
Hari kedua gelaran Liga Pelajar Ciamis “Tut Wuri Handayani Cup” XIX 2025/2026 pada Selasa (16/9/2025) sore menyajikan pertandingan yang berjalan sengit.
Dua laga yang digelar di Lapangan Zipur Panyingkiran tersebut sama-sama berakhir imbang, menandakan persaingan antar tim semakin ketat sejak fase grup.
Laga pertama mempertemukan SMPN 1 Rajadesa melawan SMP Al Maarif. Kedua tim tampil ngotot sejak menit awal, saling serang dan berusaha mendominasi permainan.
Meski sempat tertinggal, SMP Al Maarif mampu bangkit dan menyamakan kedudukan. Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 1-1, membuat kedua tim harus berbagi poin.
Di pertandingan kedua, duel antara SMAN 1 Cisaga dan SMAN 1 Lakbok berlangsung lebih berhati-hati.
Kedua tim tampak enggan mengambil risiko besar, sehingga jual beli serangan kerap berakhir tanpa peluang berbahaya.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap kacamata 0-0. Hasil ini menambah daftar pertandingan ketat di ajang Tut Wuri Handayani Cup edisi ke-19 tahun ini.
Ketua Forum Pemuda Galuh selaku penyelenggara, Adang Ija Sudrajat, menilai hasil imbang yang terjadi di hari kedua menjadi bukti bahwa kekuatan tim pelajar tahun ini relatif merata.
“Dari dua pertandingan kemarin kita bisa melihat bahwa persaingan semakin ketat. Tim-tim sekolah tampil serius, dan tidak ada lawan yang bisa dianggap remeh,” jelasnya.
Sejak resmi bergulir pada Senin (15/9/2025) lalu, Tut Wuri Handayani Cup XIX 2025/2026 menghadirkan antusiasme tinggi dari para peserta maupun penonton.
Turnamen ini diikuti oleh 50 tim tingkat SMP/MTs, 34 tim tingkat SMA/SMK/MA, serta 9 tim putri.
Babak penyisihan dibagi ke dalam 16 grup untuk SMP/MTs, 8 grup untuk SMA/SMK/MA, dan 3 grup untuk kategori putri.
Seluruh pertandingan fase grup dimainkan di Lapangan Zipur Panyingkiran, dengan jadwal dua laga setiap harinya, pukul 14.30 WIB untuk laga pertama dan pukul 16.00 WIB untuk laga kedua.
Pertandingan terbuka untuk umum sehingga penonton dapat menyaksikan langsung dan memberikan dukungan kepada tim favoritnya.
Dengan hasil imbang di hari kedua, peluang untuk lolos dari fase grup bagi tim-tim peserta masih sangat terbuka.
Persaingan dipastikan semakin sengit, mengingat setiap poin memiliki arti penting untuk melangkah ke babak selanjutnya.





