Kepala Bidang (Kabid) Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat S.IP, sumber petaka diduga berasal dari masalah kelistrikan. Arus pendek atau korsleting listrik ditengarai menjadi pemicu utama yang mengawali kejadian kebakaran kandang ayam di Ciamis ini.

Warga yang berada di sekitar lokasi pada awalnya melihat kepulan asap hitam tebal membubung tinggi ke langit. Tidak lama kemudian, kobaran api berukuran besar sudah melalap seluruh struktur atas dari bangunan peternakan tersebut.

Material bangunan yang mayoritas terbuat dari bambu dan kayu kering membuat situasi semakin memburuk. Kondisi bahan yang mudah terbakar ini membuat bencana kebakaran kandang ayam di Ciamis kian sulit dipadamkan secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Melihat api yang terus membesar, warga segera berhamburan untuk memberitahu pemilik peternakan mengenai musibah tersebut. Korban yang terkejut langsung bergegas menghubungi petugas yang sedang berjaga di Markas Komando (Mako) UPTD Damkar Satpol PP Kabupaten Ciamis untuk meminta bantuan darurat.

Baca Juga :  Berkah Dapur MBG; Omzet Peternak Ikan Sedekan Ciamis Melejit Lewat Panen Raya

Respons Cepat Petugas Damkar Ciamis

Menanggapi laporan darurat dari masyarakat, jajaran pemadam kebakaran langsung bergerak dengan sigap menuju tempat kejadian perkara. Pihak Mako UPTD Damkar mengerahkan dua unit mobil pancar berkapasitas besar menuju lokasi kebakaran kandang ayam di Ciamis guna memadamkan amukan api.

Sebanyak enam personel jajaran rescue beserta tiga pejabat struktural tingkat atas diturunkan langsung ke lapangan. Proses pemadaman total terhadap insiden kebakaran kandang ayam di Ciamis ini dipimpin langsung secara ketat oleh Kabid Damkar, Budi Rahmat S.IP.

Berdasarkan catatan logistik petugas, tim pemadam kebakaran yang berangkat dari posko Imbanagara mulai meluncur pada pukul 14.27 WIB. Armada penyelamat tersebut berhasil tiba di lokasi musibah tepat pada pukul 14.37 WIB dengan catatan response time yang sangat baik, yaitu hanya 10 menit.

Sesampainya di lokasi, tim damkar langsung berjibaku melawan amukan api yang masih berkobar dengan sangat hebat. Petugas penyelamat dibantu secara bahu-membahu oleh warga sekitar yang menggunakan peralatan seadanya untuk melokalisasi perambatan api.

Selain masyarakat, proses evakuasi dan pemadaman kebakaran kandang ayam di Ciamis ini juga dibantu oleh personel Polsek Cijeungjing. Hadir pula anggota Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparat pemerintah desa, hingga perwakilan dari pihak kecamatan setempat.

Petugas teknis dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga diterjunkan ke lokasi untuk memutus aliran listrik di sekitar area terdampak. Langkah krusial ini dilakukan guna mencegah potensi bahaya sengatan listrik serta memperluas dampak buruk dari insiden kebakaran kandang ayam di Ciamis tersebut.

Tidak ketinggalan, para relawan kemanusiaan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) serta Baznas Tanggap Bencana turut andil di lapangan. Kerja sama yang solid antarinstansi ini membuat penanganan dampak kebakaran kandang ayam di Ciamis berjalan dengan sangat terorganisasi dan aman.

Baca Juga :  Harga Pakan Meroket Imbas Dolar; Nasib Peternak Ayam Ciamis Terancam?

Dampak Kerugian dan Kondisi Pascapandemi

Setelah berjuang keras selama lebih dari satu jam, amukan si jago merah akhirnya berhasil diredam secara total. Tepat pada pukul 15.50 WIB, petugas menyatakan bahwa area kebakaran kandang ayam di Ciamis sudah sepenuhnya padam dan masuk dalam fase pendinginan.

Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa ataupun korban luka-luka dalam peristiwa yang menegangkan ini. Namun, seluruh bangunan semi permanen berlantai tiga dengan ukuran fisik mencapai 6 x 17,5 meter persegi tersebut dipastikan ludes tak tersisa.

Selain bangunan utama, seluruh aset di dalamnya seperti peralatan peternakan modern, stok pakan, dan persediaan obat-obatan hewan juga hangus. Berdasarkan hasil asesmen akhir di lapangan, total kerugian materiil akibat kebakaran kandang ayam di Ciamis ini diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Di sisi lain, perwakilan dari Baznas Ciamis Tanggap Bencana, Yudi, memberikan keterangan tambahan mengenai kondisi operasional peternakan saat musibah terjadi. Menurutnya, beruntung kandang tersebut sedang dalam kondisi kosong tanpa ada populasi ternak di dalamnya.

Kandang tersebut diketahui baru saja selesai dibersihkan secara menyeluruh oleh pekerja setelah melewati masa panen raya. Sesuai jadwal manajemen, rencananya dalam dua minggu ke depan area ini akan mulai diisi kembali oleh ribuan bibit DOC (day old chick) atau anak ayam berumur satu hari.

Pemilik kini terpaksa menunda rencana produktif tersebut akibat dampak buruk dari peristiwa kebakaran kandang ayam di Ciamis ini. Pihak kepolisian setempat saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari korsleting listrik yang menghanguskan seluruh aset peternakan tersebut.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca