Johannes Kepler dan Obsesi Besarnya Terhadap Mars

0
1193
Johannes Kepler dan Obsesi Besarnya Terhadap Mars
Foto : Johannes Kepler

Reportasee.com,- Johannes Kepler dan obsesi besarnya terhadap Planet Mars wajib anda ketahui. Kepler adalah seorang ahli matematika, peramal dan astronom yang sangat ingin mengungkap fakta tentang planet luar angkasa itu.

Melansir dari Liputan6.com, Rabu (07/08/2019), pada abad ke-16, Johannes Kepler telah terpesona akan ketertarikannya terhadap Mars.

Ia menguak fakta bahwa pada waktu-waktu tertentu Planet itu tampak mundur melintasi langit sebelum mengoreksi dirinya dan menuju lagi ke arah yang benar.

Pria kelahiran tahun 1571 itu telah memakan waktu kurang lebih 8 tahun dalam mengungkap obsesinya. Ia berhasil memecahkan misteri tanah baru dari pendahulunya dan meletakkan dasar astronomi modern yang hingga kini masih terus berkembang.

Johannes Kepler dibesarkan oleh ibunya, Katharina, seorang dukun dan penyembuh tradisional. Katharina telah menyulut ketertarikan anaknya pada pergerakan benda-benda angkasa.

Baca : 3 Tempat di Bumi yang Menyerupai Mars

Ketika Kepler baru berusia 6 tahun, ibunya membawanya ke tempat yang tinggi untuk menyaksikan komet. Ketika Kepler berdiri di bukit lalu menatap kagum, ratusan kilometer ke utara komet itu juga diamati oleh Tycho Brahe, seorang astronom 25 tahun lebih tua darinya.

Teori Johannes Kepler Tentang Mars

Beberapa abad silam, Johannes Kepler menghadiri Universitas Tubingen, dimana ia jatuh di bawah pengaruh Michael Maestlin, seorang astronom dan ahli matematika.

Maestlin adalah pendukung kuat Nicolaus Copernicus, orang yang mengusulkan bahwa Bumi mengorbit Matahari dan bukan sebaliknya.

Pada 1597, Kepler menerbitkan pembelaan yang kuat terhadap pemikiran Copernicus. Itu adalah langkah berani.

Sementara teorinya telah terhadap Mars dikutuk oleh Gereja Lutheran dan elemen-elemen di dalam Gereja Katolik yang sangat kuat.

Baca : Curiosity Rover Ungkap Fakta Selama Mendarat di Mars

Hukum Johannes Kepler Terkait Mars

Dengan menggunakan peti harta karun ini, Johannes Kepler kemudian merumuskan tiga hukum gerakan Planet Mars.

Pertama, Kepler menyimpulkan bahwa Planet itu tidak bergerak dalam orbit melingkar. Selain itu, Kepler menyadari bahwa Matahari tidak duduk di pusat alam semesta berbentuk bola, tetapi mengarah ke satu sisi orbit.

Kedua, Kepler mengungkap bahwa Mars tidak bergerak dengan kecepatan konstan, tetapi melambat lebih jauh dari Matahari.

Ketiga, ia mencari tahu hubungan antara orbit dari dua planet yang ditentukan oleh jarak mereka dari Matahari.

Kepler meninggal pada tahun 1630. Di tahun-tahun terakhirnya ia mencari nafkah dari menulis horoskop. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here