BeritaPodcast

Hendra Sukarman; Jurnalis Tidak Boleh Kehilangan Nalar Kritis

Advertisements

Akademisi Fakultas Hukum Universitas Galuh, Hendra Sukarman, menegaskan bahwa nalar kritis merupakan fondasi utama yang tidak boleh ditinggalkan oleh insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Menurutnya, kemampuan berpikir kritis menjadi penentu kualitas pemberitaan sekaligus menjaga independensi pers dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Pernyataan tersebut disampaikan Hendra usai menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) wilayah Ciamis, Banjar, dan Pangandaran, pada Senin, 9 Februari.

Dalam momentum tersebut, ia mengajak seluruh jurnalis untuk melakukan refleksi terhadap peran dan tanggung jawab pers di tengah dinamika informasi yang semakin kompleks.

Hendra menekankan bahwa kedekatan antara jurnalis dengan narasumber tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan sikap kritis dalam menggali dan menyajikan fakta.

Baca Juga :  Polres Ciamis Musnahkan Ribuan Botol Miras

Ia mengingatkan bahwa profesionalisme jurnalis justru diuji ketika berhadapan dengan relasi personal maupun institusional yang berpotensi memengaruhi objektivitas pemberitaan.

“Seberapa dekat pun jurnalis dengan narasumber, jangan sampai kehilangan nalar kritis. Idealisme jurnalistik harus tetap dijaga,” ujar Hendra.

Advertisements

Selain nalar kritis, Hendra juga menegaskan pentingnya komitmen terhadap kebenaran dalam setiap produk jurnalistik.

Ia mengingatkan agar insan pers tidak menafikan fakta yang sesungguhnya terjadi di lapangan, melainkan menyajikan peristiwa sebagaimana yang dilihat, didengar, dan dirasakan, dengan tetap berpedoman pada etika jurnalistik.

Baca Juga :  Harga Porang di Ciamis Tembus Rp 12.500 per Kilogram, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Menurutnya, penyajian berita yang faktual dan berimbang merupakan keharusan yang harus dijadikan pedoman oleh seluruh insan pers.

Hal tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat peran pers sebagai pilar keempat demokrasi.

“Sebagai pilar keempat kekuatan demokrasi, pers memiliki fungsi strategis sebagai kontrol sosial demi mendorong perbaikan dan kemajuan pembangunan bangsa,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Hendra menyampaikan harapan dan doa agar seluruh jurnalis senantiasa diberikan kesehatan dan mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.

“Saya mendoakan semoga rekan-rekan jurnalis selalu sehat dan sukses. Selamat Hari Pers Nasional ke-80,” pungkasnya.

Advertisements

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker