
Kabupaten Ciamis kembali menorehkan capaian membanggakan di ajang olahraga tingkat provinsi. Sebanyak empat klub bola voli U-14 asal Ciamis berhasil memastikan tempat di babak 16 besar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Voli Antar Klub U-14 Jawa Barat.
Keberhasilan ini menjadi indikator positif atas hasil pembinaan atlet usia dini yang selama ini dilakukan secara berjenjang di tingkat kabupaten.
Empat klub yang melaju ke fase gugur tersebut terdiri atas satu tim putri dan tiga tim putra. Di sektor putri, Killa VB asal Jatinegara tampil konsisten hingga mampu menembus babak 16 besar.
Sementara itu, di kelompok putra, tiga wakil Ciamis yang lolos adalah Yamira Squad dari Panjalu, Gaspool dari Sukamulya Baregbeg, serta DVC Darussalam dari Dewasari Cijeungjing.
Kejurda Bola Voli U-14 Jawa Barat tahun 2026 ini digelar di Komplek GOR Adiyarsa, Karawang, dan telah berlangsung sejak Senin, 9 Februari 2026.
Kompetisi tersebut dijadwalkan berakhir pada Minggu, 15 Februari 2026.
Ajang ini diikuti oleh klub-klub terbaik dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat, sehingga persaingan di setiap pertandingan berlangsung ketat dan kompetitif.
Wakil Ketua Panitia Pelaksana Kejurkab Bola Voli U-14 Ciamis, Ivan Syaeful Arif, menjelaskan bahwa Kabupaten Ciamis mengirimkan delapan klub terbaik untuk berlaga di tingkat provinsi.
Delapan klub tersebut merupakan hasil seleksi melalui Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bola Voli U-14 yang digelar oleh Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Ciamis di GGT pada akhir Januari lalu.
“Dari hasil Kejurkab, ada empat klub putra dan empat klub putri yang mewakili Ciamis ke Kejurda Jabar,” ujar Ivan.
Namun, setelah melalui babak penyisihan di tingkat provinsi, tidak seluruh wakil Ciamis berhasil melanjutkan langkahnya.
Dari empat tim putra, tiga tim mampu mengamankan tiket ke babak 16 besar, yakni Yamira Squad (Panjalu), Gaspool (Sukamulya Baregbeg), dan DVC Darussalam (Dewasari Cijeungjing). Satu tim putra lainnya harus terhenti di fase grup.
Sementara itu, di sektor putri, hanya Killa VB (Jatinegara) yang berhasil bertahan dan melangkah ke babak gugur. Tiga tim putri lainnya belum mampu melewati ketatnya persaingan di babak penyisihan.
Capaian empat klub tersebut mencerminkan daya saing klub-klub Ciamis di level provinsi, khususnya pada kelompok usia dini.
Meski tidak semua wakil berhasil lolos, keberhasilan menempatkan empat tim di babak 16 besar menjadi catatan penting bagi pembinaan bola voli di daerah.
Babak 16 besar diprediksi akan menghadirkan tantangan yang lebih berat, mengingat hanya tim-tim terbaik yang bertahan hingga fase ini.
Meski demikian, peluang untuk melangkah lebih jauh tetap terbuka bagi wakil Ciamis apabila mampu menjaga konsistensi permainan dan mental bertanding.
Keikutsertaan dalam Kejurda U-14 Jabar tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum bagi para atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding di level yang lebih tinggi.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting dalam proses pembinaan jangka panjang.
Dengan masih berlangsungnya kompetisi hingga 15 Februari 2026, dukungan dan doa masyarakat Ciamis diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet yang kini tengah berjuang membawa nama daerah.
Terlepas dari hasil akhir, keberhasilan empat klub menembus babak 16 besar sudah menjadi pencapaian yang patut diapresiasi.





